Radikalisme Terjadi Karena Warga Tidak Sejahtera

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 24 Oktober 2020
Radikalisme Terjadi Karena Warga Tidak Sejahtera

Kepala BNPT Boy Rafli Amar. (Foto: Antara).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Boy Rafli Amar bersilaturahmi ke Padepokan Arum Sabil, Desa Tanggul Kulon, Kabupaten Jember (23/10). Silaturahmi ini dihadiri pemuka agama, kalangan peneliti, akademisi, praktisi di bidang pertanian dan peternakan yang merupakan penggerak ekonomi masyarakat pedesaan.

Kedatangan Boy Rafli dan rombongan disambut hangat oleh Ketua Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya sekaligus praktisi pertanian di kawasan padepokan, HM Arum Sabil.

Arum Sabil berpendapat bahwa teror tak hanya berbicara mengenai ledakan bom saja tetapi juga pada permasalahan sosial ekonomi yang dihadapi hari-hari ini. Dampak lebih jauh pada masalah tersebut dapat menjadi faktor pendorong terbentuknya pemikiran radikal negatif.

Baca Juga:

Kepala BNPT Ingatkan Ancaman Radikalisme Jadi Pangkal Terorisme

"Sesungguhnya teror itu bukan hanya bom yang meledak tetapi persoalan-persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi karena kalau masyarakat yang sudah lapar dapat mendorong pemikiran-pemikiran yang salah," jelas Arum Sabil dalam sambutannya.

Merespon hal tersebut, Kepala BNPT pun mempromosikan upaya pengentasan radikalisme melalui pembangunan kesejahteraan.

Ia menyampaikan melalui tim Sinergisitas Antar 38 K/L yang dikomandoi BNPT, unsur pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat bersinergi mensejahterakan masyarakat rentan di beberapa provinsi.

Kepala BNPT Boy Rafli Amar
Kepala BNPT Boy Rafli Amar. (Foto: BNPT).

Salah satu program sinergisitas yang tengah dikembangkan adalah pembentukan agrowisata. Tak hanya itu, Boy Rafli menjelaska mitra deradikalisasi BNPT yang merupakan eks narapidana tindak pidana teroris (napiter) kini banyak yang menjalankan usaha di bidang peternakan, salah satu contohnya adalah eks napiter binaan BNPT yang berada di Poso, Sulawesi Tengah.

Boy mengapresiasi Padepokan Arum Sabil yang telah memperkuat ketahanan di bidang perekonomian dan kedaulatan pangan. BNPT hendak merajut kerja sama dengan padepokan yang beririsan dengan pencegahan radikalisme dan pembinaan kemampuan di bidang agro.

"Tentunya BNPT akan menjalin kerjasama dimana aktivitas Padepokan ini adalah meningkatkan keterampilan di bidang agro, kita berharap program-program produktif nyata yang dapat dilaksanakan masyarakat yang konkrit yang bisa kita bicarakan lebih lanjut lagi," jelas Boy. (Knu)

Baca Juga:

Cegah Faham Radikal, BNPT Kunjungin Pesantren Ngruki

#Radikalisme #BNPT #Terorisme
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Indonesia
Kemendikdasmen Perkuat Peran Sekolah Cegah Anak Terpapar Radikalisme di Media Sosial
Kekerasan yang perlu dicegah tidak hanya terjadi secara fisik, tetapi juga dalam bentuk nonfisik, baik di dunia nyata maupun ruang digital.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kemendikdasmen Perkuat Peran Sekolah Cegah Anak Terpapar Radikalisme di Media Sosial
Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Berita Foto
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Silence momen dan doa dalam acara Peringatan Hari Internasional untuk Peringatan dan Penghormatan bagi Korban Terorisme 2026 di Jakarta, Jum'at (21/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 21 Agustus 2026
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Indonesia
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Ancaman terorisme saat ini sudah mulai bergeser. Kini, internet dijadikan sarana untuk melakukan rekrutmen, kontrapropaganda, hingga pendanaan terorisme
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Indonesia
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Pendekatan terhadap anak yang terpapar persoalan di ruang digital mengedepankan perlindungan, rehabilitasi, dan pendampingan.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Wakapolri mengungkap pola baru terorisme dan ekstremisme yang kini berkembang melalui ruang digital. Polri juga menyoroti ratusan anak terpapar radikalisme di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Indonesia
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Presiden RI, Prabowo Subianto, meneken Perpres RAN PE. DPR pun mengapresiasi pencegahan terorisme.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Bagikan