RESONATION 2017, Dorong Perempuan Capai Impian

 Irene Gianov Irene Gianov - Sabtu, 29 April 2017
RESONATION 2017, Dorong Perempuan Capai Impian

Konferensi pers "RESONATION 2017" di Hotel Fairmont, Jakarta. Kiri ke kanan: Nina Moran, Sophia Amoruso, Stephanie Kurlow, Johan Ekengård, moderator (Foto MP/Irene Gianov)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Siapa bilang perempuan tidak bisa melakukan banyak hal dan menginspirasi banyak orang? Nina Moran, co-founder Aprilis Co.—yang menerbitkan majalah GoGirl!—membentuk RESONATION. Ia berpartner dengan Vera Shiska, Anggra Tidayoh, dan Larry Titus. RESONATION ini merupakan konferensi untuk mendorong dan menginspirasi perempuan Indonesia. Tujuannya, supaya mereka bisa merefleksikan dan menghadapi berbagai hal yang menghalangi dalam mencapai impian.

"Saya mendirikan ini karena berharap perempuan juga bisa bermimpi besar. Ingin agar perempuan punya akses, bisa bertanya, bisa melewati batasan-batasan. Agar, mereka pun bisa menyampaikan mimpi dan aspirasinya," ujar Nina Moran mengawali konferensi pers RESONATION di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Jumat (28/4).

Tahun ini, RESONATION diadakan Sabtu (29/4), pukul 08.00-18.30, di The Kasablanka Hall, Mall Kasablanka, Jakarta Selatan. Bertemakan What's Stopping You, RESONATION 2017 bertujuan agar mereka bisa merefleksikan dan menghadapi berbagai hal yang menghalangi dalam mencapai impian. Acara terdiri dari tiga sesi—Morning Session, Afternoon Session, dan Reflection Session—dengan menghadirkan lebih dari 10 pembicara inspiratif dan puluhan mentor di sesi refleksi.

Akan hadir Sophia Amoruso (pendiri komunitas Girl Boss dari Amerika Serikat), Stephanie Kurlow (balerina berhijab pertama di dunia), Clair Deevy (Head of Economic Growth Initiatives Facebook Asia Pasifik), dan masih banyak perempuan tangguh lainnya, lokal maupun internasional.

Beberapa narasumber pria pun dihadirkan untuk berbagi sudut pandang. Beberapa di antaranya Henry Manampiring (penulis buku The Alpha Girl’s Guide), Johan Ekengård (satu dari 24 ayah Swedia yang terpilih dalam proyek The Swedish Dads), sampai Ashraf Sinclair (aktor dan investor 500 Startups).

“Jika seminar biasa hanya menceritakan kesuksesan seseorang, RESONATION akan menceritakan jatuh bangun seseorang, serta mengapresiasi mereka yang bangkit kembali dan menjalani kehidupannya. Juga, mereka yang jadi bukti hidup bahwa tidak ada yang mustahil bagi mereka yang berkeinginan kuat,” Nina menambahkan.

Bagi Anda yang tertarik, pendaftaran di hari pelaksanaan dapat langsung menuju lokasi, dibuka mulai pukul 07.30. Harga tiket terbagi dalam golongan silver (Rp650 ribu), gold (Rp950 ribu), dan platinum (Rp1,2 juta)—tidak termasuk makanan dan minuman. Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai konferensi inspiratif ini, silakan Sahabat Merahputih kunjungi www.resonation.id.

#Perempuan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
11,54 Juta Perempuan Indonesia Jadi Kepala Keluarga, Kesenjangan Bisa Melebar
Komposisi penduduk laki-laki mencapai 50,47 persen, sementara perempuan sebesar 49,53 persen. Sementara itu, perempuan dewasa berusia 18-59 tahun sekitar 29,57 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
11,54 Juta Perempuan Indonesia Jadi Kepala Keluarga, Kesenjangan Bisa Melebar
Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Lifestyle
Tren Video Podcast Buka Ruang Baru bagi Kreator Perempuan di Indonesia
Secara global, lebih dari 250 juta pengguna telah menyaksikan video podcast di Spotify.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Maret 2026
Tren Video Podcast Buka Ruang Baru bagi Kreator Perempuan di Indonesia
Indonesia
Kekerasan Pada Anak dan Perempuan Kian Melonjak, Pengaduan ke Komnas Perempuan Naik 10 Persen
Pengaduan kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan yang diterima Komnas Perempuan selama 2025 naik 10 persen dengan total 4.597 kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Maret 2026
Kekerasan Pada Anak dan Perempuan Kian Melonjak, Pengaduan ke Komnas Perempuan Naik 10 Persen
Fun
Sinopsis Film Alone, Jules Willcox Terjebak Kucing-Kucingan dengan Kematian
Tanpa banyak dialog dan minim bantuan, Alone menyoroti naluri bertahan hidup manusia harus menghadapi ancaman di tempat terisolasi.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Februari 2026
Sinopsis Film Alone, Jules Willcox Terjebak Kucing-Kucingan dengan Kematian
Bagikan