Rumah Ini Berdiri di Dua Negara Sekaligus

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 12 Juni 2017
Rumah Ini Berdiri di Dua Negara Sekaligus

Old Stone Store terletak di perbatasan AS dan Kanada (Foto: Time)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Mungkin Anda memiliki beberapa rumah di beberapa daerah atau negara. Namun pernahkah Anda terpikir untuk memiliki satu rumah yang berada di dua negara sekaligus? Jadi di dalam satu posisi rumah, Anda berada di satu negara, kemudian jika berjalan ke posisi lainnya, Anda berada di negara berbeda. Bisakah hal itu terjadi?

Tak perlu bingung. Perkenalkan, "Old Stone Store", rumah yang berdiri di perbatasan Amerika Serikat dan Kanada. Lokasi tepatnya berada di Vermont (AS) dan Stanstead, Quebec (Kanada). Stanstead ini memang dikenal sebagai kota perbatasan di Kanada. Posisi rumah berseberangan dengan Jalan Rue Principale, Stanstead dan bersebelahan dengan Pos Bea Cukai AS.

Rumah besar tersebut dijaga oleh sekuriti selama 24 jam. Namun, sekuriti di sini berbeda dari rumah-rumah lainnya, karena mereka berasal dari kedua negara.

Sang pemilik rumah, Brian DuMoulin, diberitakan hendak menjual rumah ini. Dengan membayar 109.000 dolar AS, atau setara dengan Rp1,5 miliar, rumah ini sudah bisa dimiliki. Harga rumah ini kabarnya berada di bawah pasaran. Brian dan istri menjual rumah tersebut lantaran bermaksud pindah ke daerah Ontario, Kanada, agar bisa berdekatan dengan cucu mereka.

Namun, seperti yang diperkirakan, perizinan untuk menjual rumah tersebut juga tidak mudah Brian dapatkan. Ia terkendala isu perbatasan internasional.

Sebenarnya, rumah ini sudah puluhan tahun dibangun. Seorang pedagang yang dulu mendirikannya beralasan memiliki rumah di dua negara tersebut agar bisa menjual barang ke petani Vermont maupun Quebec. Brian dan istri pun telah mewarisi rumah ini sejak 40 tahun lalu.

Rumah keluarga DuMoulin ini memiliki pintu masuk dari AS dan Canada. Dengan demikian, Anda benar-benar bisa memilih untuk masuk dari negara mana. Para pekerja perbatasan juga sudah mengenal baik Brian dan istri. Mereka bebas beraktivitas di kedua negara tersebut asalkan di tempat yang sudah ditentukan.

Kabarnya rumah ini lebih banyak diburu oleh calon pembeli dari AS. Sejauh ini, hanya ada satu peminat yang berasal dari Kanada.

#Rumah Unik #Rumah Mewah #Amerika Serikat #Kanada
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Penyair Kanada Anne Carson Raih Hadiah Nobel Sastra, Menghadirkan Karya Sastra yang Berani dan Inovatif
Carson, 76 tahun, dikenal luas lewat karya-karyanya yang kerap melintasi batas antara puisi, fiksi, dan akademisi.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
  Penyair Kanada Anne Carson Raih Hadiah Nobel Sastra, Menghadirkan Karya Sastra yang Berani dan Inovatif
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
ShowBiz
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Dugaan kepemilikan zat terlarang dan obat resep ilegal kembali mencoreng reputasi Sean 'Diddy' Combs di penjara.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Bagikan