Rondahaim Saragih, Napoleon-nya Orang Batak yang Jadi Calon Pahlawan Nasional Karena Bikin Penjajah ‘Mati Kutu’

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 23 Oktober 2024
Rondahaim Saragih, Napoleon-nya Orang Batak yang Jadi Calon Pahlawan Nasional Karena Bikin Penjajah ‘Mati Kutu’

Diskusi pengusulan Rondahaim Saragih jadi Pahlawan Nasional di Jakarta. (Foto: MerahPutih.com/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pejuang tanah Batak yang juga Raja Kerjaan Raya, Tuan Rondahaim Saragih kembali diusulkan menjadi Pahlawan Nasional.

Rondahaim dinilai telah berperan dalam memimpin dan melakukan perjuangan mempertahankan wilayah Indonesia dari penjajahan Belanda khususnya dari Simalungun, Sumatera Utara.

Usulan ini diungkapkan mantan Bupati Simalungun Jopinus Ramli Saragih. Menurut Jopinus, dirinya pernah mengajukan usulan ini ke pemerintah, tapi belum dikabulkan.

“Kami tak pernah patah semangat tapi memberikan motivasi kepada anak anak bahwa di Simalungun ada pejuang yang membantu kemerdekaan,” kata Jopinus saat acara diskusi di Jakarta Selatan, Rabu (23/10).

Jopinus menuturkan, perjuangan Rondahaim dalam mengusir penjajah Belanda di tanah Simalungun patut diacungi jempol.

“Beliau itu pernah berangkat ke Aceh untuk membangun aliansi perdana pejuang disana. Ternyata masih ada bekas bekas peninggalan daei Rondahaim ini berupa meriam. Ada foto fotonya,” sambung Jopinus.

Baca juga:

6 Pahlawan Nasional Baru yang Ditetapkan Presiden Jokowi

Sementara itu, Koordinator Komunitas Masuarakat Simalungun Juliaman Saragih menyebut, sudah saatnya wilayah yang berada di pinggiran Danau Toba itu memiliki pahlawan nasional sendiri.

“Kami akan berusaha agar beliau dijadikan pahlawan nasional oleh Pemerintahan Prabowo Subianto,” tutur Juliaman.

Sementara itu, praktisi pertahanan dari UNHAN Herlina JR Saragih menyebut, Rondahaim sudah diakui kehebatannya olah pasukan Belanda.

“Beliau ini dijuluki Napoleon der Bataks atau “Napoleon-nya Orang Batak”. Beliau dikenal sampai Belanda karena susah ditaklukkan,” jelas Herlina.

Herlina menuturkan, Rondahaim juga mampu menginspirasi pejuang di tanah Batak lainnya untuk melakukan perlawanan terhadap penjajah saat itu.

“Beliau tak mempan saat didesak dan dirayu Belanda untuk menyerahkan tanah Simalungun. Tentu semangat ini menginspirasi kita bagaimana kita mampu melawan penjajah ditengah keterbatasan dan peralatan yang sederhana,” ungkap Herlina.

Baca juga:

Ulama Kharismatik Kudus KH Asnawi Masuk Daftar Calon Pahlawan Nasional Baru

Sekadar informasi, Tuan Rondahaim Saragih lahir pada tahun 1828. Tuan Rondahaim Saragih merupakan satu dari tujuh Raja Simalungun yang sangat gigih melawan penjajah pada masa Kolonial Belanda saat itu.

Strategi perang terbuka dan gerilya yang dipimpin Tuan Rondahaim kerap membuat Belanda kerepotan. Rondahaim membentuk pasukan gabungan dari kerajaan kecil di wilayah Simalungun. Ia juga melatih para pasukan itu sebagai pasukan gerilya ataupun kavaleri.

Pasukan Rondahaim ditempatkan di beberapa pos di perkampungan untuk menjaga wilayah dari serangan Belanda. Rondahaim berjuang melawan penjajahan Kolonial Belanda dengan senjata dari hasil barter rempah-rempah dari Malaka yang saat itu dikuasai Portugis.

Baca juga:

Soeharto Diusulkan Dapat Gelar Pahlawan Nasional

Sosok yang bergelar Tuan Namabajan ini pernah membakar perkebunan milik Belanda yang meluas hingga tanah Simalungun pada saat itu.

Dia memiliki sifat pantang menyerah, dan semangat juang yang tinggi sehingga dia sangat sulit ditaklukkan oleh Belanda pada saat itu.

Di tengah peperangan, sekitar tahun 1891, Tuan Rondahaim meninggal dunia karena usia tua.

Atas jasa-jasa yang dia buat selama memimpin Kerajaan Raya dan perjuangannya melawan Belanda, Tuan Rondahaim mendapat Tanda Kehormatan Bintang Jasa yang dianugerahkan oleh Presiden ke-3 Indonesia, BJ Habibie. (*)

#Pahlawan Nasional
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Subianto Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Koleksi Sepeda Onthel Hingga Ijazah Jadi Pengingat Perjuangan Sang Pahlawan Nasional
Kompleks Museum Pahlawan Nasional Marsinah berdiri di atas lahan seluas 938,6 meter persegi dan terdiri dari dua bangunan utama
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
Prabowo Subianto Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Koleksi Sepeda Onthel Hingga Ijazah Jadi Pengingat Perjuangan Sang Pahlawan Nasional
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Dianggap Lebih Berjasa dari Soekarno dan Soeharto
Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, diusulkan menjadi pahlawan nasional. Jasanya dianggap lebih besar dibanding Soekarno dan Soeharto.
Soffi Amira - Sabtu, 15 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Dianggap Lebih Berjasa dari Soekarno dan Soeharto
Indonesia
Marsinah Dijadikan Pahlawan Nasional, Bukti Negara Mulai Menghargai Kelompok Buruh
Marsinah mendapat gelar pahlawan nasional. Sekretaris Bidang Ketenagakerjaan DPP PKS, Muhammad Rusli menilai, negara mulai menghargai buruh.
Soffi Amira - Selasa, 11 November 2025
Marsinah Dijadikan Pahlawan Nasional, Bukti Negara Mulai Menghargai Kelompok Buruh
Indonesia
Dari Akademisi hingga Diplomat, Kiprah Prof. Mochtar Kusumaatmadja Kini Diabadikan sebagai Pahlawan Nasional
Prof. Mochtar Kusumaatmadja dianugerahi gelar Pahlawan Nasional atas perjuangannya memperjuangkan konsep Negara Kepulauan Indonesia di dunia internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 November 2025
Dari Akademisi hingga Diplomat, Kiprah Prof. Mochtar Kusumaatmadja Kini Diabadikan sebagai Pahlawan Nasional
Indonesia
Gus Dur dan Syaikhona Kholil Jadi Pahlawan Nasional, PKB: Bentuk Pengakuan Negara atas Jasa Besarnya
Gus Dur dan Syaikhona Kholil jadi pahlawan nasional. PKB pun mengapresiasi keputusan pemerintah yang memberikan gelar tersebut.
Soffi Amira - Senin, 10 November 2025
Gus Dur dan Syaikhona Kholil Jadi Pahlawan Nasional, PKB: Bentuk Pengakuan Negara atas Jasa Besarnya
Indonesia
Ubedilah Badrun Sebut Gelar Pahlawan untuk Soeharto Bukti Bangsa Kehilangan Moral dan Integritas
Tanda bahwa bangsa Indonesia tengah kehilangan ukuran moral dan integritas dalam bernegara. ?
Dwi Astarini - Senin, 10 November 2025
Ubedilah Badrun Sebut Gelar Pahlawan untuk Soeharto Bukti Bangsa Kehilangan Moral dan Integritas
Indonesia
Soeharto & Marsinah Barengan Jadi Pahlawan Nasional, SETARA Institute Kritik Prabowo Manipulasi Sejarah
"Mana mungkin Marsinah dan Soeharto menjadi pahlawan pada saat yang bersamaan," kata Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi
Wisnu Cipto - Senin, 10 November 2025
Soeharto & Marsinah Barengan Jadi Pahlawan Nasional, SETARA Institute Kritik Prabowo Manipulasi Sejarah
Indonesia
Ahli Waris 10 Pahlawan Nasional Baru Terima Rp 57 Juta dari Negara, Termasuk Keluarga Cendana
Uang Rp 57 juta itu diberikan negara kepada semua keluarga ahli waris Pahlawan Nasional tanpa terkecuali.
Wisnu Cipto - Senin, 10 November 2025
Ahli Waris 10 Pahlawan Nasional Baru Terima Rp 57 Juta dari Negara, Termasuk Keluarga Cendana
Indonesia
Mensos Akui Nama BJ Habibie Telah Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, tapi belum Disetujui Tahun Ini
Mensos Saifullah Yusuf menjelaskan usulan pengajuan nama BJ Habibie menjadi Pahlawan Nasional berasal dari masyarakat
Wisnu Cipto - Senin, 10 November 2025
Mensos Akui Nama BJ Habibie Telah Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, tapi belum Disetujui Tahun Ini
Indonesia
Jusuf Kalla soal Soeharto Jadi Pahlawan Nasional: Ada Kekurangan, tapi Jasanya Lebih Banyak
Jusuf Kalla bicara soal pemberian gelar pahlawan nasional untuk Soeharto. Menurutnya, jasa Soeharto lebih banyak dibanding kekurangannya.
Soffi Amira - Senin, 10 November 2025
Jusuf Kalla soal Soeharto Jadi Pahlawan Nasional: Ada Kekurangan, tapi Jasanya Lebih Banyak
Bagikan