Takut Bobol, Kepolisian Kanada Cuma Pakai Drone China untuk Operasi Nonsensitif
Ilustrasi pesawat drone. Foto DJI
MerahPutih.com - Kepolisian Berkuda Kanada (RCMP) mulai membatasi penggunaan sebagian besar armada drone buatan China milik mereka dengan alasan faktor keamanan.
Pembatasan penggunaan drone buatan China ini mencerminkan tren global yang semakin waspada terhadap perangkat teknologi asal negara tertentu karena potensi risiko keamanan siber dan intelijen.
“Risiko keamanan tinggi,” demikian alasan RCMP membatasi penggunaan drone buatan China saat rapat dengan Komite Keamanan Nasional Senat, dikutip dari laporan CBC, Rabu (3/12).
Baca juga:
RCMP mengoperasikan 1.230 unit sistem pesawat tanpa awak (RPAS), dan 973 unit atau sekitar 80 persen berasal dari produsen China.
Namun, pengoperasian drone buatan China milik RCMP kini akan dibatasi hanya untuk operasi nonsensitif, sementara operasi yang dianggap sensitif akan mengandalkan perangkat dari negara lain.
“RPAS buatan China akan dibatasi penggunaannya hanya untuk operasi nonsensitif,” tulis laporan RCMP, dilansir Antara.
Biaya Operasional Drone China Mahal
Masih dari laporan yang sama bagi RCMP, langkah ini merupakan upaya menyeimbangkan kebutuhan operasional sehari hari dengan perlindungan informasi sensitif dalam tugas penegakan hukum.
Baca juga:
Indonesia-Kanada Tekan Perjanjian Dagang, Tarif 0 Persen untuk Olahan Laut hingga Marmer
RCMP menyatakan saat ini mereka mengandalkan 232 drone buatan Prancis, Amerika Serikat, dan Belgia untuk operasi sensitif. Namun, mengganti total 973 unit RPAS buatan China diperkirakan akan menelan biaya sekitar 21,4 juta dolar AS.
Angka itu setara dengan biaya sekitar 25.000 dolar AS per unit, karena drone non China disebut hampir dua kali lebih mahal dibandingkan unit yang saat ini digunakan. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Indonesia Gandeng China Buru Bajak Laut Penculik ABK WNI di Gabon
Durian Beku Indonesia Sukses Tembus Pasar China, Ekspor Perdana 48 Ton
Kediaman Diserang Drone, Putin: Tidak Akan Dibiarkan Tanpa Balasan
TYESO Resmi Hadir di Indonesia lewat Kerja Sama Eksklusif dengan PT USS
Duduk Perkara Belasan WNA China Serang TNI Pakai Parang di Ketapang Versi Kodam XII/Tanjungpura
Korban Tewas Kebakaran di Ruko Terra Drone Jadi 22 Orang, Semua Dibawa ke RS Polri
China Kerahkan 100 Kapal AL Imbas Pernyataan Kontroversial PM Jepang
Bincang Ringan Presiden Prabowo dengan Ketua MPR China, Bahas Guci dan Bayi Panda
Takut Bobol, Kepolisian Kanada Cuma Pakai Drone China untuk Operasi Nonsensitif
Kebakaran Hong Kong, Pemerintah Lakukan Penyelidikan di tegah Tekanan China