RK Akui Pernah Ditawari Jadi Cagub Jakarta di 2017 untuk Lawan Ahok

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 11 Oktober 2024
RK Akui Pernah Ditawari Jadi Cagub Jakarta di 2017 untuk Lawan Ahok

Calon gubernur (Cagub) Jakarta nomor urut 01, Ridwan Kamil (RK) blusukan dan menyapa warga di RW 03, Kelurahan Pancoran, Kecamatan Pancoran. (Foto: Dok. Tim RIDO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Calon Gubernur (Cagub) Jakarta nomor urut 01, Ridwan Kamil (RK) atau Bang Emil mengaku sempat ditawari untuk maju sebagai cagub dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2017 melawan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Tawaran itu ketika Bang Emil masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung, Jawa Barat.

"Pada 2016, saat saya masih wali kota Bandung, ada tawaran kepada saya suruh nyalon gubernur DKI, waktu itu lawan Pak Ahok. Dipanggil saya, Pak, sore hari," kata RK saat berkunjung ke Praeses HKBP Distrik VIII Jakarta, Jumat (11/10).

Dalam tawaran itu, kata Ridwan Kamil, ia diminta untuk tidak memikirkan uang untuk maju Pilkada Jakarta.

"Kang Emil, Anda wali kota Bandung, surveinya lumayan, partai siap, logistik siap, tolong nyalon di Jakarta." Itu jam 4 sore. "Tolong jawab paling telat jam 8 malam." Kira-kira begitu. Saya kan excited ya, orang disuruh jadi gubernur Jakarta, dan masih wali kota.

Baca juga:

Ridwan Kamil Betekad Jaga Toleransi dan Keberagaman di Jakarta

RK mengungkapkan, saat itu dirinya merasa gembira atas penawaran tersebut. Dia juga mengungkap telah memberi kabar perihal penawaran ini kepada sahabat, termasuk ke ibunda. Namun sayangnya ibunda tercinta tidak mengizinkan.

"Saya telepon semua sahabat, penasehat politik, semua mendukung, Pak. Saya telepon ibu saya, mengabarkan berita. Apa kata ibu saya? "Tidak boleh!" Hah, memang iya, Mama? "Ya, gimana, ini Mama tidak mau punya anak yang tidak selesai dalam tugas," tuturnya.

"Kamu kan belum beres jadi wali kota Bandung, kamu harus tuntas. Kamu sudah bersumpah 5 tahun, bereskan. Mama nggak izinkan, Mama nggak ridho." Itu, Pak, semua mendukung, 99 persen orang, tapi ibu saya tidak," lanjut dia.

Baca juga:

Ridwan Kamil Jual Lukisan untuk Tambah Dana Kampanye di Pilkada Jakarta

Lantas, korator pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) itu menolak tawaran menjadi Gubernur Jakarta saat itu.

"Daripada kualat, akhirnya saya ambil keputusan dengan berat hati. Saya lapor ke partai, mohon izin. Terima kasih atas tawarannya, tapi saya tidak bisa, saya akan lanjutkan dulu kepemimpinan di Bandung," ucapnya.

Akhirnya ia batal berkontestasi di Pilgub Jakarta 2017. Hingga membuat mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan bisa tampil dalam pertarungan Pilkada Jakarta

"Seminggu setelah saya menolak, barulah partai-partai itu mencari Pak Anies. Jadi, takdirnya Pak Anies Baswedan jadi gubernur itu ada rangkaian takdir-takdir orang lain yang menyertai, tidak semata-mata seperti yang kita baca," tutupnya. (Asp)

#Ridwan Kamil #Pilkada Jakarta #Pilkada 2024
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Temuan Awal Duit Korupsi Bupati Lampung Tengah Rp 5 Miliar, Diduga Buat Bayar Utang Pilkada
Tidak akuntabel dan tidak transparannya laporan keuangan partai politik turut memperbesar risiko masuknya aliran dana tidak sah ke dalam sistem kepartaian.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 13 Desember 2025
Temuan Awal Duit Korupsi Bupati Lampung Tengah Rp 5 Miliar, Diduga Buat Bayar Utang Pilkada
Indonesia
KPK Kuliti Aset Ridwan Kamil, Selaras tidak dengan LHKPN dan Sumber Pendapatan
Fokus utama penyidik KPK pada akurasi dan keselarasannya dengan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang dilaporkan RK ke lembaga antirasuah
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Desember 2025
KPK Kuliti Aset Ridwan Kamil, Selaras tidak dengan LHKPN dan Sumber Pendapatan
Berita Foto
Momen Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Bank BJB
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri pemeriksaan penyidik KPK di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Didik Setiawan - Selasa, 02 Desember 2025
Momen Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Bank BJB
Indonesia
Diperiksa KPK, Ridwan Kamil Ngaku tak Pernah Tahu dan Bantah Terima Hasil Korupsi BJB
Dia mengatakan tidak menerima laporan dari ketiga pihak tersebut terkait dengan dana iklan.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Desember 2025
Diperiksa KPK, Ridwan Kamil Ngaku tak Pernah Tahu dan Bantah Terima Hasil Korupsi BJB
Indonesia
Penuhi Panggilan KPK, Ridwan Kamil: Saya Datang untuk Transparansi dan Klarifikasi
Ridwan Kamil memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus korupsi pengadaan iklan Bank BJB. KPK telah menetapkan lima tersangka dengan kerugian Rp 222 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Desember 2025
Penuhi Panggilan KPK, Ridwan Kamil: Saya Datang untuk Transparansi dan Klarifikasi
Indonesia
267 Hari Sejak Rumahnya Digeledah, Ridwan Kamil Akhirnya Datang Diperiksa KPK
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) akhirnya memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
267 Hari Sejak Rumahnya Digeledah, Ridwan Kamil Akhirnya Datang Diperiksa KPK
Indonesia
KPK Periksa Ridwan Kamil Terkait dengan Kasus Dugaan Korupsi Dana Iklan BJB
KPK yakin RK akan hadir untuk menjalani pemeriksaan.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Desember 2025
KPK Periksa Ridwan Kamil Terkait dengan Kasus Dugaan Korupsi Dana Iklan BJB
Indonesia
Ridwan Kamil Dipanggil KPK, Diminta Klarifikasi soal Dugaan Aliran Dana Iklan Bank BJB
KPK memanggil Ridwan Kamil untuk diperiksa dalam dugaan korupsi dana iklan Bank BJB senilai Rp222 miliar. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pekan ini.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Desember 2025
Ridwan Kamil Dipanggil KPK, Diminta Klarifikasi soal Dugaan Aliran Dana Iklan Bank BJB
Indonesia
KPK Tunggu Iktikad Baik Ridwan Kamil Datang Pemeriksaan Hari Ini
KPK menjadwalkan pemeriksaan eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) hari ini Selasa 2 Desember 2025.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
KPK Tunggu Iktikad Baik Ridwan Kamil Datang Pemeriksaan Hari Ini
Indonesia
KPK Berencana Korek Ridwan Kamil, Surat Panggilan Sudah Dikirim Akhir November
KPK mengungkapkan surat panggilan pemeriksaan Ridwan Kamil telah dikirimkan sejak pekan lalu, atau akhir November 2025
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
KPK Berencana Korek Ridwan Kamil, Surat Panggilan Sudah Dikirim Akhir November
Bagikan