MerahPutih.com – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menjaga kepercayaan pasar internasional dengan memperbaiki iklim investasi dan memperkuat stabilitas ekonomi nasional.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut penerbitan obligasi global oleh Danantara yang mendapat respons positif dari Amerika, Eropa, dan Asia menjadi bukti kuat bahwa investor global masih melirik Indonesia.
Baca juga:
Prabowo dan Presiden Jerman Sepakat Perkuat Perdagangan dan Investasi Indonesia-Jerman
"Membuktikan bahwa kepercayaan investor, baik dari Amerika, Eropa, maupun Asia terhadap Indonesia masih sangat kuat. Ini sesuatu yang patut kita syukuri," kata Prasetyo di Jakarta, Selasa (16/6).
Reformasi Regulasi dan Perizinan
Menurut dia, pemerintah juga mendorong reformasi struktural melalui penyederhanaan regulasi dan perizinan. Presiden Prabowo Subianto, lanjut dia, konsisten meminta jajaran pemerintah memangkas hambatan birokrasi yang selama ini menghambat pertumbuhan investasi.
Bapak Presiden berkali-kali mengingatkan bahwa kita harus terus mempermudah proses perizinan agar iklim investasi berkembang lebih baik dan ekosistem ekonomi nasional semakin kompetitif,
Mensesneg Prasetyo Hadi
Hilirisasi dan Stabilitas Sosial Politik
Agenda prioritas lain adalah hilirisasi dan industrialisasi untuk mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah dan impor produk bernilai tambah tinggi. Produk hilirisasi diharapkan meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri, memperkuat ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga:
Prasetyo menekankan bahwa stabilitas politik, sosial, dan ekonomi menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan investasi. Dia mengajak masyarakat, pelaku usaha, dan investor untuk bersama-sama mendukung upaya pemerintah.
Bekerja sama dan bekerja keras untuk memulihkan sekaligus memperkuat ekonomi Indonesia,
Mensesneg Prasetyo Hadi.
(Knu)