Reaksi Jokowi saat Disinggung Pengaruhi Partai untuk Dukung Bobby Nasution

Frengky AruanFrengky Aruan - Kamis, 11 Juli 2024
Reaksi Jokowi saat Disinggung Pengaruhi Partai untuk Dukung Bobby Nasution

Jokowi di Lampung. (Dok. YouTube Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo angkat suara terkait adanya isu ‘cawe-cawe’ hingga berbuah banyaknya dukungan terhadap bakal calon Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. Enam partai memang telah menyatakan dukunganm yaitu Golkar, Gerindra, PAN, Demokrat, PKB, dan NasDem.

Kontras dengan calon lawannya, Edy Rahmayadi yang hingga kini belum mengantongi satu pun dukungan partai.

Jokowi menyebut banyaknya dukungan partai terhadap Bobby karena partai politik melihat elektabilitas menantunya cukup bagus.

"Tanyakan partai-partai, partai-partai itu pinter-pinter, biasanya yang dilihat elektabilitas," ujar Jokowi di Lampung, Kamis (11/7).

Menurut Jokowi, partai politik mengusung seorang calon tak sembarangan. Partai politik, tambahnya, pintar dalam memilih calon.

Baca juga:

Presiden Jokowi ke Lampung Cek Layanan Kesehatan dan Bagikan Pompa

"Yang dilihat biasanya elektabilitas, jangan dipikir itu partai. Partai itu pintar-pintar, apalagi ketuanya," jelasnya.

Menteri Perdagangan sekaligus Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan alias Zulhas yang mendampingi Jokowi dalam kunjungan itu kemudian tersenyum dan menimpali jawaban Jokowi.

"Kita pilih yang menang dong," kata Zulhas.

Jokowi hanya tersenyum dan kembali mengingatkan bahwa setiap parpol memiliki strateginya masing-masing dalam menentukan calon kepala daerah yang bakal diusung.

Sekadar informasi, dugaan ‘Cawe-cawe’ Jokowi terhadap banyaknya dukungan terhadap Bobby muncul dari Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat.

Dia sempat mempertanyakan pengaruh mertua di balik banyaknya dukungan kepada Bobby Nasution di Pilkada Sumatera Utara 2024.

Menurut Djarot, ramai-ramai dukungan partai terhadap Bobby harus dicermati sebagai pengaruh mertuanya, yakni Presiden Joko Widodo.

Namun dia menyebut, dukungan partai sebanyak apa pun belum bisa menjamin kemenangan sebab yang menentukan tetap rakyat. (Knu)

#Jokowi #Presiden Jokowi #Bobby Nasution #Pilkada Sumatera Utara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Tujuh teman sekolah Jokowi di SMAN 6 Solo akan menjadi saksi sidang kasus ijazah palsu. Mereka tinggal menunggu panggilan.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Indonesia
Ijazah Gibran Digugat ke MK oleh Denny Indrayana, Jokowi: Masak Disuruh Paket C Lagi
Wapres Gibran sudah menempuh pendidikan SD 16 Surakarta, SMPN 1 Surakarta, SMA di Orchid Park Secondary School di Singapura, dan kemudian di O-Level.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Ijazah Gibran Digugat ke MK oleh Denny Indrayana, Jokowi: Masak Disuruh Paket C Lagi
Indonesia
Kubu Roy Suryo Sebut Dakwaan Fitnah Ijazah Jokowi Terlalu Prematur, tak Ada Forum Resmi yang Menguji
Pasal tersebut dinilai terlalu dini karena belum ada forum resmi yang menyatakan ijazah Jokowi yang dipersoalkan benar-benar asli atau palsu.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kubu Roy Suryo Sebut Dakwaan Fitnah Ijazah Jokowi Terlalu Prematur, tak Ada Forum Resmi yang Menguji
Indonesia
Kebakaran Pabrik Mebel Jokowi, 2 Jam Padamkan Sendiri Gagal Baru Panggil Damkar
Pabrik mebel PT Rakabu Sejahtera milik Presiden ke-7 Jokowi di Sragen terbakar akibat kebocoran pipa oli. Simak kronologi dan penanganannya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Kebakaran Pabrik Mebel Jokowi, 2 Jam Padamkan Sendiri Gagal Baru Panggil Damkar
Indonesia
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Budi mengaku tujuannya datang ke Solo untuk mengundang ke acara podcast The Johan Budi Untold Stories.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Bagikan