Ridwan Kamil-Uu Menang di Survei, Tapi Warga Jabar Lebih Kenal Dedy Mizwar

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 15 Maret 2018
Ridwan Kamil-Uu Menang di Survei, Tapi Warga Jabar Lebih Kenal Dedy Mizwar

Pemaparan survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terkait Pilgub Jawa Barat (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Politisi Partai Nasdem, Saan Mustafa optimis hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menempatkan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhalun Ulum pada posisi teratas dibanding pasangan lain di Pemilihan Gubernur Jawa Barat.

"Kami sangat optimis, maka potensi elektabilitas ini naik terus sangat terbuka dan berpotensi untuk bisa pada titik basis peluang kemenangan di 50 persen rasanya ini bisa tercapai pasangan RK-UU," kata Saan di Gedung SMRC Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (15/3).

Namun, pihaknya tak bisa menyimpulkan RK-Uu akan unggul saat pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat 27 Juni 2018 mendatang.

"Walaupun temuan saat ini, kami dari RK-UU belum menyimpulkan kami menjadi pemenang di 3 bulan ke depan, karena perubahan fluktasi dukungan masih mungkin berubah," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Riset SMRC Deni Irvani menuturkan, kurangnya dukungan kepada pasangan TB Hasanudin-Anton Charlyan karena warga tak mengenal dengan calon yang diusul oleh Partai PDI- Perjuangan tersebut.

Pilihan warga belum stabil, ini terlihat dari masih sangat besarnya jumlah warga yang belum dapat memilih secara spontan.

Sejauh ini, kata Deni warga Jawa Barat belum mengenal semua calon secara seimbang. Calon yang paling banyak dikenal warga adalah Deddy Mizwar 88%, selanjutnya Ridwan Kamil 72%. Sementara Sudrajat dan Hasanuddin masing-masing baru dikenal oleh 14% dan 9% warga.

"Berdasarkan pengalaman di berbagai pilkada, calon yang belum banyak dikenal punya peluang yang lebih besar untuk menaikkan dukungan dibanding calon yang sudah lebih dikenal, terutama bila calon yang belum tertalu dikenal tersebut punya tingkat kesukaan yang lebih positif," pungkasnya. (Asp)

#Ridwan Kamil #Pilgub Jabar #Partai Nasdem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
NasDem Usulkan Pemberian Insentif Bagi Ibu Rumah Tangga
Kebijakan tersebut perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat keluarga sebagai fondasi pembangunan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
NasDem Usulkan Pemberian Insentif Bagi Ibu Rumah Tangga
Indonesia
Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Bank BJB, KPK Buka Peluang Kembali Periksa Ridwan Kamil
Taufik menjelaskan peluang tersebut terbuka, terutama untuk melengkapi berkas perkara para tersangka yang sudah ditahan KPK.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Bank BJB, KPK Buka Peluang Kembali Periksa Ridwan Kamil
Indonesia
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah soal isu merger dengan NasDem. Ia menegaskan, tidak ada pembicaraan resmi.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Bagikan