Risma Paparkan Kerja-Kerja Ideologis Partai di Rakernas II PDIP

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juni 2022
Risma Paparkan Kerja-Kerja Ideologis Partai di Rakernas II PDIP

Paparan Tri Rismaharini di Rakernas II PDIP. (Foto: PDIP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDI Perjuangan hari kedua di Sekolah Partai DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (22/6), diisi berbagai paparan dari para elit partai termasuk Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Tri Rismaharini memaparkan pada para peserta Rakernas II PDI terkait pentingnya kerja-kerja ideologis yang dipegang oleh PDIP.

Baca Juga:

Rakernas II PDIP Hari Kedua Bahas Pemenangan Pemilu

Risma menceritakan, langkah nyata membangun daerah 3T atau daerah tertinggal, terdepan, dan terluar di Indonesia, agar menikmati akses yang sama dengan warga kota.

Alumni Institut Teknologi Sepuluh November itu mengaku, sudah mengurusi beberapa kebutuhan penting warga, misalnya di pulau kecil, Pulau Bertam, Kepulauan Riau, dengan membangun kebutuhan dasar seperti air bersih dan tower komunikasi.

"Kami bangun di situ agar mereka bisa belajar daring. Kami pasang tower, ada jaringan," katanya.

Risma kemudian mengatakan pemerintah juga sudah mengurusi kebutuhan warga pedalaman di Kampung Erosaman, Distrik Derkoumur, Kabupaten Asmat, Papua. Bahkan, bantua yang dikirim Kemensos menjadi kiriman pertama yang pernah mendarat di Kampung Erosaman.

"Waktu itu saya memberikan bantuan. Menurut uskup di sana, itu bantuan pertama yang disampaikan," lanjut Risma.

Wanita kelahiran Kediri, Jawa Timur itu melanjutkan saat ini pemerintah sedang mengupayakan lumbung pangan. Termasuk, membudidayakan lele bagi masyarakat di kawasan terpencil.

"Sering kali kita salah, mereka nomanden, itu salah. Jadi, yang terjadi mereka harus cari makan. Kalau mereka tidak pindah, mereka tidak makan," ungkapnya.

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDI Perjuangan hari kedua akan membahas hal-hal strategis dalam menghadapi Pemilu 2024, khususnya strategi pemenangan Pemilu.

Hari pertama Rakernas II PDIP, diisi dengan laporan dan evaluasi dari semua jajaran pengurus partai. Dari tingkat bawah hingga organisasi sayap kepartaian.

"Di hari ketiga akan disimpulkan dan kita menyepakati sejumlah rekomendasi untuk dikerjakan," ujar Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (Pon)

Baca Juga:

Di Rakernas PDIP, Jokowi Sampaikan Prediksi Ambruknya Ekonomi 60 Negara

#Pemilu #Pilpres #PDIP #Tri Rismaharini
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Kulturanesia menggelar pemutaran film Ghost in the Cell dalam rangka merayakan bulan Bung Karno.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Indonesia
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Partai harus melakukan kaderisasi politik perempuan yang serius dan berkelanjutan
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
MK memutuskan ketentuan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen dalam pencalonan anggota DPR dan DPRD bersifat wajib dipenuhi partai politik.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh membedakan pemenang tender berdasarkan latar belakang politik.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Indonesia
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
TB Hasanuddin menilai Perpres 8/2026 berpotensi multitafsir dan bisa menimbulkan labelisasi ekstremisme terhadap masyarakat.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
Indonesia
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Ambang batas parlemen ideal 38 kursi dengan PT nasional 5,5–6 persen
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Indonesia
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
PDIP merespons usulan ambang batas parpol 13 kursi di DPR. PDIP mengatakan, bahwa harus ada kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
Bagikan