Kesehatan

Risiko Cacar Monyet pada Anak Masih Rendah

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 05 Agustus 2022
Risiko Cacar Monyet pada Anak Masih Rendah

Masih sedikit kasus cacar monyet dilaporkan pada anak. (Foto: Unsplash/Larm Rmah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

WABAH cacar monyet semakin meluas secara global. Menurut data terbaru Pusat Pengendalian Penyakit AS (CDC) per 4 Agustus 2022, terdapat 26.864 kasus cacar monyet yang dikonformasi di seluruh dunia. Bahkan, di Indonesia sempat ada suspek pasien cacar monyet.

Seorang pria di Jawa Tengah pada Rabu (3/8) menjalani isolasi karena dilaporkan memiliki gejala seperti cacar monyet. Namun, seperti diberitakan oleh jatengprov.go.id, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan hasil pemeriksaan pasien tersebut negatif. "Kemarin terindikasi satu (orang pasien suspek), tadi hasil PCR-nya negatif," kata Ganjar, Kamis (4/8).

Baca Juga:

IPB Siap Bantu Pemerintah Selidiki Cacar Monyet

Sejauh ini memang belum ada kasus cacar monyet terkonfirmasi di Indonesia. Para orang tua juga tidak perlu khawatir, karena risiko penularan cacar monyet pada anak masih sedikit untuk sekarang ini.

Cacar monyet menular melalui kontak kulit. (Foto: Unsplash/Womanizer Toys)

Di AS, dari 15.000 kasus cacar monyet terkonfirmasi, 75 di antaranya terjadi pada anak-anak. Angka tersebut tentu sedikit, yang berarti tidak terlalu berisiko menular pada si kecil. "Saya tidak percaya pada titik ini anak-anak benar-benar kelompok risiko utama untuk virus ini," papar Dokter penyakit menular dan asisten profesor kedokteran di University of Chicago Aniruddha Hazra, MD.

Dalam sebagian besar kasus, cacar monyet menyebar melalui kontak kulit yang dekat. Pada kebanyakan kasus, cacar monyet menyebar melalui hubungan seks antar pria. Di Amerika Serikat misalnya, 95 persen infeksi cacar monyet yang dikonfirmasi terjadi pada pria yang berhubungan seks dengan pria.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Amerika Serikat Kirim Virus Cacar Monyet ke Asia

Ada beberapa faktor yang bisa menularkan cacar monyet. Seringnya dapat menular melalui barang yang digunakan bersama. "kontak dengan pakaian yang terkontaminasi, tempat tidur, perabotan dan mungkin barang-barang bersama lainnya," kata Profesor epidemiologi dan biostatistik di Irvine University of California Karen Edwards, Ph.D.

Cacar monyet bisa menular melalui pakaian digunakan bersama. (Foto: Unsplash/MD Salman)

Namun, Edwards menambahkan bahwa sebagian besar infeksi disebabkan oleh kontak langsung dengan seseorang yang memiliki ruam aktif.

Saat ini, anak-anak tampaknya tidak terkena cacar monyet melalui kontak di tempat umum, seperti kolam renang dan ruang ganti. Hal ini tentu saja masuk akal karena virus cacar monyet biasanya membutuhkan kontak yang intim dan berkepanjangan untuk menyebar. "Ini juga menunjukkan bahwa anak-anak tidak mungkin terkena virus di sekolah," tegas Hazra. (ikh)

Baca Juga:

2 Laboratorium Disiapkan Mendeteksi Virus Cacar Monyet

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Bagikan