Purnawirawan Kopassus Terpecah, Luhut: Engga Apa-Apa

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 10 Juli 2018
Purnawirawan Kopassus Terpecah, Luhut: Engga Apa-Apa

Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. (MP/Noer Ardiansjah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menkomaritim) Luhut Binsar Pandjaitan buka suara terkait langkah sejumlah Purnawirawan Kopassus TNI AD menyatakan dukungannya kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto untuk maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Menurut Luhut, dukungan kepada Prabowo merupakan hal yang wajar. Karena dirinya juga mendapatkan dukungan yang sama dari purnawirawan korps baret merah.

"Engga apa-apa, kan yang dukung, ada yang dukung dia (Prabowo), ada yang dukung saya. Kan biasa itu," ujar Luhut usai menghadiri pelaksanaan konsultasi nasional di Sopo Marpingkir, Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (10/7).

Menurut dia, perbedaan dukungan jangan dijadikan permusuhan karena itu merupakan hal biasa, apalagi ada dendam.

"Yang penting jangan marah-marah yang penting, jangan jadi musuhan, jangan jadi dendam. Kalau beda kan saya suka lihat kacamata, ada yang nggak suka lihat kacamata. Kan ndak mesti jadi musuhan. amu seneng kopi saya teh. Apa mesti musuhan? nggak kan?," ungkapnya.

Ribuan purnawirawan Kopassus mendeklarasikan dukungan kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju di pesta demokrasi 2019 mendatang. Deklarasi tersebut dilaksanakan di Gor Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (7/7).

Dalam deklarasi itu, para purnawirawan Kopassus juga menyambut dengan meriah Prabowo saat datang ke lokasi. Eks Danjen Kopassus itu tersenyum saat mendengarkan sapaan "Presiden, Pak Presiden," dari para eks Kopassus.

TNI AD sendiri sudah memberikan keterangannya terkait dukungan para purnawirawan Kopassus kepada Prabowo. "Purnawirawan sudah keluar dari kita, sudah tidak ada hubungan dengan Kopassus," ucap Kapen Kopassus Letkol Inf Rudi Firmansyah saat dihubungi wartawan, Sabtu (7/7).

Dia menegaskan prajurit Kopassus netral dalam urusan politik termasuk Pemilihan Presiden. "Kami semua netral, satu pimpinan tertinggi kami, Panglima TNI dan presiden, jadi nggak ada hubungan dengan kami," tegasnya.

"Itu pure pribadi masing-masing. Kalau kita diam. Kita tegak terus ke pemerintah," sambung Rudi. (Asp)

#Luhut Panjaitan #Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Istana Waspada usai Kasus Penyadapan Prabowo, Mensesneg Minta Polri Transparan
Kasus dugaan penyadapan Prabowo menjadi sorotan. Istana meminta Polri mengusut perkara tersebut secara transparan dan tidak menutupi fakta.
Soffi Amira - Jumat, 06 November 2026
Istana Waspada usai Kasus Penyadapan Prabowo, Mensesneg Minta Polri Transparan
Indonesia
Kepala BIN Herindra Temui Prabowo di Istana, Sebut Dugaan Penyadapan Mengarah pada Makar
Kepala BIN, Muhammad Herindra, menemui Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana. Hal itu di tengah dugaan penyadapan ilegal yang mengarah ke makar.
Soffi Amira - Jumat, 06 November 2026
Kepala BIN Herindra Temui Prabowo di Istana, Sebut Dugaan Penyadapan Mengarah pada Makar
Indonesia
Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt Kepala KSP, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Kasetpres, Letjen TNI Ariyo Windutomo, ditunjuk menjadi Plt Kepala KSP menggantikan Listyo Sigit. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt Kepala KSP, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Indonesia
Mensesneg Ungkap Pemerintah Pertanyakan Motif Penyadapan Prabowo, Sebut Bisa Bahayakan Negara
Mensesneg, Prasetyo Hadi, mempertanyakan motif penyadapan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Mensesneg Ungkap Pemerintah Pertanyakan Motif Penyadapan Prabowo, Sebut Bisa Bahayakan Negara
Indonesia
Listyo Sigit Dicopot dari KSP usai Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo
Listyo Sigit Prabowo resmi dicopot dari KSP, setelah menjadi tersangka penyadapan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Listyo Sigit Dicopot dari KSP usai Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo
Indonesia
LIMS: Saat Alat Negara Dipakai Intai Presiden Prabowo Subianto
Skandal penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo lewat server LIMS Polri bikin heboh. Apa itu LIMS dan gimana cara kerjanya? Cek faktanya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 November 2026
LIMS: Saat Alat Negara Dipakai Intai Presiden Prabowo Subianto
Indonesia
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Polri tetapkan KSP Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (LSP) & 7 anggota polisi sebagai tersangka penyadapan Presiden Prabowo. Cek rincian kasusnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 03 November 2026
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Indonesia
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) buka suara alasan absen saat dicari Presiden Prabowo. KDM mengaku fokus memimpin pemadaman karhutla Gunung Ciremai.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,28 triliun untuk program Satu Orang Satu Rekening. Simak target dan kriteria penerimanya.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Indonesia
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Presiden Prabowo Subianto curi perhatian publik saat mencari keberadaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) yang absen di acara Rakornas TPAKD. Simak momen uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Bagikan