Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Belum Diputuskan, Masih Disempurnakan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 April 2026
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Belum Diputuskan, Masih Disempurnakan

Perjalanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.(foto: dok PT KCIC)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Skema restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh saat ini masih belum ada keputusan. Pemerintah tengah berada dalam tahap penyempurnaan (fine-tuning).

Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) Rosan Roeslani mengungkapkan, restrukturisasi akan disampaikan langsung Pak Menko Infra (Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono.

Rosan menegaskan, terkait potensi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam skema pembayaran utang tersebut, Rosan enggan untuk memberikan tanggapan.

Ia mengatakan, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono yang akan memberikan detil lebih lanjut terkait hal tersebut.

Baca juga:

Menteri Purbaya Tolak Tawaran Pinjaman Utang dari IMF-Bank Dunia

“Nanti nanti disampaikan langsung, ya,” ujar dia singkat.

Rosan mengatakan, pembicaraan terkait upaya penyelesaian utang Whoosh pun telah didiskusikan bersama pemerintah China.

“Waktu itu sudah meeting oleh Pak Menko Infra, Pak Menteri Keuangan (Purbaya Yudhi Sadewa), dan juga kami (Danantara). Solusinya sudah ada, dan itu akan ditindaklanjuti oleh tim untuk bicara dengan pihak China,” kata Rosan.

“Solusinya sudah ada dan kemarin kita juga sudah sounding. Insya Allah ini bisa selesai,” ujar pria yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM itu menambahkan.

Menkeu Purbaya mengungkapkan restrukturisasi utang proyek Whoosh telah rampung. Diklaim Menkeu, Pemerintah telah menyampaikan hasil tersebut kepada pemerintah China.

Langkah ini ditempuh untuk menjaga hubungan bilateral jangka panjang serta kepercayaan antara kedua negara.

#Utang #Kereta Cepat #Whoosh
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Akui Ada Dilema Soal Kereta Api Cepat, Kota Cecil Tidak Terlayani Kereta Api
"Kadang-kadang dilema, ingin kereta api cepat, akhirnya kota-kota kecil tidak terlayani. Kereta api Indonesia harus benar-benar berpikir, utuh, komprehensif," tutur Presiden.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Presiden Akui Ada Dilema Soal Kereta Api Cepat, Kota Cecil Tidak Terlayani Kereta Api
Indonesia
Hati-Hati Marak Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp, Begini Modusnya!
KCIC mengimbau masyarakat waspada penipuan tiket Whoosh lewat WhatsApp. Pelaku gunakan logo dan jadwal palsu, arahkan pembayaran ke rekening pribadi. Tiket resmi hanya di kanal KCIC.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Hati-Hati Marak Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp, Begini Modusnya!
Indonesia
Dikritik Mendagri Soal Rencana Surat Utang, Gubernur Pramono: Sudah Bulat
enerbitan obligasi merupakan salah satu skema pembiayaan kreatif (creative financing) yang disiapkan Pemprov DKI agar pembangunan tetap berjalan meski ada potongan Dana Bagi Hasil
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Dikritik Mendagri Soal Rencana Surat Utang, Gubernur Pramono: Sudah Bulat
Indonesia
Purbaya Pastikan Pembayaran Utang Whoost Tidak Bebani APBN
Menkeu mengisyaratkan pemerintah akan memanfaatkan berbagai instrumen di luar APBN, termasuk melalui Special Mission Vehicle (SMV).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Purbaya Pastikan Pembayaran Utang Whoost Tidak Bebani APBN
Indonesia
Diserahkan ke Kemenkeu, Purbaya Janji Urusan Kereta Cepat Beres
Purbaya belum bisa memberikan informasi lebih rinci lantaran proses penyerahan KCIC belum rampung
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Diserahkan ke Kemenkeu, Purbaya Janji Urusan Kereta Cepat Beres
Indonesia
Rasio Utang Pemerintah Terus Meningkat, Tercatat Telah Capai 40,54 Persen PDB
Menkeu dalam merespons kekhawatiran sejumlah fraksi DPR RI soal rasio utang yang kian meningkat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Rasio Utang Pemerintah Terus Meningkat, Tercatat Telah Capai 40,54 Persen PDB
Indonesia
Jakarta Mau Terbitkan Surat Utang Daerah Rp 3,5 Triliun, Dana Buat Proyek Prioritas
Obligasi daerah yang diterbitkan diyakini akan disambut baik oleh para investor
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Jakarta Mau Terbitkan Surat Utang Daerah Rp 3,5 Triliun, Dana Buat Proyek Prioritas
Indonesia
Meriahkan HUT DKI Jakarta, KCIC Hadirkan Seni Budaya Betawi di Kereta dan Stasiun Whoosh
Di dalam perjalanan Whoosh, penumpang disuguhi pertunjukan khas Betawi, seperti seni tari, fashion show busana adat Betawi oleh Abang None Jakarta Timur.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
Meriahkan HUT DKI Jakarta, KCIC Hadirkan Seni Budaya Betawi di Kereta dan Stasiun Whoosh
Indonesia
Pemerintah Cari Utang Dari Panda Bond Senilai USD 1 Miliar, Bakal Ditambah Jika Pasar Merespon
Popularitas "Panda Bonds" meningkat dalam beberapa tahun terakhir seiring upaya internasionalisasi yuan oleh pemerintah China.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Pemerintah Cari Utang Dari Panda Bond Senilai USD 1 Miliar, Bakal Ditambah Jika Pasar Merespon
Indonesia
AIIB Kasih Utang Rp281 Triliun, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Cuma Pinjaman Normal Bukan Jebakan Batmen
Komitmen pembiayaan jangka panjang ini sekaligus mematahkan keraguan publik global terhadap ketahanan ekonomi domestik
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
AIIB Kasih Utang Rp281 Triliun, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Cuma Pinjaman Normal Bukan Jebakan Batmen
Bagikan