Respons Putin Terhadap Pinjaman Dana dari Negara G7 untuk Ukraina

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 14 Juni 2024
Respons Putin Terhadap Pinjaman Dana dari Negara G7 untuk Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin. ANTARA/Xinhua/pri.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam perjanjian negara-negara Barat karena memberikan paket pinjaman dana kepada Ukraina dengan menggunakan aset-aset Rusia. Putin berjanji akan melakukan pembalasan terkait hal ini.

Putin mengatakan para pemimpin di negara Barat sedang mencoba memberikan semacam dasar hukum untuk pembekuan aset. Ia memaparkan ini berarti selain Rusia negara mana pun bisa menjadi korban berikutnya dan dihukum dengan pembekuan aset, demikian diberitakan Al Jazeera, Jumat (14/6).

Sebelumnya, negara-negara anggota G7 menyetujui kesepakatan garis besar paket pinjaman senilai USD 50 miliar untuk Ukraina menggunakan bunga dari aset negara Rusia yang dibekukan.

G7 terdiri dari Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat. Uni Eropa juga berpartisipasi dalam semua diskusi.

Baca juga:

Kim Jong-un Beri Ucapan Selamat 'Victory Day' kepada Putin, Bentuk Dukungan Korut Terhadap Rusia

Menyusul pengumuman pada KTT tahunan G7 di Italia, Presiden AS Joe Biden mengatakan perjanjian aset yang dibekukan adalah hasil signifikan dan pengingat lain bagi Putin bahwa negara-negara barat tidak akan diam terhadap perang di Ukraina.

Rincian perjanjian pinjaman dana tersebut diharapkan selesai dalam beberapa minggu mendatang, dan uang tersebut diperkirakan akan sampai ke Ukraina pada akhir tahun ini.

Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menolak kesepakatan tersebut. Ia menegaskan kesepakatan tersebut hanya 'secarik kertas'.

“Perjanjian ini tidak ada artinya. Mereka tidak memiliki kekuatan hukum,” kata Zakharova seperti dikutip kantor berita Rusia. (ikh)

#Vladimir Putin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Presiden Prabowo Subianto di EEF 2026 mengaitkan pepatah Rusia Odin v pole ne voin dengan filosofi gotong royong Indonesia.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Indonesia
Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi di Indonesia ke Perusahaan Rusia
Presiden Prabowo Subianto mengundang perusahaan Rusia berinvestasi di 138 blok eksplorasi energi Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi di Indonesia ke Perusahaan Rusia
Indonesia
Putin Memandang Indonesia sebagai Mitra Kunci Rusia di Kawasan Asia Pasifik
Menurut Putin, kerja sama bilateral Indonesia dan Rusia terus dikembangkan melalui Komisi Bersama Rusia–Indonesia di bidang ekonomi, perdagangan, dan kerja sama teknis.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Putin Memandang Indonesia sebagai Mitra Kunci Rusia di Kawasan Asia Pasifik
Dunia
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Presiden Putin menyebut Ukraina telah kehilangan 8.000 hingga 12.000 tentara setiap bulan dalam konflik yang berlangsung sejak tahun 2022 silam.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Berita Foto
Presiden Prabowo bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin bahas Kemitraan RI-Rusia
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin sebelum melakukan pertemuan di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 03 September 2026
Presiden Prabowo bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin bahas Kemitraan RI-Rusia
Indonesia
'Maksi Bareng' di Vladivostok, Prabowo Minta Maaf ke Putin Absen Saat Perayaan Hari Nasional Rusia
Presiden Putin menyambut hangat kehadiran Prabowo sebagai tamu kehormatan utama di Eastern Economic Forum (EEF) ke-11.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
'Maksi Bareng' di Vladivostok, Prabowo Minta Maaf ke Putin Absen Saat Perayaan Hari Nasional Rusia
Indonesia
Bertemu Putin, Presiden Prabowo Bangga Indonesia Bisa Tingkatkan Kemitraan Strategis dengan Rusia
Prabowo mengatakan hubungan kedua negara terus mengalami peningkatan, termasuk di bidang ekonomi dan perdagangan.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Bertemu Putin, Presiden Prabowo Bangga Indonesia Bisa Tingkatkan Kemitraan Strategis dengan Rusia
Indonesia
Putin Pastikan Rusia Siap Kerja Sama dengan Indonesia Kembangkan Potensi Nuklir
Rusia memberikan perhatian pengembangan kerja sama bilateral di sejumlah bidang, mulai dari pertanian, pembangunan kapal, teknologi digital hingga energi.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Putin Pastikan Rusia Siap Kerja Sama dengan Indonesia Kembangkan Potensi Nuklir
Indonesia
Presiden Prabowo Makan Siang Bareng Putin Hari ini, Bahas Kerja Sama Strategis yang Untungkan 2 Negara
Agenda makan siang sekaligus diskusi ini dimanfaatkan kedua kepala negara untuk mempererat hubungan diplomatik dan memperluas kemitraan strategis antara Jakarta dan Moskow.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Presiden Prabowo Makan Siang Bareng Putin Hari ini, Bahas Kerja Sama Strategis yang Untungkan 2 Negara
Indonesia
Bertemu Putin, Prabowo Ungkap Komitmen Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan Rusia
Presiden Vladimir Putin bertemu Prabowo Subianto di Vladivostok. Keduanya membahas penguatan kerja sama Indonesia-Rusia di berbagai sektor.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Bertemu Putin, Prabowo Ungkap Komitmen Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan Rusia
Bagikan