RS Indonesia Diserang Rudal Israel, 1 Orang Tenaga Medis Dikabarkan Meninggal
Pengadaan fasilitas dan alat kesehatan untuk Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina. (ANTARA/HO-MER-C)
MerahPutih.com - Rumah Sakit Indonesia di Beilt Lahiya di Jalur Gaza, Palestina, dikabarkan menjadi sasaran serangan udara militer Israel pada Sabtu (7/10).
Laporan kantor berita Palestina WAFA, seorang petugas medis tewas dalam serangan Israel terhadap rumah sakit yang berada di Jalur Gaza utara itu.
Baca Juga:
Israel Luncurkan Serangan Udara ke Gaza
Koresponden WAFA mengatakan setidaknya satu rudal Israel menghantam Rumah Sakit Indonesia di Beit Lahiya. Serangan tersebut juga melukai sejumlah orang lainnya, dan merusak peralatan penting rumah sakit.
Empat warga Palestina sebelumnya tewas dalam serangan Israel di utara dan tengah Jalur Gaza.
Serangan Israel itu merupakan balasan terhadap serangan faksi-faksi Palestina di Jalur Gaza yang menembakkan rentetan roket ke wilayahnya pada Sabtu (7/10) pagi waktu setempat.
Serangan salvo roket ditembakkan dari berbagai lokasi di wilayah yang dikelilingi oleh kelompok militan Palestina di Jalur Gaza. Namun, sistem pertahanan Iron Dome Israel berhasil menggagalkan serangan itu di beberapa wilayah.
Brigade Al-Qassam, sayap bersenjata kelompok perlawanan Palestina Hamas, mengumumkan serangan roket ke wilayah musuh, bandara, dan instalasi militer telah dimulai.
“5.000 roket dan peluru ditembakkan dari Gaza menuju Israel dalam 20 menit pertama operasi,” kata Brigade Al-Qassam.
Militer Israel telah menyatakan siap untuk berperang dan memobilisasi tentara-tentara cadangan dalam skala besar sebagai respons atas serangan tersebut.
Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza, yang telah beroperasi sejak Desember 2015, dibangun dengan dana yang berasal dari sumbangan masyarakat Indonesia memiliki kapasitas 110 tempat tidur. (*)
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Gaza Palestina Merdeka
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Minta Pemimpin Dunia Hentikan Perang, Megawati: Kita Itu Satu Bumi
Seskab Teddy Buka-bukaan Alasan Indonesia Belum Bayar Iuran BoP Rp 16,8 T
Seskab Teddy Akui Status Keikutsertaan RI di Board of Peace Tidak Bersifat Tetap
Gabung BoP Opsi Paling Realistis Dukung Palestina, Prabowo Tegaskan RI Siap Cabut Jika Melenceng
Drone Iran Ditembak Jatuh Saat Dekati Kapal Perang USS Abraham Lincoln di Laut Arab
Usai Bertemu Prabowo, PBNU Tegaskan Dukungan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian demi Lindungi Palestina
Pimpinan Ormas Islam: Prabowo Siap Mundur dari Aliansi Trump dengan 1 Syarat
China dan Rusia Perkuat Kerja Sama Hadapi Hukum Rimba Global
Komisi I DPR Kecam Serangan Israel ke Gaza, Singgung Peran Board of Peace
Garda Revolusi Iran Dicap Organisasi Terorirs, Atase Militer Negara Eropa Diusir