Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Pilpres 2019

Ribuan Santri Gelar Aksi Damai Doakan Fadli Zon Bertobat

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 08 Februari 2019
 Ribuan Santri Gelar Aksi Damai Doakan Fadli Zon Bertobat

Seribu santri mengelar aksi damai memprotes cemoohan terhadap kiai dan alim ulama (Foto: Antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Puisi Doa Yang Tertukar yang ditulis politisi Gerindra dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon memantik reaksi dari sejumlah kalangan termasuk para santri.

Sekitar seribu santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menggelar aksi damai dan doa bersama untuk kiai mereka yang sering menjadi sasaran cemoohan termasuk puisi Fadli Zon.

Dalam aksi damai di Alun-alun Kudus itu, seribuan santri yang didominasi pelajar yang sebagian masih mengenakan seragam juga mengusung sejumlah poster yang bernada kecaman terhadap Fadli Zon.

"Kami mencatat ada tiga kiai yang pernah dicemoohnya," ujar Ketua Aliansi Membela Kiai (Asmak) Muhammad Syaroni yang memimpin aksi damai di Kudus, Jawa Tengah, Jumat (8/2).

Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Fadli Zon
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon. Foto: @fadlizon

Dia berharap Fadli Zon bertobat kepada Allah SWT dan tidak melakukan tindakan mencemooh ulama serta memohon maaf.

Selain itu, pemimpin aksi damai itu juga meminta para tokoh nasional yang lain untuk menghentikan kebiasaan mencela kiai karena kewajiban sebagai muslim menghormati ulama dan kiai, keturunan nabi dan habib.

Syaroni mengingatkan bahwa siapa pun yang berani mencela kiai akan berhadapan dengan para santri.

Aksi tersebut, lanjut dia, dimulai dari kegaduhan yang disebabkan semakin dekatnya pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019. Akibatnya, kata dia, banyak kegaduhan, banyak kiai dicemooh dan dicela oleh tokoh nasional.

Menurut Syaroni, puisi Fadli Zon merupakan salah satu bagian dari munculnya kegaduhan meskipun yang bersangkutan dinilai sering kali mencemooh kiai.

"Berbakti terhadap kiai merupakan kepastian, sedangkan pilihan politik masih bisa salah atau benar," ujarnya.

Sebagaimana dilansir Antara, peserta aksi damai dan doa bersama juga berdoa agar bangsa Indonesia tetap aman dan damai hingga selesainya Pilpres 2019.

"Kami melaksanakan doa bersama memohon Allah SWT memberikan keamanan negeri ini, Pilpres 2019 juga diberi kelancaran dan tidak ada gesekan," pungkas Muhammad Sya'roni.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Sandiaga Bocorkan Hasil Survei Internal BPN, Peluang Menang Kian Terbuka

#Fadli Zon #KH Maimoen Zubair #Aksi Bela Ulama #Santri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Pertemuan itu membawa pengembalian benda-benda budaya, artefak budaya, yang diselundupkan ke Amerika Serikat secara ilegal dan setelah dilakukan satu provenance research atau asal-usul,.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Indonesia
Santri Tewas Dibakar di Lombok Tengah, Komisi III DPR Desak Polda NTB Usut Tuntas
Polda NTB harus segera mengusut tuntas perkara ini dan membongkar potensi pembiaran serta kelalaian sistemik dalam tata kelola lembaga pendidikan tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Santri Tewas Dibakar di Lombok Tengah, Komisi III DPR Desak Polda NTB Usut Tuntas
Indonesia
Bicara di DPR, Ibu Santri Tewas Dibakar Hidup-Hidup di Ponpes Ketuk Pintu Hati Prabowo
Ibu santri korban pembakaran di Ponpes NTB menyampaikan surat haru ke Presiden Prabowo Subianto dalam RDPU DPR.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Bicara di DPR, Ibu Santri Tewas Dibakar Hidup-Hidup di Ponpes Ketuk Pintu Hati Prabowo
Indonesia
Waka Komisi X DPR Desak Polri Usut Tuntas Kasus Pembakaran Tiga Santri di Lombok
Kepolisian perlu menelusuri seluruh rangkaian peristiwa, termasuk dugaan adanya pihak-pihak yang berusaha menghambat proses penegakan hukum.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Waka Komisi X DPR Desak Polri Usut Tuntas Kasus Pembakaran Tiga Santri di Lombok
Indonesia
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia resmi terpilih sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO periode 2026–2030 dengan 113 suara. Fokus pada AI, preservasi digital, dan ketahanan budaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Menbud siap berkoordinasi dengan Danantara terkait tantangan ini untuk mendukung distribusi film nasional yang lebih merata di berbagai wilayah di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Indonesia
Fadli Zon Sebut Kunjungan Prabowo ke Prancis Menguntungkan
Kunjungan kali ini merupakan kunjungan keempat Prabowo ke Prancis.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Fadli Zon Sebut Kunjungan Prabowo ke Prancis Menguntungkan
Indonesia
Diduga Cabuli Santri Laki-Laki, Polisi Keluarkan Red Notice Ustadz Syekh Ahmad Al Misry
SAM berstatus warga negara Indonesia (WNI) melalui jalur naturalisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Diduga Cabuli Santri Laki-Laki, Polisi Keluarkan Red Notice Ustadz Syekh Ahmad Al Misry
Indonesia
Menteri PPPA Tegaskan Penahanan Pimpinan Pesantren Pati Krusial Guna Cegah Korban Baru
Menteri PPPA menekankan bahwa kekerasan dalam relasi pengasuhan adalah pelanggaran berat yang merusak masa depan anak serta mencederai institusi keagamaan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 Mei 2026
Menteri PPPA Tegaskan Penahanan Pimpinan Pesantren Pati Krusial Guna Cegah Korban Baru
Indonesia
DPR Desak Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Praktik Dukun Berkedok Kiai di Pati
Berdasarkan informasi valid, pelaku diduga memalsukan identitas dengan mengaku wali dan keturunan nabi untuk memanipulasi serta mengeksploitasi para korbannya.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
DPR Desak Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Praktik Dukun Berkedok Kiai di Pati
Bagikan