Kesehatan

Quinoa Sebagai Pengganti Nasi, Lebih Sehat dan Kaya Manfaat

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 26 November 2020
Quinoa Sebagai Pengganti Nasi, Lebih Sehat dan Kaya Manfaat

Quinoa sebagai pengganti nasi untuk sumber karbohidrat. (Foto: Pixabay/Einladung_zum_Essen)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DEMI menjaga tubuh tetap sehat banyak orang mulai beralih dari nasi putih ke makanan yang lebih sehat, tentunya yang tak kalah mengenyangkan. Salah satu pengganti nasi yang paling populer adalah quinoa.

Quinoa merupakan jenis biji-bijian yang berasal dari tanaman yang disebut chenopodium auinoa. Tanaman merupakan tanaman endemik dari Peru, Bolivia, dan beberapa daerah di AS. Quinoa dipercaya banayak orang sebagai pengganti nasi karena manfaatnya yang luar biasa.

Baca juga:

Sumber Karbohidrat Alternatif ala Indonesia

Melansir laman bbcgoodfood, makanan sumber karbohidrat yang satu ini tinggi kandungan protein, lemak tak jenuh, kaya serat, mengandung banyak mineral, serta vitamin yang dibutuhkan tubuh.

Protein dalam quinoa dibentuk oleh asam amino, dengan jumlah delapan asam amino esensial yang dinilai penting untuk tubuh. di antaranya termasuk isoleucin, leucine, lysine, methionine, phenylalanin, threonine, tryptophan, dan valine.

Quinoa Sebagai Pengganti Nasi, Lebih Sehat dan Kaya Manfaat
Biji quinoa. (Foto: Pixabay/SEMSEMS)

Manfaat quinoa yang bisa kamu rasakan di antaranya:

- Mengandung banyak mineral seperti copper, mangan, fosfor, dan zat besi

- Mengandung vitamin B dan vitamin E yang bekerja sebagai antiokdisan

- Menjadi anti-inflamasi dan mencegah beberapa penyakit

- Aman buat kamu yang memiliki alergi.

- Baik untuk pembentukan tulang, otot, dan kulit sehingga baik untuk pertumbuhan

- Cocok untuk penderita diabetes atau kamu yang sedang diet

Baca juga:

Jangan Asal Diet, Kekurangan Karbohidrat Bisa Sebabkan Kanker Usus

Quinoa Sebagai Pengganti Nasi, Lebih Sehat dan Kaya Manfaat
Salad quinoa jadi menu olahan favorit. (Foto: Pixabay/Einladung_zum_Essen)

Cara mengolah quinoa tidak sama dengan nasi. Kamu harus mencuci biji quinoa terlebih dahulu untuk menghilangkan saponin pada permukaannya.

Saponin menyebabkan quinoa terasa pahit saat dimakan. Selain itu, kamu bisa memilih quinoa yang saponinnya sudah terlepas dan sudah siap masak.

Setelah dicuci, ambil air sebanyak dua gelas untuk memasak satu gelas quinoa. Setelah quinoa air sudah bercampur, rebus selama 15 menit hingga airnya meresap. Quinoa memiliki hambar seperti nasi sehingga cocok debagai sumber karbohidrat pengganti nasi. (aru)

Baca juga:

Ada Sayur yang Bisa Bikin Gemuk, Lho Kok?

#Kesehatan #Tips Kesehatan #Info Kesehatan #Diet #Karbohidrat
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan