Rupiah Anjlok Terus, Prabowo: Tandanya Indonesia Makin Miskin
Prabowo Subianto berbicara di Rakernas LDII (Foto: Twitter @ldii_news)
MerahPutih.Com - Calon Presiden Prabowo Subianto kembali mengkritik pemerintahan Presiden Jokowi. Mantan Danjen Kopassus ini menyebut menguatnya nilai dolar Amerika Serikat (AS) atas rupiah telah membuat Indonesia semakin miskin.
Kritik tersebut dilontarkan Prabowo dalam pidatonya di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Tahun 2018 di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (11/10).
“Mata uang kita merosot terus. Kalau mata uang kita merosot itu tandanya kita tambah miskin. Kalau 1 dolar katakanlah 10 ribu lima tahun lalu kalau sekarang 15 ribu berarti kita sekarang tambah miskin,” ujar Prabowo.
Kondisi tersebut, kata Ketua Umum Partai Gerindra ini, sangat memprihatinkan. Pasalnya, semakin terpuruknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS saat ini tidak dibarengi dengan peningkatan taraf hidup masyarakat Indonesia.
“Kerja sama, penghasilannya sama, nilainya tidak sama . Nilainya sudah merosot setengah. Kita bangsa yang tambah miskin bukan bangsa yang tambah baik,” tegas Prabowo.
“Yang semakin memprihatinkan, ungkap Prabowo, para elit politik di Indonesia tidak merasa bahwa ini penting untuk dibahas dengan rakyat,” kata Prabowo menambahkan.
Diketahui, dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan keperkasaannya terhadap rupiah. Setelah kemarin sempat lengser ke level di bawah Rp15.200, pagi ini dolar AS kembali 'mengamuk'.
Dikutip dari data perdagangan Reuters, Kamis (11/10/2018), pada pukul 09.15 WIB nilai tukar dolar AS menyentuh level Rp15.255. Mata uang Paman Sam tersebut bergerak dari level Rp15.208 hingga Rp15.255.
Jika ditarik dalam empat hari terakhir, dolar AS terpantau bergerak stabil di atas kisaran Rp15.000. Dolar AS bergerak dari level Rp15.144 hingga 15.299.(Pon)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Harga BBM Nonsubsidi Naik, Gerindra: Jokowi Panik
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat