Rubiaceae, Kopi di Tangan Perempuan

 Irene Gianov Irene Gianov - Jumat, 21 April 2017
Rubiaceae, Kopi di Tangan Perempuan

Suasana lantai satu coffee shop Rubiaceae (Foto MP/Irene Gianov)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kopi sudah bukan komoditas asing bagi masyarakat modern, bisa dilihat dari 'menjamurnya' kedai kopi di daerah ibukota dan kota-kota sekitarnya. Tak jarang, dunia kopi diidentikkan dengan laki-laki, mulai dari barista sampai pemilik coffee shop-nya. Tapi, kenalkan Rubiaceae, sebuah coffee shop di Radio Dalam, Jakarta Selatan yang semua anggota timnya perempuan.

"Pas masih jadi barista, aku lihat banyak perempuan mau coba jadi barista. Tapi takut karena persepsinya cowok banget. Ketika masuk ke industrinya, ternyata kita bisa. Capeknya paling angkat galon, masih bisa diatasi kok. Saya pengin mendorong para perempuan terjun di industri kopi; pengin bisnis ini ada perkembangan secara sosial dan menampilkan lebih banyak female barista," ujar Fanny Winardi, pemilik Rubiaceae.

Salah seorang barista Rubi sedang membuatkan kopi filter (Foto MP/ Irene Gianov)

Rubiaceae (baca: Rubiesi) yang lebih dikenal dengan panggilan 'Rubi' ini mengusung konsep artisan coffee. Maksudnya, semua kopinya dibuat dengan passion dan seni, baik seni latte (latte art), seni espresso, dan lainnya. Ia juga menggunakan kopi dengan kualitas yang lebih tinggi, yaitu biji kopi Arabica dengan skor delapan ke atas.

Di balik logonya, Fanny menjelaskan sebuah filosofi yang dikandungnya. Logo tersebut ternyata berbentuk kaca pembesar, atau gelas kopi jika dilihat dari atas. Maksudnya, Rubi melihat dengan detail kopi-kopi yang disuguhkannya.

"Kopinya enak, suasananya asik—maksudnya tenang. Kita enggak suka yang terlalu ramai. Pertama kali lihatnya (Rubi -red) dari internet, jadi mau coba aja, ternyata kopinya enak," ujar Wijaya Saputra, pemain basket sekaligus kekasih dari Agnez Mo, yang ditemui Merahputih.com di Rubi.

Rubi menyajikan berbagai minuman olahan kopi maupun non-coffee sebagai alternatif pilihan, dengan harga Rp28-60 ribu. Rubi juga menyajikan berbagai pastries, cookies, dan sandwich, dengan harga berkisar Rp30-38 ribu. Yuk, mampir ke Rubi!

Baca juga artikel tentang kopi lainnya di 'Specialty Coffee' Bukan Sekadar Kopi Hitam Biasa.

#Kuliner #Minuman Kopi #Kopi #Coffee Shop
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Roemah Koffie Bawa Aroma Kopi Nusantara ke Trade Expo Indonesia 2026
Pengunjung mencicipi segelas kopi di Booth Roemah Koffie di Gelaran Trade Expo Indonesia 2026, ICE BSD, Tangerang, Banten, Sabtu (17/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 17 Oktober 2026
Roemah Koffie Bawa Aroma Kopi Nusantara ke Trade Expo Indonesia 2026
Indonesia
Café & Brasserie Expo 2026 di NICE PIK 2: Ajang Terbesar untuk Pelaku dan Pencinta Industri Kopi
Kunjungi Café & Brasserie Expo (CBE) 2026 pada 9-11 Oktober 2026 di NICE PIK 2. Temukan pameran kopi, pelatihan barista, peluang bisnis kafe, dan promo spesial BCA.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
Café & Brasserie Expo 2026 di NICE PIK 2: Ajang Terbesar untuk Pelaku dan Pencinta Industri Kopi
Berita Foto
Kebun Kopi Sangga Buana dan Upaya Menjaga Ruang Hijau Jakarta
Petugas memilah biji kopi dari kebun kopi Sangga Buana di Kawasan Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 23 September 2026
Kebun Kopi Sangga Buana dan Upaya Menjaga Ruang Hijau Jakarta
Fun
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Cing Cangkeling merupakan kopi single origin Mandalagiri, Garut, dari varietas Yellow Bourbon dengan notes stone fruit, anggur, beri, dan gula merah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Lifestyle
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Berbeda dari sekadar menghadirkan varian kopi baru, Roemah Koffie membawa cerita kebun keluarga yang dirawat dan dikembangkan petani kopi asal Garut.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Fun
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Dari Rambadia hingga Cublak Suweng, kopi Indonesia dibawa Roemah Koffie ke panggung dunia. Klik untuk detail kisahnya!
Wisnu Cipto - Minggu, 06 September 2026
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Bagikan