Ratusan Anak Korban Tsunami Jalani Terapi

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Minggu, 30 Desember 2018
Ratusan Anak Korban Tsunami Jalani Terapi

Seorang bocah berusia 5 tahun ditemukan selamat oleh polisi. (Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ratusan anak korban terdampak tsunami Selat Sunda yang mengungsi di kawasan perbukitan dekat pesisir Kabupaten Lampung Selatan menjalani terapi Layanan Dukungan Psikososial (LDP) dari Kementerian Sosial.

"Layanan ini bertujuan untuk mengurangi dampak dari ketakutan yang dialami oleh anak-anak pascatsunami," kata anggota tim lapangan LDP Asep Subarkah di perbukitan Gunung Rajabasa, Way Muli Timur, Lampung Selatan, Minggu (30/12).

Dia menyebutkan, untuk mereduksi ketakutan anak-anak tersebut, maka harus dilakukakn pendampingan agar aktivitas keseharian mereka berjalan dengan normal.

Dampak tsunami Selat Sunda yang terjadi di kawasan Tanjung Lesung. (Net/Ist)
Dampak tsunami Selat Sunda yang terjadi di kawasan Tanjung Lesung. (Net/Ist)

Ade mencontohkan pendampingan yang dilakukan adalah membuat mereka kembali pada kehidupan sehari-hari seperti menyanyi, mengobrol, bermain, belajar serta hal-hal yang biasa mereka lakukan.

"Kami akan petakan lagi kegiatan harian anak-anak di sini apa, seperti sore hari biasanya mereka mengaji, nanti kita akan adakan pengajian," katanya.

Ia menjelaskan, ingatan pada rasa ketakutan dan mimpi buruk pada tahap awal bencana itu wajar dialami mereka. Karena tidak bisa hilang begitu saja dari ingatan mereka.

"Normalnya ketakutan akan peristiwa itu, akan berlangsung selama dua minggu. Namun, tidak dengan ingatan," tandasnya.

Menurutnya, ingatan mengenai suatu kejadian besar atau penting bagi seseorang tidak mudah hilang. Bahkan akan terbawa hingga usia tua nanti, sehingga menjadi pengalaman traumatis.

Karena itu, kata Subarkah, dengan diadakan pendampingan dan layanan terapi psikososial ini bukan untuk menghapus ingatan mereka. Akan tetapi mereduksi ingatan yang dialami mereka bukan lagi sebagai sebuah ketakutan, namun menjadi sebuah kekuatan serta hal-hal yang positif.

#Tsunami Selat Sunda #Kementerian Sosial #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
16 Orang Tewas dan 54 Terluka Akibat Gempa di Tibet China
pemerintah telah meningkatkan respons darurat gempa nasional dari Level IV menjadi Level III pada Jumat (23/10).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
16 Orang Tewas dan 54 Terluka Akibat Gempa di Tibet China
Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Indonesia
DTSEN Terus Dimutakhirkan, BPS Pastikan Keluarga Penerima Bansos Tercatat Akurat
BPS memperkuat DTSEN untuk memperbaiki akurasi data bantuan sosial. Warga dapat mengajukan perbaikan data melalui sejumlah kanal resmi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
DTSEN Terus Dimutakhirkan, BPS Pastikan Keluarga Penerima Bansos Tercatat Akurat
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Bagikan