MerahPutih.com - Persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terus dimatangkan. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan gladi kotor digelar di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/8).
Latihan tersebut mencakup berbagai rangkaian acara, termasuk atraksi udara yang melibatkan puluhan pesawat dan helikopter.
“Jadi hari ini kita lanjut untuk latihan gladi kotor. Tadi mulai jam pukul 08.00 WIB sudah kita mulai. Nah, baru saja juga kita saksikan, termasuk latihan untuk demo udara yang diikuti oleh kurang lebih 81, baik pesawat maupun helikopter yang kita miliki,” ujar Pras di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/8).
Baca juga:
Jelang HUT ke-81 RI, Istana Merdeka Dipoles Nuansa Merah Putih
Apresiasi untuk Pilot dan Penerbang TNI
Pras turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel TNI, khususnya para pilot dan penerbang yang terlibat dalam atraksi udara tersebut.
Menurutnya, menerbangkan pesawat tempur bukan tugas ringan karena memiliki risiko keselamatan yang tinggi.
“Perlu kita sadari bahwa menerbangkan terutama pesawat tempur itu bukan sesuatu hal yang ringan,” katanya.
Pras menilai para pilot dan penerbang TNI menjalankan tugas tersebut dengan penuh kebanggaan sekaligus menunjukkan kesiapan sumber daya manusia.
“Yang itu mempertaruhkan keselamatan, tapi kita merasakan terbang dengan penuh kebanggaan,” ujar Pras.
Tiga Helikopter Sempat Bikin Deg-degan
Dalam latihan tersebut, sejumlah manuver pesawat dan helikopter turut dilakukan.
Salah satunya adalah manuver tiga helikopter yang terbang dalam posisi saling berdekatan. Manuver tersebut sempat membuat suasana menegangkan, tetapi seluruh rangkaian latihan berjalan lancar.
Tadi beberapa juga ada manuver yang sempat bikin deg-degan juga, tiga heli yang saling berdekatan, dan alhamdulillah,
Mensesneg RI, Prasetyo Hadi.
Pras mengatakan evaluasi dilakukan secara langsung selama gladi kotor berlangsung. Salah satu aspek yang diperiksa adalah koordinat manuver pesawat dan helikopter agar posisi atraksi tepat berada di hadapan podium utama.
“Terutama di mana nanti Bapak Presiden beserta dengan para tamu menyaksikan,” jelasnya.
Hasil evaluasi tersebut langsung dibahas dan dikoreksi untuk memastikan kesiapan seluruh rangkaian acara.
Baca juga:
1.147 Personel Dikerahkan Amankan HUT ke-81 RI, Ancaman Drone hingga Serangan Siber Diantisipasi
Latihan Baris-Berbaris Juga Dievaluasi
Selain atraksi udara, penyesuaian juga dilakukan dalam latihan baris-berbaris.
Kondisi rumput di halaman Istana Merdeka yang cukup tebal menjadi salah satu faktor teknis yang memengaruhi ritme peserta latihan.
“Jadi para pelatih minta izin untuk menambah porsi latihan dan tadi langsung kami sebagai penanggung jawab kami izinkan,” ujar Pras.
Penambahan porsi latihan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan agar seluruh rangkaian upacara dapat berlangsung sesuai dengan rencana.
Dua Rafale Indonesia Ikut Atraksi Udara
Dalam kesempatan tersebut, Pras juga mengonfirmasi bahwa dua pesawat Rafale Indonesia turut dilibatkan dalam latihan atraksi udara.
Keterlibatan dua pesawat Rafale tersebut menjadi bagian dari persiapan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang akan digelar pada 17 Agustus mendatang. (Pon)