Raksasa China Ant Group Jajaki kerja Sama Pembangunan Lab AI di DKI atau DIY
Senior Vice President Ant Group Yang Peng menyampaikan pemaparan saaat bertemu Menkominfo Budi Arie Setiadi. (Dok Kominfo)
MerahPutih.com - Perusahaan teknologi keuangan raksasa asal China, Ant Group tengah menjajaki berbagai peluang kerja sama di Indonesia, mulai dari pembangunan laboratorium bersama hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Dalam pertermuan antara jajaran petinggi Ant Group dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), kerja sama ini akan menyasar kalangan UKM di wilayah DKI Jakarta atau Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Baca juga:
Luhut Siap Ubah Aturan Mudahkan Apple Bikin Pabrik di Indonesia
"Konsentrasi kami terutama ke Usaha Kecil dan Menengah (UKM) agar transformasi digital kita berjalan dengan baik dan dapat mengakselerasi ekonomi digital," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Budi Arie Setiadi, terkait hasil pertemuan dengan Ant Group, dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Sabtu (20/4)
Menurut Menkominfo, Ant Group menjajaki peluang kerja sama di tiga bidang. Yakni, pembangunan laboratorium bersama atau joint lab, pengembangan SDM melalui Digital Talent Scholarship, dan tata kelola data.
Sementara itu, CEO Ant International Yang Peng, yang juga Senior Vice President Ant Group, mengakui lokasi laboratorium belum ditetapkan, tetapi kemungkinan akan didirikan di Jakarta atau Yogyakarta. Fasilitas itu nantinya akan mempromosikan layanan teknologi keuangan yang inklusif bagi UKM.
Baca juga:
Raksasa Tekfin China Ant Group Diminta Kembangkan Talenta Digital UKM Indonesia
Fasilitas ini juga akan fokus menyediakan solusi dalam membantu perusahaan keuangan di Indonesia menghadapi berbagai tantangan di era kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Yang Peng menyebut laboratorium bersama itu akan menjadi tulang punggung untuk membantu menjaga industri teknologi keuangan di Indonesia.
"Teknologi untuk membantu mitra memberikan pinjaman kepada UKM dengan lebih baik tanpa jaminan apa pun, sehingga kami berharap pada akhirnya mereka (UKM) dapat menikmati pinjaman yang berbiaya lebih rendah dengan inovasi teknologi kami," ungkapnya. (*)
Baca juga:
Jokowi Tawari China Kerja Sama Bangun Moda Transportasi di IKN
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Indonesia Gandeng China Buru Bajak Laut Penculik ABK WNI di Gabon
Durian Beku Indonesia Sukses Tembus Pasar China, Ekspor Perdana 48 Ton
TYESO Resmi Hadir di Indonesia lewat Kerja Sama Eksklusif dengan PT USS
Duduk Perkara Belasan WNA China Serang TNI Pakai Parang di Ketapang Versi Kodam XII/Tanjungpura
China Kerahkan 100 Kapal AL Imbas Pernyataan Kontroversial PM Jepang
Bincang Ringan Presiden Prabowo dengan Ketua MPR China, Bahas Guci dan Bayi Panda
Takut Bobol, Kepolisian Kanada Cuma Pakai Drone China untuk Operasi Nonsensitif
Kebakaran Hong Kong, Pemerintah Lakukan Penyelidikan di tegah Tekanan China
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Tenggelamkan 31 Kapal Asal China di Natuna, Masuk secara Ilegal
Indonesia Contek China Kembangkan Kereta Api