Reaksi Besan SBY Atas Pertemuan AHY dan Jokowi

Thomas KukuhThomas Kukuh - Jumat, 11 Agustus 2017
Reaksi Besan SBY Atas Pertemuan AHY dan Jokowi

Putra Presiden Joko Widodo Gibran Rakabuming Raka (kiri) berjabat tangan dengan putra Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Agus Harimurti Yudhoyono (kanan). (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hatta Rajasa yang merupakan besan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyambut baik pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan putra sulung SBY Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Istana Merdeka, Kamis, (10/8) siang.

Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyebut pertemuan antar keduanya bisa menjadi teladan di tengah dinamika politik yang semakin memanas menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Saya kira bagus ya. Ini juga bisa jadi tradisi yang memberikan keteladanan bagi kita semua bahwa pemimpin dan mantan pemimpin itu tetap harus bisa menjalin komunikasi bersama untuk membangun bangsa," ujar Hatta usai menghadiri peluncuran The Yudhoyono Institute di Djakarta Theater, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (10/8) malam.

Hatta pun mengapresiasi, langkah AHY sowan dan meminta restu Presiden Jokowi sebelum meresmikan lembaga think thank tersebut. Ia menilai, pertemuan keduanya memberi energi positif untuk membangun bangsa ke depan.

"Presiden tentu sebagai kepala negara itu memberikan restu dan arahan-arahan yang baik untuk generasi muda yang memang sedang mempersiapkan, menata dirinya untuk menjadi pemimpin masa depan," tandas mantan calon Wakil Presiden pendamping Prabowo Subianto pada Pilpres 2014 ini.

Dalam pertemuan tersebut, AHY diterima Presiden Jokowi bersama dengan putera sulungnya, Gibran Rakabuming Raka. AHY mendapat jamuan bubur dan Gudeg spesial buatan putera sulung Jokowi yang berprofesi sebagai pengusaha itu.

"Saya kira bagus sekali ya, baik aja. Presiden menerima Agus dan suasananya tentu suasana yang akrab, suasana yang bisa dijadikan semacam satu tradisi bagi pemimpin dan mantan pemimpin untuk bisa berkomunikasi dan menjalin silaturahmi dengan baik, jadi menurut saya positif sekali itu," pungkas mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini. (Pon)

#Agus Harimurti Yudhoyono #Jokowi #Presiden Jokowi
Bagikan
Ditulis Oleh

Thomas Kukuh

Berita Terkait

Indonesia
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Teman KKN UGM Jokowi mengatakan, bahwa ia memiliki nama panggilan Jack. Hal itu terungkap saat sidang lanjutan gugatan ijazah di PN Solo, Selasa (3/2).
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Indonesia
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu Gibran maju di Pilpres 2029. Ia tetap mendukung Prabowo-Gibran dua periode.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Dito Ariotedjo ikut mendampingi Jokowi bertemu PM Arab Saudi Mohammed bin Salman Al-Saud membahas lobi penambahan kuota haji Indonesia tahun 2024.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Indonesia
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dan ahli meringankan yang diajukan Roy Suryo Cs dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Penerapan mekanisme keadilan restoratif (restorative justice/RJ) dalam perkara tersebut mencerminkan arah kebijakan hukum pidana nasional di masa depan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Indonesia
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengajukan surat permohonan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Dua tersangka kasus ijazah palsu menemui Jokowi di Solo, Kamis (8/1) sore. Lokasi kediamannya pun langsung disterilkan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Bagikan