RDF Plant Rorotan Jakarta Siap Beroperasi dengan 3 Alat Tambahan Canggih, Bau Sampah Auto Minggat

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 14 Juli 2025
RDF Plant Rorotan Jakarta Siap Beroperasi dengan 3 Alat Tambahan Canggih, Bau Sampah Auto Minggat

Penampakan pengelolaan sampah RDF Rorotan, Jakarta Utara. (Foto: MerahPutih.com/Aropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengumumkan bahwa fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Jakarta di Rorotan, Jakarta Utara, akan segera beroperasi secara bertahap. Kesiapan ini merupakan hasil dari serangkaian peningkatan ekstensif pada sistem pengendalian lingkungan.

Peningkatan fasilitas ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Pramono Anung, yang menekankan pentingnya penyelesaian perbaikan sebelum RDF Plant beroperasi penuh, menyusul tinjauan awal pada Maret lalu.

Kepala DLH DKI, Asep Kuswanto, menjelaskan bahwa evaluasi menyeluruh telah dilakukan, termasuk penambahan berbagai fasilitas krusial. Tujuannya adalah memastikan operasional RDF Plant Rorotan aman dan meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.

Baca juga:

Gubernur Pramono Pastikan RDF Rorotan Beroperasi Lagi 22 Agustus 2025

"Kami telah melakukan perbaikan komprehensif, termasuk pemasangan tiga unit deodorizer tambahan. Ini penting untuk mengendalikan potensi bau di area proses, gudang produk, dan area residu, sehingga operasional fasilitas tidak mengganggu kenyamanan warga," ujar Asep pada Senin (14/7).

Selain deodorizer, DLH DKI juga memperkuat sistem pengendalian gas buang. Fasilitas tersebut kini dilengkapi dengan baghouse filter untuk menyaring partikel debu, wet scrubber kedua untuk menyisihkan polutan gas, wet electrostatic precipitator untuk menangkap partikulat halus dan kabut, serta alat carbon active yang mampu menyerap senyawa kimia berbahaya dalam gas buang.

Asep menambahkan bahwa induced draft fan kedua juga dipasang untuk mengoptimalkan aliran gas menuju cerobong. Dua alat eksisting, yaitu wet scrubber dan cerobong, juga telah dimodifikasi.

"Ini untuk memastikan emisi yang dilepaskan ke udara benar-benar aman dan memenuhi standar baku mutu lingkungan," tegasnya.

Baca juga:

Menteri LH Ultimatum RDF Rorotan: Juli Wajib Beroperasi, Tapi Ada Syarat Mengejutkan!

Upaya ini menegaskan komitmen DLH DKI dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di Jakarta menjadi lebih modern, aman, efisien, dan berkelanjutan, tanpa menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

"RDF Plant Rorotan adalah simbol transisi Jakarta menuju pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan. Dengan sistem pengendalian yang diperkuat, kami berharap fasilitas ini akan beroperasi optimal dan menjadi teladan pengelolaan sampah perkotaan modern di Indonesia," tutup Asep.

#RDF Plant Jakarta #Sampah #Kisruh Sampah Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Jakarta Cuma Dikenai Sanksi Denda Rp 10 Juta
Penindakan tersebut merupakan bagian dari penataan sistem pengangkutan sampah sehingga setiap penyedia jasa bekerja secara bertanggung jawab dan sesuai aturan.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 14 menit lalu
Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Jakarta Cuma Dikenai Sanksi Denda Rp 10 Juta
Indonesia
Bank Jakarta Bakal Bangun Biodigester di Rorotan, Bisa Olah 500 Kg Sampah Organik per Hari
Bank Jakarta membangun dua biodigester di Jakarta Utara. Biodigester itu bisa mengolah hingga 500 kg sampah per hari.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Bank Jakarta Bakal Bangun Biodigester di Rorotan, Bisa Olah 500 Kg Sampah Organik per Hari
Indonesia
Gubernur Pramono Klaim Keluhan Warga Mengenai Bau Pengolaan Sampah RDF Rorotan Turun
Fasilitas RDF Plant Rorotan dirancang memiliki kapasitas 2.200 hingga 2.400 ton per hari.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
Gubernur Pramono Klaim Keluhan Warga Mengenai Bau Pengolaan Sampah RDF Rorotan Turun
Indonesia
Jakarta Kejar Target Zero Dumping 2028, Pramono Ubah Total Pola Pengelolaan Sampah
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan pengelolaan sampah Jakarta mencapai 100 persen pada 2028 dengan sistem pilah, angkut, dan olah.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Jakarta Kejar Target Zero Dumping 2028, Pramono Ubah Total Pola Pengelolaan Sampah
Indonesia
Dinas LH DKI Gerak Cepat Tangani Tumpukan Sampah di Kedaung Kaliangke
Penanganan diprioritaskan untuk segera memulihkan kebersihan lingkungan serta memastikan akses dan aktivitas warga, termasuk menuju sekolah, dapat kembali berjalan normal.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Dinas LH DKI Gerak Cepat Tangani Tumpukan Sampah di Kedaung Kaliangke
Indonesia
Pemprov DKI Sanksi Penjaga Lahan dan Pembuang Sampah Ilegal di Kramat Jati Denda Rp 5 Juta
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan pengelolaan sampah.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Pemprov DKI Sanksi Penjaga Lahan dan Pembuang Sampah Ilegal di Kramat Jati Denda Rp 5 Juta
Indonesia
Pramono Peringatkan Hotel dan Restoran Hentikan Buang Sampah Secara Ilegal
Mencegah hal serupa terulang, dia juga menginstruksikan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta agar mengumumkan pelaku yang membuang dan menimbun sampah secara ilegal.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Pramono Peringatkan Hotel dan Restoran Hentikan Buang Sampah Secara Ilegal
Indonesia
Kantin dan Gudang SDN 1 Jerukan Boyolali Ludes Terbakar, Diduga Gara-gara Bakar Sampah
Kebakaran terjadi di SDN 1 Jerukan Boyolali. Penyebab kebakaran diduga karena pembakaran sampah.
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
Kantin dan Gudang SDN 1 Jerukan Boyolali Ludes Terbakar, Diduga Gara-gara Bakar Sampah
Indonesia
Pramono Bakal Umumkan Pengusaha Yang Timbun Sampah Secara Ilegal di Jakarta
Pramono pun mengungkapkan bahwa pelaku penimbunan bukan perorangan, melainkan dilakukan oleh kelompok usaha.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Pramono Bakal Umumkan Pengusaha Yang Timbun Sampah Secara Ilegal di Jakarta
Indonesia
Investor AS Bakal Kelola Sampah Aglomerasi Soloraya Dengan Pola Waste To Fuel
Selain membantu mengurangi persoalan sampah, proyek tersebut diproyeksikan menciptakan hampir 300 lapangan kerja
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Investor AS Bakal Kelola Sampah Aglomerasi Soloraya Dengan Pola Waste To Fuel
Bagikan