Pemilu 2019

Resmi Bergabung, PDI Perjuangan Minta BTP Tahan Syahwat Politik

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 08 Februari 2019
 Resmi Bergabung, PDI Perjuangan Minta BTP Tahan Syahwat Politik

BTP di kantor DPD PDI Perjuangan Bali (Antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno meminta Basuki Tjahaja Purnama atau BTP menahan syahwat politiknya untuk terjun langsung dalam politik praktis usai resmi bergabung ke PDI Perjuangan.

Politik praktis yang dimaksud adalah ikut mengkampanyekan pasangan calon nomor 01 Jokowi-Ma'ruf.

"Kita lihat nanti. Kami hanya minta yang bersangkutan sabar, tidak terjebak dalam ketergesagesaan dan tidak terburu nafsu," kata Hendrawan saat ditanya apakah bergabungnya BTP akan menguatkan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf.

Anggota Komisi XI DPR RI ini mengaku sudah mendapat informasi bahwa BTP telah menyelesaikan syarat administrasinya untuk menjadi kader partai banteng moncong putih.

BTP ketika mendatangi Kantor DPD PDI Perjuangan Bali
BTP ketika mendatangi kantor DPD PDI Perjuangan Bali (Foto Antaranews)

"Namun soal KTA tentu harus dicek. Ini soal administrasi keanggotaan. Saya mendapat info, Ahok sudah punya KTA. Jadi secara administratif sudah tak ada soal," terangnya, Kamis (8/2).

Namun demikian, Hendrawan menilai, BTP sebetulnya sudah menjadi kader jauh sebelum itu. Melihat corak perjuangan BTP yang sejalan dengan cita-cita kebangsaan, kerakyatan dan keadilan, maka dia sejatinya sudah menjadi keluarga PDI Perjuangan.

"Kalau kader diartikan sebagai orang yang memahami dan menerima ideologi PDIP seperti yang dinyatakan dalam AD/ART, tentu sudah lama (jadi kader), Ini soal administrasi keanggotaan (KTA) tentu harus dicek," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu resmi menyatakan diri bergabung ke PDIP setelah fotonya sedang memegang KTA PDIP beredar.

BTP diketahui menyambangi kantor DPD PDIP Bali bersama Ketua DPD DKI Jakarta Ady Wijaya (Aming) Kamis (8/2). Seusai pertemuan dengan jajaran DPD Bali itulah BTP menunjukkan sudah memiliki KTA PDI Perjuangan.

Terpisah, Staf BTP Ima Mahdiah membenarkan kepemilikan KTA PDIP tersebut.

"Dari 26 Januari sudah punya (KTA)," kata Ima.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Diam-Diam Ustaz Sambo Ambil Foto Prabowo Jumatan

#PDI Perjuangan #Basuki Tjahaja Purnama #PDIP
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Kulturanesia menggelar pemutaran film Ghost in the Cell dalam rangka merayakan bulan Bung Karno.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh membedakan pemenang tender berdasarkan latar belakang politik.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Indonesia
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
TB Hasanuddin menilai Perpres 8/2026 berpotensi multitafsir dan bisa menimbulkan labelisasi ekstremisme terhadap masyarakat.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
Indonesia
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Ambang batas parlemen ideal 38 kursi dengan PT nasional 5,5–6 persen
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Indonesia
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
PDIP merespons usulan ambang batas parpol 13 kursi di DPR. PDIP mengatakan, bahwa harus ada kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama untuk mendorong perubahan yang berpihak kepada rakyat kecil.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Indonesia
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Di Indonesia sendiri, sejarah perjuangan buruh juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Bagikan