MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik pada Kamis (9/4). Fasilitas tersebut berlokasi di Desa Tempurejo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dan dikelola oleh PT VKTR Sakti Industries.
Pabrik ini menjadi bagian dari pengembangan industri kendaraan listrik nasional. PT VKTR Sakti Industries merupakan anak usaha dari PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk yang berfokus pada produksi kendaraan listrik, khususnya bus listrik untuk transportasi massal.
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo didampingi sejumlah pejabat, di antaranya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Baca juga:
Presiden Prabowo Rencanakan Groundbreaking 21 Proyek Penghliran pada April 2026
Setibanya di lokasi, Presiden disambut Komisaris Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, Anindya Bakrie. Bersama Anindya, Prabowo langsung meninjau sejumlah fasilitas produksi di dalam pabrik.
Selama peninjauan, Prabowo tampak serius menyimak penjelasan terkait proses produksi dan pengembangan kendaraan listrik. Ia beberapa kali terlihat mengamati detail lini perakitan yang tengah berjalan.
Perhatian Presiden sempat tertuju pada satu unit bus listrik berwarna biru yang diproduksi untuk operasional TransJakarta. Prabowo kemudian menaiki bus tersebut untuk melihat langsung kondisi interior serta fasilitas yang akan digunakan masyarakat.
Di dalam bus, Prabowo duduk di salah satu kursi penumpang sambil mendengarkan penjelasan mengenai spesifikasi teknis dan fitur kendaraan listrik tersebut.
Baca juga:
Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik Berkapasitas 10.000 Unit di Magelang
Setelah itu, ia melanjutkan peninjauan ke sejumlah kendaraan listrik lainnya, seperti ekskavator, truk, dan mobil travel.
Usai meninjau fasilitas, Prabowo menuju lokasi acara sambil menyapa para tamu undangan serta pekerja PT VKTR Sakti Industries.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi momen peresmian fasilitas produksi, tetapi juga dimanfaatkan Presiden untuk melihat langsung proses perakitan kendaraan listrik dalam negeri.
Langkah tersebut sekaligus menegaskan dorongan pemerintah dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional. (Pon)