Rapat Panas di Komisi IV soal Bencana Sumatra, Rahmat Saleh Minta Menhut Raja Juli Mundur dari Jabatan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Desember 2025
Rapat Panas di Komisi IV soal Bencana Sumatra, Rahmat Saleh Minta Menhut Raja Juli Mundur dari Jabatan

Raker Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dengan Komisi IV DPR Bahas Material Kayu Pasca Banjir di Sumatera

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi IV DPR Rahmat Saleh meminta menteri yang dinilai tidak mampu menangani bencana banjir dan longsor di Sumatra untuk mengundurkan diri.

Permintaan itu ia sampaikan langsung kepada Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dalam rapat kerja Komisi IV DPR yang membahas penanganan bencana, Kamis (4/12).

Rahmat menyoroti besarnya jumlah korban akibat bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Ia menyebut lebih dari 700 orang meninggal dunia, sementara 650 orang lainnya masih belum ditemukan.

“Satu nyawa sangat berharga. (Per Kamis, 4 Desember) hampir 765 meninggal, 650 belum kita temukan. Ini bencana besar, bukan main-main,” ujarnya di Kompleks MPR/DPR, Jakarta, dikutip Jumat (5/12).

Baca juga:

Dugaan Kerusakan Alam, DPR Akan Panggil Kemenhut Bahas Banjir dan Longsor di Sumatra Utara

Ia menilai bahwa pilihan untuk mengundurkan diri bukanlah hal yang keliru jika seorang menteri merasa tidak sanggup menangani bencana berskala besar seperti ini.

“Jadi bukan sesuatu yang salah juga kalau menteri tidak sanggup mengatasi ini mundur. Itu tugas yang mulia menurut saya,” tegas Rahmat.

Baca juga:

Raker Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dengan Komisi IV DPR Bahas Material Kayu Pasca Banjir di Sumatera

Sementara itu, Menhut Raja Juli Antoni menyatakan siap dievaluasi jika kinerjanya dianggap tidak memenuhi harapan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menegaskan bahwa kritik, termasuk dari masyarakat di media sosial, adalah bagian dari aspirasi yang ia terima.

“Kritik netizen kepada saya, saya nggak pernah hapus ya. Itu bagian dari aspirasi, kemarahan, dan harapan,” ujarnya. Antoni juga menegaskan bahwa keputusan terkait posisinya sepenuhnya berada di tangan Presiden. (Knu)

#Raja Juli Antoni #Menteri Kehutanan #Bencana Alam #Sumatra #Komisi IV DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Perintahkan Penanganan Cepat Dampak Gempa NTT, Data Harus Singkron
Besarnya kekuatan pemerintah tersebut harus diikuti dengan kerja yang terkoordinasi agar penanganan bencana berjalan efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
Presiden Perintahkan Penanganan Cepat Dampak Gempa NTT, Data Harus Singkron
Indonesia
8 Langkah Pemerintah Prabowo Segera Pulihkan NTT dari Dampak Gempa Magnitudo 7,7
pemerintah pusat mendorong pemerintah daerah di enam kabupaten terdampak parah, yakni Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, Nagekeo, dan Sikka;
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
8 Langkah Pemerintah Prabowo Segera Pulihkan NTT dari Dampak Gempa Magnitudo 7,7
Indonesia
TNI AU Kirim 13 Ton Bantuan Bagi Korban Gempa di NTT
Membantu para korban gempa di Flores, Lanud El Tari juga mengirimkan personel untuk ditempatkan di Maumere, Labuan Bajo
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
TNI AU Kirim 13 Ton Bantuan Bagi Korban Gempa di NTT
Indonesia
47 Tewas 9 Ribu Mengungsi, Gubernur NTT Tetapkan Status Darurat Hingga 28 Agustus
Gubernur NTT Melki Laka Lena menetapkan status tanggap darurat gempa bumi magnitudo 7,7 di Flores berlaku 15–28 Agustus 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 16 Agustus 2026
47 Tewas 9 Ribu Mengungsi, Gubernur NTT Tetapkan Status Darurat Hingga 28 Agustus
Indonesia
Gempa M6,2 Guncang Parigi Moutong, Getaran Terasa hingga Palu
Gempa magnitudo 6,2 mengguncang Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Gempa tersebut tak berpotensi tsunami.
Soffi Amira - Minggu, 16 Agustus 2026
Gempa M6,2 Guncang Parigi Moutong, Getaran Terasa hingga Palu
Indonesia
Gempa M6,4 Guncang Simalungun, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa Bumi tektonik dengan magnitudo 6,4 terjadi pada Sabtu (15/8) pukul 17.54 WIB di wilayah Simalungun, Sumatera Utara, tidak berpotensi tsunami.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Gempa M6,4 Guncang Simalungun, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Gerak Cepat, Prabowo Segera Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT
Presiden RI, Prabowo Subianto, akan mengirim 50 ribu paket sembako untuk korban gempa NTT.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Gerak Cepat, Prabowo Segera Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT
Indonesia
Korban Tewas Gempa M7,7 NTT Bertambah Jadi 38 Orang, BNPB: Data Terus Diperbarui
Korban gempa M7,7 di NTT kembali bertambah. Jumlah tewas kini menembus 38 orang dan dua ribu jiwa mengungsi.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Korban Tewas Gempa M7,7 NTT Bertambah Jadi 38 Orang, BNPB: Data Terus Diperbarui
Indonesia
Korban Gempa M7,7 NTT Bertambah, BNPB Catat 14 Orang Meninggal Dunia
BNPB memperbarui data korban gempa NTT, Sabtu (15/8). Sebanyak 14 orang meninggal dunia, kemudian 13 lainnya luka-luka.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Korban Gempa M7,7 NTT Bertambah, BNPB Catat 14 Orang Meninggal Dunia
Indonesia
Gempa M7,7 NTT Rusak Sejumlah Fasilitas Transportasi, Bandara Komodo Ikut Terdampak
Gempa M7,7 NTT merusak sejumlah fasilitas transportasi. Pelabuhan hingga Bandara Komodo ikut terdampak.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Gempa M7,7 NTT Rusak Sejumlah Fasilitas Transportasi, Bandara Komodo Ikut Terdampak
Bagikan