Teknologi

R80, Warisan Terakhir BJ Habibie untuk Indonesia

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 12 September 2019
R80, Warisan Terakhir BJ Habibie untuk Indonesia

Peninggalan terkahir dari B.J. Habibie yang belum selesai (Foto: regio-aviasi.co.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAMAT jalan B.J. Habibie, bapak teknologi Indonesia. Di antara banyak karya dan inovasi yang pernah ia buat, masih ada satu yang belum rampung. Warisan tersebut adalah pesawat R80. Model pesawat dari PT Regio Aviasi Industri (RAI), perusahaan yang dirintis oleh mendiang Habibie bersama putranya Ilham Akbar Habibie pada 2012.

Pesawat R80 didesain dengan mesin baling-baling turbo kembar. Jarang ada pesawat yang menggunakan mesin baling-baling saat ini. Namun ternyata mesin tersebut paling tepat digunakan untuk penerbangan dalam negeri. Jarak penerbangan dalam negeri terbilang pendek. Oleh sebab itu pesawat tidak memerlukan mesin yang terlalu kuat. Meski durasi penerbangan jadi lebih lama, tapi perbedaannya tidak terlalu signifikan.

Baca juga:

Fly By Wire, Teknologi yang Diwariskan BJ Habibie untuk Dunia Aviasi

Pesawat R80
Desain pesawat R80 (Foto: regio-aviasi.co.id)

Selain itu mesin baling-baling lebih irit bahan bakar daripada mesin jet. Dengan begitu pesawat R80 tidak hanya efisien, tapi juga ramah lingkungan. Perusahaan yang menggunakan pesawat R80 nantinya akan mendapatkan keuntungan lebih karena dapat menghemat bahan bakar.

Pesawat dengan mesin baling-baling mampu terbang dan mendarat di landasan yang lebih pendek dibanding pesawat dengan mesin jet. Dilansir dari situs PT RAI, R80 rencananya mampu menampung 80-90 penumpang. Memiliki dua pintu masuk untuk penumpang, dua pintu darurat, dan dua pintu kargo.

Banyaknya pintu tersebut akan memungkinkan penumpang keluar dan masuk pesawat lebih cepat. Sehingga pesawat dapat melayani lebih banyak jadwal terbang dalam waktu yang singkat.

Baca juga:

5 Karya BJ Habibie yang Masih Dikenang

Pesawat R80 didesain agar penumpang memiliki ruang gerak yang luas. Selain itu dinding pesawat ini dibuat untuk dapat menangkal suara dari luar pesawat agar para penumpang merasa lebih aman dan nyaman. Kokpit pesawat pun juga didesain seluas mungkin agar pilot memiliki banyak ruang. Sistem Fly by Wire tercanggih pun dipasang agar pesawat dapat terbang dengan aman.

Pesawat R80
Desain kabin dan kokpit pesawat R80 (Foto: regio-aviasi.co.id)

Pesawat R80 sengaja dibuat oleh Habibie demi kesejahteraan bangsa Indonesia. Dalam situs PT RAI tertulis kata-kata dari Habibie tentang proyek R80 ini, menurutnya (Habibie) transportasi udara adalah kendaraan yang mampu memperkuat hubungan antar daerah, meningkatkan ekonomi nasional, dan meningkatkan kekuatan dari negara kita. Kebutuhan transportasi udara tersebut harus diisi oleh orang Indonesia sendiri.

Oleh sebab itu dengan proyek R80, PT RAI mendesain dan memproduksi pesawat regional bertenaga mesin baling-baling tersebut. Proyek ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasar, membuka lapangan pekerjaan bagi pemuda bangsa, membangun jalinan antara stakeholder di dunia penerbangan, dan membangkitkan industri aviasi nasional.

Prototipe R80 pernah dipamerkan pada acara Bekraf Habibie Festival di Jiexpo Kemayoran pada 7-13 Agustus 2017. Saat ini PT RAI masih mengembangkan prototipe tersebut. Diharapkan mereka mampu menerbangkan pesawat R80 pertama kali pada tahun 2023 dan mulai dapat digunakan secara komersil pada tahun 2025. Pada saat itu lah mimpi Habibie yang tertulis di situs PT RAI akan terwujud. (sep)

Baca juga:

'Gula Jawa Berubah Jadi Gula Pasir', Awal Kisah Cinta Habibie dan Ainun

#BJ Habibie #Pesawat #Warisan Nusantara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Pesawat ini juga dikerahkan untuk mengisi bahan bakar pesawat tempur di udara atau air to air refuiling.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Indonesia
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Bandara Soekarno-Hatta terganggu akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bandara Kertajati hingga Yogyakarta jadi alternatif.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Indonesia
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Sekitar 150 ribu penumpang terdampak setelah 467 penerbangan dibatalkan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Indonesia
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Garuda Indonesia membatalkan penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, serta Lampung hingga 7 September 2026 pukul 12.00 WIB akibat erupsi Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Mengapa abu vulkanis begitu berbahaya bagi pesawat?
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Indonesia
Kemenhub Pastikan Penanganan Ekstra Insiden Pecah Ban Garuda Indonesia Rute Jakarta Menuju Makassar
Kemenhub memberi apresiasi atas respons cepat seluruh pihak terkait
Angga Yudha Pratama - Kamis, 03 September 2026
Kemenhub Pastikan Penanganan Ekstra Insiden Pecah Ban Garuda Indonesia Rute Jakarta Menuju Makassar
Indonesia
Kronologi Pesawat Garuda Pecah Ban usai Lepas Landas, 141 Penumpang Mendarat Selamat di Makassar
Pesawat Garuda Indonesia GA604 mengalami pecah ban usai lepas landas dari Jakarta. Pesawat tersebut mendarat dengan selamat di Makassar.
Soffi Amira - Kamis, 03 September 2026
Kronologi Pesawat Garuda Pecah Ban usai Lepas Landas, 141 Penumpang Mendarat Selamat di Makassar
Indonesia
Pesawat Garuda GA604 Pecah Ban Saat Terbang ke Makassar, Penumpang Dievakuasi Usai Manuver Go Around
Pesawat Garuda Indonesia GA604 rute Jakarta-Makassar mengalami pecah ban di udara dan terpaksa melakukan manuver pendaratan dramatis. Cek kronologi lengkap dan nasib 156 penumpang di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 03 September 2026
Pesawat Garuda GA604 Pecah Ban Saat Terbang ke Makassar, Penumpang Dievakuasi Usai Manuver Go Around
Indonesia
DPR Soroti Kasus Mayor Laut Faisal Mulia, Diduga Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer
Komisi I DPR menyoroti kasus Mayor Laut Faisal Mulia, yang mengirim sabu dengan pesawat militer.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
DPR Soroti Kasus Mayor Laut Faisal Mulia, Diduga Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer
Indonesia
Pilot Pesawat AMA Tewas Ditembak di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Ungkap Hasil Visum dan Identitas Terduga Pelaku
Satgas Damai Cartenz memastikan pilot PT AMA, Captain Nicholas F. Goselin, tewas akibat luka tembak di Yahukimo. Polisi juga mengungkap hasil visum dan identitas terduga pelaku.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Pilot Pesawat AMA Tewas Ditembak di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Ungkap Hasil Visum dan Identitas Terduga Pelaku
Bagikan