Ramzi: Kekerasan Seksual Meningkat Karena Pengaruh Video Porno

Rendy NugrohoRendy Nugroho - Kamis, 03 Desember 2015
Ramzi: Kekerasan Seksual Meningkat Karena Pengaruh Video Porno

Presenter Ramzi saat ditemui di Gedung Serba Guna, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (3/12). (Foto: MerahPutih/Rizky Kusumo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Artis - Banyaknya kejahatan dan kekerasan seksual terhadap anak pada tahun ini, membuat miris presenter Ramzi. Apalagi beberapa pelakunya merupakan orang terdekat.

Kondisi inilah yang membuatnya khawatir dengan kejadian tersebut. Hal ini diutarakan oleh Ramzi setelah dirinya berkeliling ke puskesmas. Memberikan hiburan kepada penderita katarak dan anak-anak yang mengikuti sunat massal.

"Iya banyak sekali kasus kekerasan kepada anak. Kebanyakan juga pelakunya orang terdekat. Antisipasinya saya terapkan kepada anak. Orang yang tidak dikenal jangan coba untuk berkomunikasi. Kalau anak main di luar anak jangan sampai pakai pakaian yang bisa mengundang orang melakukan kekerasan seks," papar Ramzy dengan mimik serius, saat ditemui di Gedung Serba Guna, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (3/12).

Bahkan, Ramzi pun cukup khawatir dengan maraknya video porno. Karena bagi dirinya hal itulah yang jadi salah satu faktor awal kekerasan seksual.

"Enggak bisa dipungkiri dengan seringnya melihat gambar porno pasti akan berimajinasi yang liar. Otak akan terganggu. Lalu akhirnya gak pandang bulu. Anak kecil juga akan kena jadi korban," jelasnya gregetan.

Karena kesalnya, Ramzi meminta kepada penegak hukum untuk menghukum mati pelaku. Terutama orang-orang yang melakukan kekerasan kepada anak.

"Menurut Kapolda ada UU khusus untuk perlindungan anak. Hukumannya sampai hukuman mati. Kalau saya itu harus hukum mati, mereka bukan hanya penjahat tapi biadab," tegas Ramzi. (Rky)

BACA JUGA:

  1. Gelar Acara Bakti Sosial, Polres Jaksel Ajak Artis Terjun Ke Masyarakat
  2. Ivan Gunawan Senang Dapat Hibur Masyarakat di Acara Sosial
  3. Ibunda Ivan Gunawan Ingin Ayu Ting Ting Jadi Menantunya
  4. Ivan Gunawan: Semoga Ayu Ting Ting Jodoh Saya
  5. "Aku Berkarya Dengan Cinta", Buku 10 Tahun Ivan Gunawan Berkarya
#Kekerasan Seksual Anak #Kekerasan Anak #Presenter #Ramzi
Bagikan
Ditulis Oleh

Rendy Nugroho

Berita Terkait

Indonesia
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
PBNU mendukung penuh langkah penegakan hukum sekaligus penguatan sistem perlindungan santri secara internal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
DPR RI tengah mengkaji langkah penguatan regulasi sebagai bagian dari strategi pencegahan kekerasan terhadap anak.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
Indonesia
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Meskipun pembahasan sempat tertunda akibat masa reses parlemen, Komisi X memastikan isu ini menjadi prioritas utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2026
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
DPR melalui Esti Wijayanti mendesak penonaktifan dosen terduga pelaku kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
Indonesia
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
DPR mendesak razia daycare ilegal setelah maraknya kekerasan anak. Data menunjukkan 43 persen daycare belum berizin dan minim standar pengasuhan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Kemendikdasmen Bertindak
DPR RI menyoroti dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Kemendikdasmen diminta memperketat pengawasan dan evaluasi nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 April 2026
Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Kemendikdasmen Bertindak
Indonesia
Legislator Desak Evaluasi Total Daycare, Bongkar Kegagalan Sistem
Kepercayaan masyarakat terhadap daycare kini berada di titik rawan.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 April 2026
Legislator Desak Evaluasi Total Daycare, Bongkar Kegagalan Sistem
Bagikan