Ragam Olahraga Ringan untuk Bantu Kurangi Nyeri Haid

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 11 Desember 2023
Ragam Olahraga Ringan untuk Bantu Kurangi Nyeri Haid

Nyeri haid membuat tidak nyaman dan mengganggu aktivitas. (Foto: freepik/lifestylememory)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIDAK sedikit perempuan yang mencari solusi sederhana tanpa obat-obatan, ketika sedang mengalami nyeri haid. Salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan adalah melalui olahraga. Pasalnya aktivitas fisik yang teratur dipercaya dan terbukti dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan selama periode menstruasi.

Rasa nyeri adalah keluhan umum saat perempuan datang bulan. Hal ini disebabkan oleh lepasnya hormon prostaglandin yang mengakibatkan rahim berkontraksi untuk mengeluarkan sel telur yang tidak dibuahi.

Seperti dilansir Alodokter, ada beberapa pilihan olahraga untuk mengurangi nyeri haid yang bisa dilakukan. Jenis olahraga ini umumnya aman dan mudah dilakukan saat di rumah. Beberapa studi juga menunjukkan bahwa olahraga terbukti mampu mengurangi nyeri saat datang bulan pada beberapa perempuan.

Baca juga:

Ladies, Hindari Beberapa Makanan Ini Ketika Menjelang atau Sedang Datang Bulan

Hormon endorfin yang terlepas saat berolahraga berperan sebagai pereda nyeri. (Foto: Pexels/theformfitness)

Saat berolahraga, tubuh akan melepaskan hormon endorfin yang berperan sebagai pereda nyeri alami. Hormon ini tentu dapat mengurangi nyeri haid yang muncul. Berikut, beberapa pilihan olahraga yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri haid:

Jalan santai

Olahraga ringan seperti jalan adalah kuncinya. Jalan kaki terbukti dapat meringankan keluhan yang muncul saat menstruasi, misalnya nyeri atau kram perut, sakit kepala, perut kembung, dan nyeri payudara. Untuk hasil yang maksimal, luangkan waktu setidaknya 30 menit untuk melakukan jalan santai.

Berenang

Mungkin dianggap sebagai kontroversi oleh beberapa pihak, namun mitos tersebut belum terbukti benar. Nyatanya, berenang saat datang bulan termasuk aman jika menggunakan produk menstruasi yang tepat, seperti tampon atau menstrual cup. Disarankan untuk berenang selama 10 sampai 30 menit sebanyak dua sampai lima kali seminggu.

Baca juga:

Kiat Atasi Sakit Perut Haid Hari Pertama

Bersepeda baik membuat aliran darah lebih lancar. (Foto: Pexels/Munbaik Cycling Clothing)

Bersepeda

Mengayuh sepeda termasuk olahraga aerobik ringan yang baik untuk mengurangi nyeri haid. Dengan bersepeda kamu akan membuat aliran darah lebih lancar dan membuatmu lebih rileks, sehingga nyeri akan berkurang. Disarankan untuk bersepeda selama 15 sampai 20 menit sehari.

Yoga

Yoga merupakan jenis olahraga ringan yang dapat membuat tubuh rileks dan menuntut untuk menenangkan pikiran. Pada gilirannya efek dari olahraga yoga yang dilakukan dapat mengurangi keluhan nyeri haid.

Pilates

Gerakan dalam olahraga ini sangat baik untuk melancarkan aliran darah, meregangkan otot, dan meningkatkan hormon endorfin yang dapat mengurangi saat datang bulan. Tidak hanya itu, rutin melakukan olahraga pilates dapat menguatkan otot dan sendi serta meringankan nyeri punggung. (zvw)

Baca juga:

Telat Haid karena Stres? Pahami Gejalanya

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Bagikan