Ribuan Ton Sampah Menumpuk di Kota Bandung
Kebakaran TPA Sarimukti. (Foto: Humas Kota Bandung)
MerahPutih.com - Kota Bandung mengalami darurat penanganan sampah karena Kebakaran TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat belum bisa dipadamkan.
Saat ini, kondisi Tempat Penampungan Sementara (TPS) Sampah Kota Bandung sudah sangat penuh.
Baca Juga:
Pemkot Bandung Keluarkan Biaya Tak Terduga Tangani Darurat Sampah
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terpaksa menangani sampah secara darurat salah satunya yaitu memanfaatkan lahan di kawasan Tegalega khusus untuk sampah organik.
Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna menjelaskan, selain memakai lahan di kawasan tegalega, pihaknya dengan Kodam III Siliwangi berusaha mencari lahan alternatif untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah sementara.
Tercatat, sampai saat ini ada sekitar 8.000 ton lebih sampah yang belum bisa diangkut dari Kota Bandung, sehubungan dengan belum normalnya TPA Sarimukti.
"Dari 241 ritasi, Bandung baru 100 ritasi yang diangkut. Kalau tidak ada alternatif ini tentu akan kewalahan. Hitungannya 1.300 ton setiap hari, sekarang sudah 8.000 sekian ton sampah yang tidak bisa kita geser ke TPA," katanya.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan saat ini titik api di fasilitas tersebut 90 persen sudah mampu dikendalikan.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan, berdasarkan pengamatan di lokasi terdampak, asap mulai berkurang dan jarak pandang pengelihatan sudah jauh lebih membaik daripada saat pertama kali operasi bom air (water bombing) dilakukan, pada Jumat (25/8).
"Kini titik api di permukaan sekitar 90 persen sudah berhasil dipadamkan. Namun titik api di dalam tumpukan sampah diperkirakan masih 40 persen yang menyebabkan masih munculnya kepulan asap ke permukaan," kata Muhari. (Imanha/JawaBarat)
Baca Juga:
Kebakaran di TPA Sarimukti Dikhawatirkan Memicu Darurat Sampah di Bandung
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Penanganan Sampah Diperkuat, DLH DKI Dorong Pengurangan Risiko Banjir
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Kebakaran di Area PT Antam, Basarnas Siap Siaga Membantu
Kebakaran Besar Landa Australia, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kehilangan Properti
TPA Raksasa Longsor di Filipina, 1 Tewas dan 38 Hilang
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
TPS Rusunawa PIK 2 Ditutup untuk RTH, Penghuni Buang Sampah Harus ke Rawa Terate
Status Darurat Sampah di Kota Tangerang Selatan Diperpanjang
Pembangunan PSEL Masuk Proyek Hilirisasi Strategis Pemerintah, Investasi Capai Rp 600 Triliun