Risiko Kanker Payudara Turun Berkat Menyusui

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 18 Oktober 2017
Risiko Kanker Payudara Turun Berkat Menyusui

ilustrasi. (foto: pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TEMUAN terbaru melaporkan menyusui membantu perempuan terhindar dari kanker payudara.

Dari 18 penelitian yang dianalisis Institut Riset Kanker Amerika (AICR), 13 di antaranya menemukan risiko kanker payudara pada prempuan turun 2% setiap lima bulan menyusui.

Laporan itu memperbarui riset global terkait dengan kanker payudara. Selain bermanfaat bagi ibu, menyusui juga membuat bayi terhindar dari kelebihan berat badan. Hal itu tentunya akan melindungi anak dari risiko kanker di kemudian hari. AICR menyebut pada orang dewasa, kelebihan berat badan meningkatkan risiko terkena kanker yang umum sebesar 11%.

"Memang tidak semua ibu mampu menyusui. Namun bagi yang bisa, menyusui memberikan perlindungan dari kanker payudara bagi ibu dan anak," ujar Direkktur Program Nutrisi AICR Alice Bender.

Menyusui memberi manfaat bagi ibu dan anak di masa depan. (foto: pinterest)

Penelitian itu menyebut menyusui melindungi dengan sejumlah cara. Menyusui menunda menstruasi pada ibu. Itu berarti berkurangnya paparan teerhadap hormon estrogen sepanjang hidup. Hormon tersebut sering kali dikaitkan dengan risiko kanker payudara. Terlebih, peluruhan jaringan payudara setelah laktasi membantu membuang sel yang memiliki kerusakan DNA.

Laporan itu juga menambahkan, menjaga berat badan seimbang, menghindari alkohol, dan hidup aktif juga bermanfaat dalam mengurangi risiko kanker payudara.

"Dengan segala manfaat menyusui, amat penting bagi para ibu untuk mendapat dukungan sehingga sukses menyusui selama enam bulan secara eksklusif. Selain itu, amat penting bagi semua perempuan bahwa ada berbagai langkah yang bisa diambil untuk mengurangi risiko terkena kanker payudara," ujar Bender.(*)

Baca juga Perempuan, Jangan Abaikan Gejala ini. Bisa Jadi Kanker

#Kanker Payudara #Lapsus Kanker
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
China Kembangkan Screening Kanker Payudara Berbasis AI lewat Gawai
Sistem tersebut terdiri dari kamera inframerah, algoritma AI, dan platform big data.
Dwi Astarini - Kamis, 31 Oktober 2024
China Kembangkan Screening Kanker Payudara Berbasis AI lewat Gawai
Indonesia
Pilih Bra Yang Bijak Demi Kesehatan Payudara
UNIQLO, perusahaan ritel pakaian asal Jepang, mengajak perempuan Indonesia untuk memahami deteksi dini kanker payudara melalui 'Sadari' dan 'Sadanis'
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 Oktober 2024
Pilih Bra Yang Bijak Demi Kesehatan Payudara
Lifestyle
Pakar Medis Dorong Pendekatan Holistik untuk Pengobatan Kanker
Salah satu kesalahpahaman umum adalah anggapan bahwa mastektomi merupakan satu-satunya solusi medis
Angga Yudha Pratama - Kamis, 10 Oktober 2024
Pakar Medis Dorong Pendekatan Holistik untuk Pengobatan Kanker
Lifestyle
LovePink dan Plaza Indonesia Kampanyekan Kesadaran terhadap Kanker Payudara
LovePink dan Plaza Indonesia menggelar kampanye untuk meningkatkan kesadaran akan kanker payudara. Acara ini berlangsung hingga 31 Oktober 2024.
Soffi Amira - Kamis, 03 Oktober 2024
LovePink dan Plaza Indonesia Kampanyekan Kesadaran terhadap Kanker Payudara
Indonesia
Alasan Ilmiah Kanker Payudara Lebih Banyak Menyerang Perempuan Ketimbang Pria
Dokter Onkologi Ikhwan Rinaldi mengatakan angka kanker payudara pada laki-laki di seluruh dunia sebanyak 1 persen.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 September 2024
Alasan Ilmiah Kanker Payudara Lebih Banyak Menyerang Perempuan Ketimbang Pria
Indonesia
Kanker Payudara Kini Punya Subvarian Baru Namanya Her2 Low
Kanker payudara kini memiliki subvarian baru yang disebut Her2 Low.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 September 2024
Kanker Payudara Kini Punya Subvarian Baru Namanya Her2 Low
Lifestyle
Peringatan Pink Month, Seruan Gaya Hidup Sehat dengan Produk yang Tepat
Warna pink menjadi lambang solidaritas dan edukasi mengenai kanker payudara.
Hendaru Tri Hanggoro - Rabu, 25 Oktober 2023
 Peringatan Pink Month, Seruan Gaya Hidup Sehat dengan Produk yang Tepat
Bagikan