Kanker Payudara Kini Punya Subvarian Baru Namanya Her2 Low
Ilustrasi. (freepik/diana.grytsku)
Merahputih.com - Kanker payudara kini memiliki subvarian baru yang disebut Her2 Low. AstraZeneca bersama Komunitas penyintas kanker Love Pink mengkampanyekan kepedulian terhadap bahaya kanker payudara subvarian baru itu melalui AndHERTogether HER2-Low Breast Cancer Awareness.
Head of Corporate Affairs, AstraZeneca Indonesia Hoerry Satrio mengatakan gerakan ini memang dikhususkan untuk mengenalkan Her2 Low. Sebab, selama ini pasien kanker payudara hanya tahu dari tesnya positif dan negatif.
"Sekarang dengan adanya perkembangan sains ada ilmu baru bahwa untuk menentukan melihat kanker payudara itu bisa dilihat sekarang ekspresi ekspresi Her2-nya," kata dia, saat berbincang dengan MerahPutih.com di Kembang Goela Resto, Jakarta Pusat, Kamis, (19/9).
Dikutip dari laman mdanderson.org, penentuan Her2 ini membantu mengetahui tingkatan keganasan sel kanker. Setelah diagnosis awal kanker payudara, jaringan dari tumor akan dikirim untuk pengujian khusus yang disebut uji imunohistokimia (IHC).
Baca juga:
1 Persen Laki-Laki di Dunia Idap Kanker Payudara, Tandai Gejalanya Lebih Awal
Uji IHC akan menunjukkan seberapa banyak HER2 yang ada di permukaan sel kanker. Selama ini, skor apa pun yang lebih rendah dari 3 dianggap negatif HER2. Melalui pengujian lebih terperinci, muncul istilah baru jika kadar 1 sampai 2 disebut HER2 low.
Sedangkan jika skor nol disebut HER2 negatif. Dan skor IHC adalah 2, maka pengujian hibridisasi fluoresensi in situ (FISH) diperlukan untuk menentukan apakah HER2 positif atau negatif.
Teknik patologi FISH berguna mengamati gen yang mengkode HER2 untuk melihat berapa banyak salinan yang ada. Jika hasil tes FISH positif, maka HER2 positif. Jika FISH negatif, maka disebut HER2 low. "Jadi dia punya option untuk mendapatkan terapi yang lebih baik untuk dirinya," tandas Hoerry.
"Pengobatan itu tidak lagi random tapi kita sudah masuk kepada ke dalam tumor tersebut untuk memberikan pengobatan yang spesifik tadi. Makanya ada kanker payudara ada banyak macamnya, ada berbagai tes yang harus dilakukan untuk menentukan obat apa termasuk satu ini Her2 Low, Ini salah satu penemuan yang baru," imbuh Hoerry. (Tka)
Bagikan
Tika Ayu
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Penyanyi Raisa Berduka, Ibunda Meninggal Dunia Karena Penyakit Kanker
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo