Red Flag Gajah Sumatra! Sisa 1.200 Ekor di 11 Kantong Habitat dari Aceh-Lampung

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 05 Maret 2026
Red Flag Gajah Sumatra! Sisa 1.200 Ekor di 11 Kantong Habitat dari Aceh-Lampung

Tangkapan layar - Anak gajah sumatera dari kawanan liar yang ditemukan di wilayah Resort Lancang Kuning, Taman Nasional Tesso Nilo, Riau, Kamis (26/2/2026) ANTARA/Prisca Triferna

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Populasi Gajah Sumatera yang berstatus termasuk satwa dilindungi di Indonesia terus kian menyusut di habitat aslinya.

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengungkapkan dari semula terdapat 44 kantong habitat gajah di Sumatra, kini jumlahnya terus berkurang.

"Dulu ada 44 kantong gajah di Sumatra. Minggu pertama saya bekerja sebagai menteri kehutanan, tercatat tinggal 12 kantong gajah, dan satu bulan kemudian tinggal 11,” kata Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni, kepada media di Pekanbaru, Kamis (5/3).

Baca juga:

Misteri 9 Gajah Sumatra Mati di Riau Terjawab, Korban Sindikat Pemburu Liar Skala Nasional

Inpres Penyelamatan Populasi Gajah Sumatra

Raja Juli menambahkan sebagai langkah penanganan kementeriannya tengah mempersiapkan Instruksi Presiden (inpres) untuk penyelamatan populasi Gajah Sumatra, sebagai upaya menghubungkan kembali kantong-kantong habitat yang terpisah.

“Kami akan menghubungkan antar kantong gajah yang tersisa dan juga memperkuat konektivitas di dalam kantong habitat tersebut,” ujarnya, dikutip Antara.

Menurutnya, penyusutan kantong habitat tersebut banyak dipicu praktik ilegal di kawasan hutan yang menyebabkan habitat gajah terpecah dan terisolasi.

Baca juga:

Gajah Riau Kehilangan Kepala, Negara Diminta Jangan Baru Bangun Pas Satwa Sudah Jadi Bangkai

Populasi Anjlok Tinggal 1.200 Ekor

Menhut menegaskan populasi Gajah Sumatra saat ini berada dalam kondisi terancam punah dengan jumlah sekitar 1.200 ekor yang tersebar dari Aceh hingga Lampung.

Kondisi ini menempatkan satwa endemik Sumatra tersebut dalam kategori terancam punah (endangered) menurut daftar merah IUCN. Ancaman lain yang serius adalah perburuan liar untuk mengambil gading gajah.

“Kita perlu menyampaikan kepada masyarakat bahwa gajah ini masuk kategori endangered. Perburuan liar yang mencari gading harus terus diantisipasi,” tandas petinggi PSI itu. (*)

#Gajah Sumatra #Satwa Dilindungi #Sumatra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gajah Sumatra di Ambang Kepunahan, Kebakaran Hutan Ancam Habitat dan Sumber Makanan
Kebakaran hutan yang melanda sejumlah wilayah Sumatra semakin mengancam keberlangsungan hidup gajah Sumatra.
Yusuf Abdillah - Rabu, 16 September 2026
Gajah Sumatra di Ambang Kepunahan, Kebakaran Hutan Ancam Habitat dan Sumber Makanan
Indonesia
Asap Pekat Persulit Proses Evakuasi Satwa Liar di Kawasan Karhutla di Kalimantan
Relawan menjadi garda terdepan menghadapi krisis hidup satwa liar yang terancama nyawanya.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Asap Pekat Persulit Proses Evakuasi Satwa Liar di Kawasan Karhutla di Kalimantan
Indonesia
Kabut Asap Mulai Datang, Bukittinggi Imbau Warganya Pakai Masker
Kabut asap mulai terasa di Kota Bukittinggi, diduga berasal dari titik panas di beberapa daerah Sumatra.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
 Kabut Asap Mulai Datang, Bukittinggi Imbau Warganya Pakai Masker
Indonesia
Karhutla Makin Jadi Perhatian, Pemerintah Pantau Pergerakan Asap hingga Lintas Negara
KLH/BPLH mengerahkan puluhan helikopter, pesawat, dan ribuan personel untuk menangani karhutla di Kalimantan dan Sumatera serta memantau asap lintas batas.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Karhutla Makin Jadi Perhatian, Pemerintah Pantau Pergerakan Asap hingga Lintas Negara
Indonesia
2 Pesawat Maritim Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla Sumatra, Isi Ulang 6.000 Liter Air Hanya 12 Detik
Dua pesawat Bombardier CL-415MP milik APMM Malaysia membantu pemadaman karhutla di Sumatra. Kapasitas angkut 6.000 liter air, isi ulang hanya 12 detik, siklus penerbangan 7 menit.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
2 Pesawat Maritim Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla Sumatra, Isi Ulang 6.000 Liter Air Hanya 12 Detik
Indonesia
Anak Gajah Sumatra Lahir Tepat HUT Ke-81 RI, Kado Istimewa dari Alam
Seekor anak gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) lahir di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21, Padang Sugihan, Sumatra Selatan, bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Anak Gajah Sumatra Lahir Tepat HUT Ke-81 RI, Kado Istimewa dari Alam
Indonesia
Prabowo Setujui Anggara Rp 100 T Pemulihan Bencana Sumatra, Disalurkan Lewat 33 Kementerian/Lembaga
Presiden Prabowo Subianto menyetujui anggaran pemulihan pascabencana di Sumatra sebesar Rp 100,1 triliun untuk tiga tahun ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Prabowo Setujui Anggara Rp 100 T Pemulihan Bencana Sumatra, Disalurkan Lewat 33 Kementerian/Lembaga
Indonesia
Kereta Api Rajabasa Lampung-Palembang Dimodif Jadi Premium, Tarif Bakal Naik?
KA Rajabasa Lampung–Palembang kini hadir dengan kereta ekonomi premium modifikasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Kereta Api Rajabasa Lampung-Palembang Dimodif Jadi Premium, Tarif Bakal Naik?
Indonesia
Topang Swasembada Pangan, Pemerintah Percepat Pemulihan 42.702 Hektare Lahan Pertanian Pascabencana di Sumatera
Pemerintah mempercepat rehabilitasi lahan pertanian terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Bantuan disiapkan untuk mendukung swasembada pangan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Topang Swasembada Pangan, Pemerintah Percepat Pemulihan 42.702 Hektare Lahan Pertanian Pascabencana di Sumatera
Indonesia
DPR Dukung Rel Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung, Minta KAI Jangan Abaikan Jalur Lama
DPR mendukung pembangunan jalur kereta api Banda Aceh-Bandar Lampung. KAI pun diminta tak mengabaikan jalur lama.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
DPR Dukung Rel Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung, Minta KAI Jangan Abaikan Jalur Lama
Bagikan