Asap Pekat Persulit Proses Evakuasi Satwa Liar di Kawasan Karhutla di Kalimantan

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Asap Pekat Persulit Proses Evakuasi Satwa Liar di Kawasan Karhutla di Kalimantan

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)Kalimantan Barat Seksi Konservasi Wilayah I Ketapang, Balai Taman Nasional Gunung Palung (TANAGUPA) dan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) mengevakuasi dua orang utan yang terdiri dari induk dan satu anak.(foto: dok YIARI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - RISIKO panas, debu, dan asap yang mengancam keselamatan para relawan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) tidak menjadi alasan kerja mengevakuasi satwa liar berhenti di tengah bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Manajer Senior Media dan Komunikasi YIARI Heribertus Suciadi Nugraha membagikan pengalaman para relawan pecinta satwa berjibaku dengan waktu dan bahaya karhutla demi menyelamatkan satwa yang terancam hidupnya akibat bencana yang terjadi. Relawan inilah yang menjadi garda terdepan menghadapi krisis hidup satwa liar yang terancama nyawanya.

"Kebakaran dan asap di lapangan ini menjadi tantangan kerja relawan. Itu merepotkan karena membuat sesak tim penyelamat," katanya saat dihubungi Merahputih.com, Jumat (4/9).

Dia mengatakan petugas relawan dari YIARI bekerja setiap hari. Penugasannya disebar di beberapa desa yang dekat dengan situs hidup satwa liar yang berpotensi terdampak dengan Karhutla.

Heribertus mengatakan YIARI juga menggandeng masyarakat menjadi mitra untuk ikut memantau situasi. Jika menemukan kasus satwa seperti orang utan terdampak karhutla, mereka bisa langsung melaporkan ke pihaknya. Dia menyebutkan cara kerja bermitra ini memudahkan upaya penyelamatan.

"Warga desa yang ikut memantau dan langsung melapor apabila ada orang utan atau satwa liar lainnya yang terdampak karhutla," katanya.

Baca juga:

Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik



Sembilan Orang Utan Liar Diselamatkan Selama Puncak Karhutla di Kalimantan


Heribertus mengatakan selama puncak kebakaran yang terjadi di Kalimantan belakangan ini, YIARI sudah menyelamatkan sembilan orang utan. Menurut perkiraan Heribertus, jumlah satwa yang akan dievakuasi mungkin terus bertambah.

"Dalam waktu kurang dari sebulan ini, sudah ada sembilan orang utan yang diselamatkan dan masih akan bertambah karena hari ini juga sedang ada proses penyelamatan," katanya.(Tka)

Baca juga:

Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan




#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Satwa Dilindungi #Orang Utan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Malaysia Kirim Pesawat, 3 Helikopter, dan 52 Personel Bantu Atasi Karhutla
Malaysia akan mengirim satu pesawat, tiga helikopter, dan 52 personel untuk membantu Indonesia menangani karhutla di Kalimantan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Malaysia Kirim Pesawat, 3 Helikopter, dan 52 Personel Bantu Atasi Karhutla
Indonesia
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing ke Sumatra-Kalimantan, Ini Daftar Lokasinya
BNPB merencanakan operasi water bombing karhutla pada 18 September 2026 di enam provinsi Sumatra dan Kalimantan. Simak daftar lokasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing ke Sumatra-Kalimantan, Ini Daftar Lokasinya
Olahraga
Osmar Loss Ungkap Kekhawatiran di Balik Rasa Senang Kemenangan 3-1 Dewa United atas Borneo FC
Pelatih Osmar Loss mengaku sempat diliputi kekhawatiran.
Frengky Aruan - Jumat, 18 September 2026
Osmar Loss Ungkap Kekhawatiran di Balik Rasa Senang Kemenangan 3-1 Dewa United atas Borneo FC
Indonesia
DPR Minta Penyaluran Anggaran Karhutla Rp 760 Miliar Transparan dan Tepat Sasaran
Anggaran tersebut harus segera diterjemahkan menjadi langkah konkret di lapangan.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
DPR Minta Penyaluran Anggaran Karhutla Rp 760 Miliar Transparan dan Tepat Sasaran
Indonesia
Kapolri Diperintah All Out Tindak Perusahaan Pelaku Karhutla, Pencabutan Izin Tidak Bikin Jera
"Saya minta tidak usah lagi ada macam-macam, kalau memang sudah jelas bahwa dia bertanggung jawab,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Kapolri Diperintah All Out Tindak Perusahaan Pelaku Karhutla, Pencabutan Izin Tidak Bikin Jera
Indonesia
Prabowo Janji Beri Sanksi Tambahan ke Perusahaan Penyebab Karhutla
Presiden juga memerintahkan pimpinan-pimpinan daerah segera mencabut peraturan daerah yang membuka ruang adanya pembakaran hutan dan lahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Janji Beri Sanksi Tambahan ke Perusahaan Penyebab Karhutla
Indonesia
Karhutla Masih Belum Dijinakkan, Kesehatan Warga Makin Buruk
Keterpaparan kabut asap berbulan-bulan yang dialami warga bukan sekadar masalah kenyamanan biasa, melainkan ancaman langsung terhadap keselamatan jiwa
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Karhutla Masih Belum Dijinakkan, Kesehatan Warga Makin Buruk
Indonesia
Karhutla Bukit Tengkorak ke Kawasan Inti IKN Tinggal 20 KM, Pasukan Darat-Udara Siaga
Kebakaran lahan di Bukit Tengkorak makin mendekati Kawasan Inti IKN. OIKN dan tim gabungan siap siaga benteng pertahanan darat. Simak berita selengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Karhutla Bukit Tengkorak ke Kawasan Inti IKN Tinggal 20 KM, Pasukan Darat-Udara Siaga
Indonesia
Karhutla Juga Terjadi di Jakarta Utara, Puntung Rokok Picu Kerugian Rp 60 Juta
Kebakaran lahan alang-alang seluas 5.000 meter persegi terjadi di Komplek Pelindo 2 Cilincing, Jakarta Utara akibat puntung rokok. Simak kronologi lengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Karhutla Juga Terjadi di Jakarta Utara, Puntung Rokok Picu Kerugian Rp 60 Juta
Indonesia
Jarak Pandang Terbatas Akibat Asap Pekat Karhutla, 73 Penerbangan dari Kalber Tertunda
Otoritas bandara menyebut keselamatan penerbangan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan keputusan operasional.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 14 September 2026
Jarak Pandang Terbatas Akibat Asap Pekat Karhutla, 73 Penerbangan dari Kalber Tertunda
Bagikan