Putin Temui Kadyrov, Beri Semangat Pasukan Chechnya untuk Perang ke Ukraina

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 21 Agustus 2024
Putin Temui Kadyrov, Beri Semangat Pasukan Chechnya untuk Perang ke Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin. (ANTARA/Xinhua/pri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov telah memeriksa kondisi pasukan dan relawan Chechnya yang bersiap untuk bertempur di Ukraina, Rabu (21/8) di Chechnya.

Pemeriksaan tersebut sekaligus menjadi kunjungan pertama Putin ke wilayah Kaukasus Utara itu sejak 2011.

Perjalanan mendadak itu terjadi di tengah pasukan Rusia berusaha mengusir pasukan Ukraina keluar dari wilayah Kursk.

"Selama kami memiliki orang-orang seperti Anda, kami benar-benar, benar-benar tak terkalahkan," kata Putin kepada para prajurit di Universitas Pasukan Khusus Rusia, sebuah sekolah pelatihan di Gudermes, Chechnya, menurut transkrip di situs web Kremlin, dikutip dari Aljazeera, Rabu (21/8).

Baca juga:

Putin Tegaskan Taliban Sekutu Rusia

"Menembak di lapangan tembak di sini adalah satu hal, dan mempertaruhkan nyawa dan kesehatan Anda adalah hal lain. Namun, Anda memiliki kebutuhan batin untuk membela Tanah Air dan keberanian untuk membuat keputusan seperti itu," tambah Putin, menyemangati para tentara Chechnya.

Kadyrov, sekutu utama Kremlin yang telah dikenai sanksi oleh Amerika Serikat, mengatakan kepada Putin pada pertemuan terpisah bahwa Chechnya telah mengirim lebih dari 47.000 tentara ke Ukraina sejak dimulainya perang, termasuk sekitar 19.000 sukarelawan.

Meskipun Putin jarang mengunjungi Chechnya dalam beberapa tahun terakhir, wilayah tersebut telah membentuknya sebagai seorang politisi.

Sebagai perdana menteri yang baru dilantik pada tahun 1999, Putin melancarkan perang Chechnya kedua melawan pejuang separatis dan garis keras di wilayah yang sebagian besar penduduknya Muslim.

Baca juga:

Ukraina Klaim Rebut Sudzha, Ganggu Pasokan Gas untuk Rusia

Kadyrov, yang diangkat Putin sebagai pemimpin Chechnya pada tahun 2007, telah menggunakan uang dari Moskow untuk membangun kembali wilayahnya yang hancur. (ikh)

#Ukraina #Rusia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Faktanya, video yang disebarkan merupakan video ledakan gudang di Tianjin, China, pada 2015 lalu.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Berita Foto
DPD RI Terima Delegasi Rusia, Bahas Pengembangan PLTN di Indonesia
Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin bersama Direktur Jenderal Badan Antariksa Rusia Alexey Likhachev (kiri) saat pertemuan di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 02 Juli 2026
DPD RI Terima Delegasi Rusia, Bahas Pengembangan PLTN di Indonesia
Indonesia
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Fokus Selesaikan Agenda Dalam Negeri
Prabowo dipastikan batal menghadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan. Istana menyebut Presiden memilih fokus menyelesaikan berbagai agenda prioritas di dalam negeri.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Fokus Selesaikan Agenda Dalam Negeri
Indonesia
Tim Indonesia Borong Emas di Kejuaraan Dunia Olimpiade Biologi 2026 Rusia, Cetak Sejarah Baru
Delegasi Indonesia meraih total enam medali individu, terdiri atas 1 medali emas, 4 medali perak, dan 1 medali perunggu.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Tim Indonesia Borong Emas di Kejuaraan Dunia Olimpiade Biologi 2026 Rusia, Cetak Sejarah Baru
Indonesia
Indonesia Siapkan Skema Khusus Impor Ratusan Juta Barel Minyak Rusia
PT Pertamina (Persero) mengandalkan obligasi global (global bond) dalam pendanaan bisnisnya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 21 Mei 2026
Indonesia Siapkan Skema Khusus Impor Ratusan Juta Barel Minyak Rusia
Indonesia
Rusia dan China Bangun Tata Kelola Global Anyar, Tolak Hegemoni Sepihak
Situasi global saat ini "kompleks dan bergejolak" karena meningkatnya "hegemoni sepihak," tetapi perdamaian, pembangunan, dan kerja sama tetap menjadi aspirasi utama dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Rusia dan China Bangun Tata Kelola Global Anyar, Tolak Hegemoni Sepihak
Indonesia
Sudah Deal, Rusia Janji Tetap Kirim Minyak ke RI di Tengah Sanksi Uni Eropa
Rusia menegaskan tetap memasok minyak ke Indonesia sesuai perjanjian meski menghadapi sanksi Uni Eropa.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Sudah Deal, Rusia Janji Tetap Kirim Minyak ke RI di Tengah Sanksi Uni Eropa
Indonesia
Terminal Minyak Karimun Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, Rusia Tetap Siap Kirim Minyak ke Indonesia
Rusia tetap dalam kondisi baik, meski telah menghadapi sanksi dari Uni Eropa selama lebih dari 10 tahun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Terminal Minyak Karimun Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, Rusia Tetap Siap Kirim Minyak ke Indonesia
Dunia
Rusia dan Ukraina Umumkan Gencatan Masing Masing Selama 2 Hari di Waktu Berbeda
Angkatan bersenjata Rusia akan menjalankan semua langkah yang diperlukan demi memastikan keamanan saat perayaan Hari Kemenangan di Moskow.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Rusia dan Ukraina Umumkan Gencatan Masing Masing Selama 2 Hari di Waktu Berbeda
Indonesia
Rusia Sebut Jerman Bersiap Lakukan Konfrontasi Militer, Sudah Sediakan Drone ke Ukraina
setiap kargo yang berisi senjata untuk Ukraina akan menjadi target sah bagi Rusia. Kremlin menyebut pasokan senjata Barat ke Ukraina menghambat perundingan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 April 2026
Rusia Sebut Jerman Bersiap Lakukan Konfrontasi Militer, Sudah Sediakan Drone ke Ukraina
Bagikan