Ratusan Pohon Ditebang Imbas Proyek MRT Fase 2A Stasiun Glodok sampai Kota

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 18 Oktober 2021
Ratusan Pohon Ditebang Imbas Proyek MRT Fase 2A Stasiun Glodok sampai Kota

Ilustrasi - Pemangkasan pohon. (ANTARA/Linna Susanti)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ratusan pohon ditebang imbas dari pengerjaan kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase 2 A sepanjang 1,4 Kilometer (Km) dengan cakupan Stasiun Glodok dan Stasiun Kota, serta terowongan bawah tanah mulai dari Mangga Besar sampai Kota Tua.

Secara keseluruhan, terdapat 252 pohon yang terdampak dengan komposisi sebanyak 139 pohon di Stasiun Glodok dan 113 di Stasiun Kota.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta Ahmad Pratomo mengatakan, setiap pohon yang terdampak kontruksi MRT akan diganti dan direlokasi untuk ditanam kembali. Serta dilestarikan demi pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

Baca Juga:

Pemprov DKI Dirikan Sentra Vaksin di Tempat Pengungsian Banjir

Ahmad Pratomi menambahkan, pihaknya kini terus berkoordinasi dengan Pemerintah DKI terkait proses penanaman kembali pohon yang terdampak proyek MRT.

Sesuai dengan izin yang telah diberikan Pemprov DKI penanganan pohon sudah mulai dilakukan PT MRT Jakarta.

Sebanyak 166 pohon terdampak pembangunan akan diganti, terdiri dari 116 pohon yang terdampak pembangunan Stasiun Glodok, serta 50 pohon terdampak pembangunan Stasiun Kota.

"Terdapat 1.660 pohon pengganti yang perlu ditanam kembali dengan spesifikasi yang telah ditentukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," kata Ahmad dalam keterangan tertulis, Senin (18/10).

Rangkaian kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus-Bundaran HI melintas di Stasiun Fatmawati, Jakarta. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc/pri
Ilustrasi - Rangkaian kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus-Bundaran HI melintas di Stasiun Fatmawati, Jakarta. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc/pri

Hingga 12 Oktober 2021, tercatat telah dilakukan penanaman kembali 473 pohon pengganti. Sebanyak 86 pohon yang terdiri dari 23 pohon terdampak pembangunan Stasiun Glodok dan 63 terdampak pembangunan Stasiun Kota akan direlokasi.

Adapun lokasi penanaman pohon dilakukan di Jalan Ciputat Raya, Jakarta Selatan pada lahan milik Pemprov DKI.

Baca Juga:

Pemprov DKI Persiapkan Tempat Pengungsi Protap Prokes Hadapi Banjir

Penanaman juga dilakukan di lokasi lain yang akan ditentukan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta.

"Kami senantiasa mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan dan kelangsungan lingkungan dengan memastikan pekerjaan konstruksi yang dilakukan tetap mematuhi peraturan yang berlaku," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Prabowo Ultah ke-70, Wagub DKI Minta Warga Doakan Selalu Sehat

#MRT Jakarta #Pohon Pinus #Pohon Tumbang
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Pengembangan Fase 2A Berlanjut, MRT Jakarta Teken Kontrak AFC Senilai Rp 341,5 Miliar
PT MRT Jakarta menandatangani kontrak sistem pengumpulan tarif otomatis (AFC) Fase 2A Lin Utara-Selatan senilai Rp 341,5 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Pengembangan Fase 2A Berlanjut, MRT Jakarta Teken Kontrak AFC Senilai Rp 341,5 Miliar
Indonesia
Bisnis Non Tiket Bikin Pendatapan PT MRT Naik 7 Persen
Total aset MRT Jakarta hingga 2025 telah mencapai sekitar Rp 32 triliun, yang sebagian besar berasal dari pembangunan infrastruktur transportasi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Bisnis Non Tiket Bikin Pendatapan PT MRT Naik 7 Persen
Indonesia
Pramono Pastikan Keamanan Jadi Prioritas, LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Ditargetkan Beroperasi Agustus 2025
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan keamanan menjadi prioritas pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai. Target beroperasi Agustus 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Pramono Pastikan Keamanan Jadi Prioritas, LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Ditargetkan Beroperasi Agustus 2025
Indonesia
MRT Jakarta Fase 2A Capai 59 Persen, Pramono Sebut Stasiun Harmoni Beroperasi Akhir 2027
Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A kini sudah mencapai 59 persen. Stasiun MRT Harmoni ditargetkan beroperasi akhir 2027.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
MRT Jakarta Fase 2A Capai 59 Persen, Pramono Sebut Stasiun Harmoni Beroperasi Akhir 2027
Indonesia
Pemkab Tangerang Desak Percepatan Rencana Bangun MRT Cikarang-Balaraja
Pemkab Tangerang juga mengusulkan pengembangan jalur MRT baru yang terhubung langsung dengan wilayah-wilayah pusat pertumbuhan di Kabupaten Tangerang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 April 2026
Pemkab Tangerang Desak Percepatan Rencana Bangun MRT Cikarang-Balaraja
Indonesia
Penumpang Terjebak di Lift Saat Listrik MRT Padam, DPRD Soroti SOP Keselamatan
Pemadaman listrik MRT Jakarta menyebabkan penumpang terjebak di lift. DPRD DKI menilai SOP keselamatan dan sistem cadangan listrik belum optimal.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 April 2026
Penumpang Terjebak di Lift Saat Listrik MRT Padam, DPRD Soroti SOP Keselamatan
Indonesia
DPRD DKI Kritik SOP MRT Jakarta Saat Mati Listrik, Wajib Dievaluasi Total
Kondisi tanpa listrik cadangan ini tidak boleh berlanjut karena bersinggungan langsung dengan aspek keamanan publik
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
DPRD DKI Kritik SOP MRT Jakarta Saat Mati Listrik, Wajib Dievaluasi Total
Indonesia
Parkir Liar Lebak Bulus Digusur, Rano Karno Siapkan Lahan Milik Sarana Jaya
Sebanyak 200 personel gabungan terjun langsung membersihkan lahan serta menata warung-warung eksisting agar berpindah ke lokasi yang lebih teratur
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Parkir Liar Lebak Bulus Digusur, Rano Karno Siapkan Lahan Milik Sarana Jaya
Indonesia
Hari Transportasi Nasional 24 April 2026: Naik MRT, LRT, dan Transjakarta Cuma Rp 1
Pemprov DKI berlakukan tarif Rp1 untuk MRT, LRT, dan Transjakarta pada 24 April 2026. Berlaku seharian, cek detail dan syaratnya di sini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Hari Transportasi Nasional 24 April 2026: Naik MRT, LRT, dan Transjakarta Cuma Rp 1
Indonesia
Jakarta Darurat Parkir Liar! Pramono Anung Sikat Habis Lapak Ilegal di Belakang Grand Indonesia Hingga MRT Lebak Bulus
Penertiban di lokasi tersebut menjadi prioritas karena dampak kemacetan yang merugikan masyarakat luas, terutama pada jam pulang kerja
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 April 2026
Jakarta Darurat Parkir Liar! Pramono Anung Sikat Habis Lapak Ilegal di Belakang Grand Indonesia Hingga MRT Lebak Bulus
Bagikan