Ribuan Personel Gabungan Kawal Pendaftaran Bacapres di KPU

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 19 Oktober 2023
Ribuan Personel Gabungan Kawal Pendaftaran Bacapres di KPU

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro mengawasi para pendukung dan warga yang berdatangan di sekitar KPU RI, Jakarta, Kamis (19/10). ANTARA/Nadia Putri Rahmani

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi membuka pendaftaran bakal calon presiden-bakal calon wakil presiden mulai Kamis (19/10).

Untuk mengamankan jalannya proses pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Polda Metro Jaya mengerahkan 2.411 personel gabungan yang berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat dan TNI serta unsur terkait dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Baca Juga

Paloh Ungkap Sinisme, Keraguan Dalam Proses Pemasangan AMIN

"Pengerahan pasukan ini terbagi menjadi 3 zona dengan 13 sektor pengamanan yang terfokus pada rute perjalanan bacapres/bacawapres," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Susatyo juga mengatakan bahwa Kepolisian menyiapkan personel yang berkeliling apabila terjadi insiden yang tidak diinginkan pada hari ini.

Selain itu, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya melakukan sistem buka tutup dan pengalihan arus pada ruas jalan apabila terjadi stagnasi pada jalur dan rute di sekitar Gedung KPU tersebut.

Susatyo pun mengimbau kepada masyarakat untuk dewasa dalam berpolitik dan berdemokrasi. "Beda pilihan adalah hal yang wajar dalam iklim berdemokrasi. Mari jaga persatuan dan kesatuan bangsa demi utuhnya NKRI," kata dia.

TMC Polda Metro Jaya melalui Instagram di @tmcpolda, Rabu (18/10) malam mengumumkan adanya rute pengalihan arus lalu lintas di Jalan Imam Bonjol pada Kamis pukul 06.00 WIB hingga selesai.

Baca Juga

Diantar Ribuan Orang Daftar ke KPU, Anies Didoakan jadi Presiden

Rute pengalihan arus lalu lintas di kawasan KPU RI adalah sebagai berikut:

1. Kendaraan yang datang dari arah Bundaran HI menuju Jalan Imam Bonjol dialihkan ke Jalan H Agus Salim atau Jalan Pamekasan

2. Kendaraan yang datang dari arah Jalan H Agus Salim menuju Jalan Imam Bonjol diluruskan ke Jalan Pamekasan atau belok ke kanan ke arah Bundaran HI

3. Kendaraan yang datang dari arah Jalan Rasuna Said menuju Jalan Imam Bonjol diluruskan ke Jalan Hos Cokroaminoto atau belok ke kanan arah Jalan Diponegoro.

4. Kendaraan yang datang dari arah Jalan Diponegoro menuju Bundaran HI dialihkan ke kiri Jalan Rasuna Said atau ke kanan arah Jalan HOS Cokroaminoto. (*)

Baca Juga

Pj Heru Ingatkan ASN DKI Wajib Netral, Tidak Boleh Pasang Foto Capres-Cawapres

#Polda Metro Jaya #Komisi Pemilihan Umum
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya Kerahkan 8.095 Personel untuk Amankan Sidang Tahunan MPR/DPR
Polda Metro Jaya mengerahkan 8.095 personel untuk mengamankan sidang tahunan MPR/DPR.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Kerahkan 8.095 Personel untuk Amankan Sidang Tahunan MPR/DPR
Indonesia
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Gaya kedua tersangka pun tampak sama-sama memakai topi dengan masker yang menutupi wajah bagian bawah
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Indonesia
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Polda Metro Jaya melakukan ekshumasi makam Sutrimo di Banyumas. Tim forensik memeriksa jenazah dan sampel lingkungan untuk mencari penyebab kematian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Indonesia
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Ekshumasi makam dilakukan 12 Agustus 2026 di Banyumas untuk mengungkap dugaan kematian tidak wajar Sutrimo ART eks Jampidsus.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Indonesia
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Kasus kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta resmi ditangani Polda Metro Jaya. Olah TKP dilakukan tim gabungan
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Indonesia
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Pemeriksaan lanjutan salah satunya akan menyasar keluarga Sutrimo di Banyumas.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Indonesia
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Polda Metro Jaya meningkatkan kasus kematian eks ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ke tahap penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah S.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Indonesia
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Sutrimo tewas misterius tak lama setelah kasus dugaan korupsi yang melibatkan majikannya terbongkar.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Indonesia
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
995 pucuk diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 millimeter.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
Indonesia
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Polda Metro Jaya menegaskan patroli skala besar dan penyekatan di perbatasan Jakarta bukan karena isu gangguan keamanan, melainkan langkah preventif kepolisian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Bagikan