Rahasia Belajar ala Ilmuwan Richard Feynman

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Minggu, 17 September 2023
Rahasia Belajar ala Ilmuwan Richard Feynman

Fisikawan Richard Feynman. (Foto: Zenius)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BEBERAPA waktu lalu, film Oppenheimer menyita banyak perhatian penonton. Film biopik ini mengisahkan perjalanan J Robert Oppenheimer, fisikawan di balik penciptaan bom atom pertama di dunia.

Dalam film tersebut, Richard Feynman turut terlibat dalam Manhattan Project bersama ilmuwan lainnya. Feynman merupakan fisikawan junior ketika dia tergabung di Manhattan Project. Bersama ilmuwan lain bernama Hans Bethe, Feynman merumuskan sebuah formula untuk memprediksi hasil energi dari bahan peledak nuklir.

Sejak di bangku kuliah, Feynman terbiasa menyederhanakan pelajaran dengan membuat catatan dan menuliskannya kembali dengan kalimat yang lebih sederhana. Kebiasaan itu membuat dia sering menuliskan kembali rumus fisika sehingga lebih dipahami. Ia tercatat mampu untuk menyederhanakan teori elektrodinamika kuantum yang mengantarkannya meraih Hadiah Nobel di 1965.

Cara belajar Feynman ini bisa banget kamu sontek untuk diterapkan. Platform pendidikan Zenius membagikan tips belajar ala Feynman berikut ini.

Baca juga:

Christopher Nolan Konfirmasi 'Oppenheimer' Dibuat tanpa CGI

Rahasia Belajar ala Ilmuwan Richard Feynman
Jelaskan kosepnya dengan bahasa sederhana. (Foto: Unsplash/Firmbee.com)


1. Tuliskan konsep yang ingin kamu pelajari

Sebelum belajar, kamu harus menulis hal-hal yang berhubungan dengan apa yang mau kamu pelajari. Misalnya kamu ingin belajar mengenai Persamaan Kuadrat, kamu harus menulis beberapa definisi dan konsep dari istilah ini, termasuk turunan dari konsep yang lain.

2. Jelaskan kosepnya dengan bahasa sederhana

Setelah menuliskan konsepnya, coba jelaskan konsep tersebut dengan bahasamu sendiri, seakan-akan kamu sedang mengajarkan orang lain. Setelah itu, cari orang lain untuk kamu ajarkan, atau berlatih sendiri. Jika kamu sudah bisa menjelaskan dengan lancar, seharusnya kamu sudah bisa mengajarkan konsep yang sedang kamu pelajari dengan mudah dan sederhana.

Baca juga:

Mata Biru Cillian Murphy Bikin Pemain 'Oppenheimer' Takjub

Rahasia Belajar ala Ilmuwan Richard Feynman
Tuliskan konsep yang ingin kamu pelajari. (Foto: Unsplash/Thought Catalog)


3. Cari area yang belum pernah kamu pahami

Setelah bereksperimen dengan orang lain, saatnya kamu evaluasi bagian mana saja yang kamu belum pahami dengan baik. Untuk bagian-bagian itu, kamu bisa cari referensi dari orang lain, guru, atau sumber-sumber dari internet, seperti Google Scholar, forum-forum akademik, YouTube, atau platform Zenius.

4. Cari istilah yang masih kompleks, dan sederhanakan hal tersebut

Biasanya, kamu akan mendapatkan istilah atau terminologi yang ribet dan sulit dimengerti. Tugasmu saat ini adalah untuk menyederhanakan hal tersebut. Ketika sudah menemukan istilah yang lebih sederhana, ulangi lagi dari langkah kedua dan begitu seterusnya. Jangan pernah merasa jago dengan apa yang sudah kamu ketahui. (and)

Baca juga:

Posisi Terbaik Kursi Bioskop untuk Nonton 'Oppenheimer' Versi Christopher Nolan

#Belajar #Sains
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Para arkeolog dan ilmuwan internasional bersama BRIN menemukan bukti empiris praktik ini telah dilakukan sejak 25.000 tahun lalu.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Dunia
Gletser Swiss Kehilangan Es, Pasokan Air Terancam
Data terbaru menyebut hal itu terjadi akibat gelombang panas musim panas yang ekstrem di puncak-puncak pegunungan Alpen.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Gletser Swiss Kehilangan Es, Pasokan Air Terancam
Lifestyle
Penelitian Ungkap Orang Indonesia sudah Tahu Narkotika Sejak 25.000 Tahun Lalu, Teler Pakai Biji Pinang
Bukti terbaru menunjukkan biji pinang telah digunakan sebagai zat psikoaktif oleh sejumlah komunitas di Indonesia pada 25.000 tahun lalu.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Penelitian Ungkap Orang Indonesia sudah Tahu Narkotika Sejak 25.000 Tahun Lalu, Teler Pakai Biji Pinang
Fun
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Mengunggah ‘konten marmot tanpa sensor'.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Indonesia
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Habib Syarief menilai turunnya minat calon mahasiswa terhadap prodi sains di SNPMB 2026 menjadi ancaman bagi riset, inovasi, dan daya saing Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Lifestyle
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Para arkeolog menyebut struktur itu mungkin merupakan prototipe dalam pengembangan Stonehenge.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Lifestyle
Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Status baru tersebut dipublikasikan pada Rabu (8/4) oleh International Union for the Conservation of Nature (IUCN).
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
  Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Lifestyle
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Dunia
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengumumkan misi antariksa Artemis II akan membawa kru manusia meluncur ke bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Lifestyle
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Kerangka itu ditemukan terkubur di sebuah makam di depan altar Gereja St Peter and Paul di Kota Maastricht, Belanda Selatan.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Bagikan