Ribuan Peserta Ikuti Lari Lintas Alam Gunung Semeru

Luhung SaptoLuhung Sapto - Sabtu, 23 September 2017
Ribuan Peserta Ikuti Lari Lintas Alam Gunung Semeru

Wagub Jatim, Saifullah Yusuf (tengah) menerima penyelenggara BTS Ultra 100 di kantornya, Jumat (22/9). (MerahPutih.com/Bud Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 1.000 pelari lintas alam dari 143 negara akan berlari naik ke Gunung Semeru. Pelari-pelari dunia itu akan melewati jalur pendakian dari Bromo ke Ranupane dan Danau Ranu Kumbolo hingga Kali Mati.

"Dari Ranu Kumbolo, kita turun lagi lewat jalur Ayak-ayak. Bagi para pendaki, tidak usah khawatir. Karena even itu kita tidak menutup agenda pendakian bagi para pecinta alam. Justru kita akan sharing," kata Race Director BTS Ultra 100 Rudi Rochmansyah, saat melakukan koordinasi di ruangan Wagub Jatim, Saifullah Yusuf di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (22/9).

Dijelaskannya, even Bromo-Tengger-Semeru (BTS) yang diselenggarakan 3-5 November 2017, diikuti banyak negara seperti Prancis, Jerman, Swiss, Malaysia, Singapura, Thailand, Australia, Hong Kong, dan sebagainya. Dari lndonesia terdapat 742 peserta. Jawa Timur sebagai tuan rumah menyumbang peserta terbanyak, 196 pelari.

Jumlah yang mendaftar sebenarnya ada 1.303 pelari. Namun, banyak dari mereka yang belum memenuhi kualifikasi untuk ikut turun beriari di nomor yang mereka kehendaki.

Nantinya, lanjutnya, ada empat nomor yang dilombakan dalam lari lintas alam tersebut. Jarak yang terjauh 170 km atau 100 mil, 102 km, 70 km dan 30 km.

"Semuanya start dan finis di Lava View Hotel. Desa Wonokitri, Cemoro Lawang Tosari, Pasuruan, Jawa Timur. Sebagai contoh untuk rute 170 km start di Lava View Cemoro Lawang Ialu turun ke lautan pasir Bromo dan naik ke bukit B29. Selanjutnya menuju Ranu Pane dan masuk ke jalur pendakian Gunung Semeru mulai Ranu Kumbolo hingga Kali Mati," ujarnya.

Sementara Gus Ipul, panggilan Saifullah Yusuf, menyambut baik kegiatan tersebut.

"Ini bisa memancing wiasta bahwa Jawa Timur enak untuk wisata. Lewat danau padang pasir, savana dan lain-lain. Ini perlombaan yang dahsyat," ujarnya. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Budi Lentera, kontributor merahputih.com untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Polda Jatim Mulai Garap Kasus Investasi Ustaz Yusuf Mansur

#Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru #BTS Ultra 100
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jangan Panik! Dentuman Gunung Semeru Terdengar Keras, Ini Penjelasan Resmi BPBD Lumajang
Suara dentuman Gunung Semeru bikin kaget warga Lumajang? Tenang, BPBD ungkap alasannya. Cek status aktivitas Semeru hari ini dan batas radius aman terbarunya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Jangan Panik! Dentuman Gunung Semeru Terdengar Keras, Ini Penjelasan Resmi BPBD Lumajang
Indonesia
Update Kebakaran Hutan di Bromo, Semeru, dan Wilayah Jawa Timur Lainnya, Asap Masih Mengepul
Wisata Bromo tutup total gara-gara kebakaran hutan (karhutla) Jatim yang masih berlanjut. Cek update kondisi terkini titik api di Bromo, Semeru, dan Argopuro di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Update Kebakaran Hutan di Bromo, Semeru, dan Wilayah Jawa Timur Lainnya, Asap Masih Mengepul
Indonesia
Sabana Pengol Gunung Bromo Terbakar, Tim Gabungan Turun Padamkan Api
Berdasarkan informasi, kebakaran di Sabana Pengol terjadi pada Kamis sore.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Sabana Pengol Gunung Bromo Terbakar, Tim Gabungan Turun Padamkan Api
Indonesia
Heli Terlanjur Dikirim ke Kalimantan Cuma Andalkan Jalur Darat, Kebakaran Semeru Meluas 600 Hektar
Sejak helikopter water bombing dialihkan ke Kalimantan, penanganan karhutla Semeru menghadapi tantangan besar hanya bergantung jalur darat dan penyekatan.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Heli Terlanjur Dikirim ke Kalimantan Cuma Andalkan Jalur Darat, Kebakaran Semeru Meluas 600 Hektar
Indonesia
Kemenhut Cari Dalang Kebakaran Hutan di Bromo, Tim Ahli Diterjunkan
Dampak dan kerugian akibat kebakaran perlu diketahui secara jelas melalui pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kemenhut Cari Dalang Kebakaran Hutan di Bromo, Tim Ahli Diterjunkan
Indonesia
Besok Wisata Bromo Dibuka Lagi Usai 13 Hari Kebakaran, Tiket Masuk Sudah Bisa Dipesan Online!
Setelah 13 hari kebakaran, wisata Bromo resmi dibuka kembali mulai 20 Agustus 2026. Tiket kunjungan sudah bisa dipesan online sejak 19 Agustus dengan kuota 2.752 orang per hari.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Besok Wisata Bromo Dibuka Lagi Usai 13 Hari Kebakaran, Tiket Masuk Sudah Bisa Dipesan Online!
Indonesia
Menhut Raja Juli Buka Lagi Wisata Bromo Hanya 4 Hari Setelah Kebakaran 1.120 Hektar Padam
Kebakaran hebat ini memaksa Balai Besar TNBTS menutup seluruh akses wisata Gunung Bromo sejak Sabtu (8/8) pukul 22.00 WIB.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Menhut Raja Juli Buka Lagi Wisata Bromo Hanya 4 Hari Setelah Kebakaran 1.120 Hektar Padam
Indonesia
Kendala Utama Pemadaman Kebakaran Bromo, Pasokan Air Cuma dari Danau Ranu Pani
Kendala utama pemadaman adalah keterbatasan sumber air, yang saat ini hanya bisa mengandalkan pasokan dari Danau Ranu Pani.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Kendala Utama Pemadaman Kebakaran Bromo, Pasokan Air Cuma dari Danau Ranu Pani
Indonesia
Modifikasi Cuaca Pemadaman Kebakaran Bromo Paling Cepat Bisa Dilakukan 10 Hari Lagi
Kebakaran hutan di TNBTS Bromo-Semeru meluas hingga 530 hektar. OMC belum bisa dilakukan karena awan konvektif belum terbentuk
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Modifikasi Cuaca Pemadaman Kebakaran Bromo Paling Cepat Bisa Dilakukan 10 Hari Lagi
Indonesia
7 Hari Kobaran Api Makin Mengganas, Kawasan Bromo-Semeru Ditutup Total
Kebakaran hutan di Bromo-Semeru meluas hingga 176 hektare. Balai Besar TNBTS menutup seluruh akses masuk wisata.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
7 Hari Kobaran Api Makin Mengganas, Kawasan Bromo-Semeru Ditutup Total
Bagikan