Raih Dua Rekor MURI di HUT Ke-49, PDIP Disebut Partai Disiplin
PDIP meraih dua penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) bertepatan dengan HUT Ke-49 Partai pada Senin (10/1). (Foto: MP/Ponco Sulaksono)
MerahPutih.com - PDI Perjuangan (PDIP) meraih dua penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) bertepatan dengan HUT Ke-49 Partai pada Senin (10/1).
PDIP memecahkan dua rekor, yakni lomba masak menu pendamping beras dengan peserta terbanyak yakni 1.142. Kedua, menciptakan buku varian menu pendamping beras terbanyak.
“Rekornya ini dahsyat sekali, pertama lomba masak menu pendamping beras secara serentak dengan peserta terbanyak 1.142 peserta, bukan main. Kemudian buku varian menu pendamping beras terbanyak, dua rekor yang dasyat sekali,” kata pendiri MURI Jaya Suprana menyerahkan penghargaan itu dalam pelaksanaan HUT Ke-49 PDIP di kantor DPP PDIP, Jakarta.
Baca Juga:
Hasto Bicara Capres PDIP di Pilpres 2024
Jaya menilai, PDIP merupakan partai politik yang disiplin dan terstruktur. Seluruh kader PDIP sangat disiplin dalam mengimplementasikan keinginan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
“Ini betul-betul melakukan turun ke bawah dan ini sekaligus naik ke atas,” jelas Jaya.
Bukan hanya dua rekor itu, kata Jaya, pihaknya pun berencana memberikan penghargaan kepada Ketua DPP PDIP Puan Maharani secara pribadi. Sosok Puan sebagai Ketua DPR RI merupakan pertama dalam sejarah dunia.
“Pemegang rekor dunia sebagai perempuan pertama yang menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Sebelumnya belum ada dan rekor itu akan abadi sampai akhir zaman," jelas dia.
Puan Maharani menyampaikan terima kasih kepada MURI atas pemberian rekor pada hari ini. Puan menyatakan, PDIP merupakan partai politik pertama yang turun ke bawah dengan caranya memberikan satu inovasi.
"Dalam hari ulang tahun ke-49 ini, semua masyarakat mengetahui, selain beras, ada lagi menu makanan dan pendamping beras lainnya. Sama-sama bergizi, bisa diolah, enak, dan tentu saja bermanfaat,” kata dia
Baca Juga:
Di HUT PDIP, Megawati Sebut Turba Cara Paling Efektif Menangkan Pemilu 2024
Puan menyatakan, semua kegiatan yang dilakukan PDIP pada hari ini membuktikan Indonesia memiliki kekayaan yang beraneka ragam. Bahkan, segala hasil masakan yang diolah PDIP tak kalah dengan restoran yang mendapat penghargaan dari Michelin Stars.
Selain itu, Puan juga menyampaikan terima kasih kepada MURI yang berencana memberikan penghargaan sebagai perempuan pertama menjabat Ketua DPR RI.
“Tentu saja ini suatu penghormatan dan penghargaan bagi saya bahwa tidak mudah untuk mencapai tersebut, tetapi ternyata rekor MURI Indonesia sudah bisa menyatakan bahwa hal tersebut benar jikalau tidak ada yang menyanggah,” kata dia.
Sementara, Ketua DPP PDIP Wiryanti Sukamdani mengatakan, lomba kuliner pendamping beras ini guna mencari alternatif pemenuhan gizi bagi masyarakat. Wiryanti juga menyampaikan bahwa PDIP memiliki misi untuk menghilangkan masalah stunting di Indonesia.
Karena itu, lomba ini ajang kreativitas bagi kader dalam mewujudkan inovasi makanan pendamping beras.
“Kuliner pendamping beras ini menjadi alternatif peningkatan nutrisi bangsa, berbahan baku lokal, murah, dan tentunya bergizi untuk membentuk bangsa yang kuat dan cerdas,” kata dia. (Pon)
Baca Juga:
Jokowi Pamer Capaian Vaksinasi di HUT PDIP
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Partai, Daftar Februari 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia