Ribuan Nelayan Lhokseumawe Kantongi Kartu Nelayan
Sejumlah nelayan hendak menurunkan hasil tangkapan ikannya. ( ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Sebanyak 2.515 nelayan di kota Lhokseumawe Provinsi Aceh telah mengantongi Kartu Tanda Nelayan (KTN) yang dikeluarkan oleh Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Pangan (DKPPP) kota Lhokseumawe.
Kasi Kelautan pada DKPPP Kota Lhokseumawe, Alamsyah mengatakan bahwa nelayan Lhokseumawe yang telah mengantongi Kartu Tanda Nelayan (KTN) tersebar di semua kawasan pesisir Kota Lhokseumawe mulai dari Kecamatan Blang Mangat, Banda Sakti dan Kecamatan Muara Satu.
Jumlah nelayan di kota Lhokseumawe diperkirakan berjumlah lebih banyak dan diperkirakan mencapai 3.500 orang akan tetapi yang mendaftarkan diri untuk pembuatan KTN hanya 2.515 orang nelayan.
"Kita perkirakan lebih kurang ada sekitar 3.500 orang nelayan di Kota Lhokseumawe. Namun masih ada sebagian kecilnya yang belum mendaftar untuk mengurus dan diterbitkan kartu nelayan," kata Alamsyah di Loukseumawe, Rabu (12/4).
Ia menambahkan bahwa untuk mengurus Kartu Nelayan tidaklah sulit di mana nelayan hanya perlu menyerahkan foto kopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta pekerjaan di KTP tertera "Nelayan", foto kopi Kartu Keluarga (KK) serta foto diri.
"Di KTP harus tertulis jenis pekerjaan adalah nelayan atau sejenisnya. Di luar daripada itu, tidak bisa mengurus Kartu Nelayan karena Kartu Nelayan memang diperuntukkan untuk nelayan," tandasnya.
Alamsyah menambahkan bahwa Kartu Nelayan sangat penting dimiliki oleh nelayan sebagai identitas bagi nelayan dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari.
Apabila ada pemeriksaan di laut maka kartu tersebut dapat digunakan sebagai identifikasi serta apabila terjadi sesuatu dapat diketahui indetitas dan alamatnya.
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Kebakaran Gambut Aceh Makin Parah, BPBD Sulit Atasi Tiupan Angin
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Jembatan Bailey Kutablang Aceh Kini Dijaga 24 Jam, Gara-Gara Ini!
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan Ribuan Warga di Aceh Masih Mengungsi Setelah 2 Bulan Lalu di Terjang Banjir
Baleg DPR Dorong Konsideran UU Pemerintahan Aceh tak Dihapus dalam Revisi
Akses Air Bersih Warga Aceh Dikebut, Pemerintah Tambah 57 Titik Sumur Bor
Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman