Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo Tak Kunjung Terealisasi, Gerindra: Keduanya Sibuk

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 09 Juli 2019
Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo Tak Kunjung Terealisasi, Gerindra: Keduanya Sibuk

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Foto: Biro Pers Setpres

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan komunikasi terakhir antara perwakilan kubu Jokowi dan Prabowo belum menemukan kecocokan waktu. Jadwal Jokowi maupun Prabowo masih padat.

Pertemuan keduanya bisa terjadi pada bulan Juli seperti yang dikatakan kubu Jokowi, atau pada bulan-bulan ke depan.

"Bisa lebih cepat pada bulan-bulan ini dan bisa agak lambat. Akan tetapi, yang pasti terus terang saya belum bisa memperkirakan karena keduanya kesibukannya sangat padat sekali," kata Muzani di Jakarta, Selasa (9/7).

BACA JUGA: Golkar Nilai Usul Kepulangan Rizieq Sebagai Prasyarat Rekonsiliasi Tak Relevan

Sehingga, pertemuan Prabowo dan Jokowi menunggu kecocokan waktu kedua tokoh tersebut. "Pertemuan Prabowo dan Jokowi pada saatnya pasti akan terjadi, dan saya memprediksi pertemuan ini akan terjadi. Namun, kapannya, itu yang saya belum bisa karena kesibukan keduanya," jelas dia.

Pertemuan keduanya bukan sesuatu yang sulit karena pernah terjadi pada tahun 2014, yaitu 3 hari sebelum Jokowi dilantik sebagai presiden dan momentum tersebut akan terjadi.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) memberi hormat ala militer kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta saat pelantikan Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan pada Senin (16/10). (Foto: Biro Pers Setpres)

Muzani yang juga Wakil Ketua MPR RI menilai ide untuk mempertemukan dan saling manyatukan dua kubu pasca-Pilpres 2019 merupakan langkah yang sangat baik.

Hal itu, sebagaimana dikutip Antara, karena secara sadar atau tidak, terjadi pembelahan di tengah masyarakat akibat dari proses Pemilu 2019, ada pendukung 01 dan pendukung 02 sehingga keperluan untuk menyatukan menjadi sesuatu yang dianggap sebagai sebuah kebutuhan.

BACA JUGA: Pulangkan Habib Rizieq Masuk Agenda Rekonsiliasi, Ini Reaksi PDIP dan PKB

"Namun, saya kira sebagai sebuah bangsa yang saling bersaudara dan memiliki kepentingan harmoni satu sama lain, masyarakat sudah saling mulai merasakan adanya keperluan untuk saling menghargai satu sama lain. Saya kira harmonisasi di antara masyarakat sudah mulai terjadi, bahkan di tingkat mana pun," katanya. (*)

#Prabowo Subianto #Presiden Jokowi #Partai Gerindra
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menelepon Presiden Prabowo Subianto, memuji Indonesia sebagai negara paling konsisten membela Palestina.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Indonesia
Demi Jaga Kepercayaan Investor Global, Prabowo Dorong Reformasi Regulasi Hilirisasi
Pemerintah dorong reformasi regulasi, hilirisasi, dan jaga stabilitas sosial politik untuk memperkuat ekonomi nasional.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Demi Jaga Kepercayaan Investor Global, Prabowo Dorong Reformasi Regulasi Hilirisasi
Indonesia
MBG Diminta Setop Sementara, Ekonom Soroti Anggaran hingga Kasus Keracunan
Ekonom Achmad Nur Hidayat meminta program MBG dihentikan sementara. Ia menyoroti anggaran hingga kasus keracunan.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
MBG Diminta Setop Sementara, Ekonom Soroti Anggaran hingga Kasus Keracunan
Indonesia
Pemerintah Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Tidak Naik, Bahlil Ungkap Alasannya
Pemerintah memastikan harga Pertalite dan Biosolar tidak naik. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan alasannya.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
Pemerintah Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Tidak Naik, Bahlil Ungkap Alasannya
Indonesia
Sudah Bayar Rp 1 Triliun, Dudung Sebut Ribuan Motor Listrik MBG Masih dalam Perakitan
Ribuan motor listrik MBG kini masih dalam proses perakitan. Meski tersandung kasus korupsi, tetapi nasib motor listrik itu menunggu keputusan Prabowo.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Sudah Bayar Rp 1 Triliun, Dudung Sebut Ribuan Motor Listrik MBG Masih dalam Perakitan
Indonesia
Cocoklogi Prabowo di Hari Ultah HIPMI, Salah Hitung 10+6=17 Ujungnya Jadi 8
Presiden Prabowo Subianto kembali menyinggung angka 8 yang dianggapnya sebagai simbol keberuntungan.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Cocoklogi Prabowo di Hari Ultah HIPMI, Salah Hitung 10+6=17 Ujungnya Jadi 8
Indonesia
Terima Surat Surat Kepercayaan Duta Besar 9 Negara, Prabowo Tegaskan Prinsip Dasar Diplomatik RI
Presiden Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari sembilan duta besar negara sahabat.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Terima Surat Surat Kepercayaan Duta Besar 9 Negara, Prabowo Tegaskan Prinsip Dasar Diplomatik RI
Indonesia
UU Polri Disahkan, Kapolri Berpeluang Menjabat Lebih Lama Lewat Keputusan Presiden
DPR resmi mengesahkan UU Polri. Dalam aturan itu, masa jabatan Kapolri berpeluang diperpanjang sesuai keputusan presiden.
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
UU Polri Disahkan, Kapolri Berpeluang Menjabat Lebih Lama Lewat Keputusan Presiden
Indonesia
DPR Titip Pesan ke Said Iqbal, Fokus Bereskan PHK hingga Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
Said Iqbal mendapat tugas berat usai dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Buruh.
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
DPR Titip Pesan ke Said Iqbal, Fokus Bereskan PHK hingga Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bisa Bubarkan DPR Lewat Dekrit, Benarkah?
Presiden RI, Prabowo Subianto, dikabarkan bisa membubarkan DPR lewat dekrit. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bisa Bubarkan DPR Lewat Dekrit, Benarkah?
Bagikan