Kesehatan

Punya Mr.P Besar Rentan Terinfeksi COVID-19?

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 23 September 2020
Punya Mr.P Besar Rentan Terinfeksi COVID-19?

Pria ingin memiliki Mr.P besar (Foto: Pexels/Angele J)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HARUSKAH khawatir punya Mr.P besar? Jawaban kebanyakan pria pasti tidak. Punya "pusaka" besar memang menjadi impian setiap pria. Alasannya satu, agar pasangannya puas di ranjang.

Namun, beberapa bulan lalu beredar kabar pria dengan Mr.P besar lebih rentan terkena COVID-19. Bahkan kabarnya Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO yang menyatakan hal itu.

Baca juga:

Mr.P Sekeras Sosis Pertanda Disfungsi Ereksi

Dimuat di laman resmi Kominfo, pada sebuah unggahan di Facebook terdapat tautan berita yang diklaim dari BBC mengatakan pria dengan Mr.P besar rentan terkena COVID-19. Berita tersebut berjudul "WHO: Pria berpenis besar lebih rentan tertular Covid-19".

Artikel tersebut menuliskan temuan itu disampaikan dalam konferensi pers WHO. Tautan artikelnya ialah BBC-News.us. Apakah hal ini benar?

1. Tak ada hubungannya punya Mr.P besar dengan COVID-19

Tak ada hubungannya ukuran Mr.P dan COVID-19 (Foto: Pexels/Andreea Ch)

Tulisan yang dimuat dalam media BBC-News.us sama sekali tidak benar. Tak ada hubungannya ukuran Mr.P dengan risiko tertular COVID-19. Kominfo mengatakan berita tersebut hoaks. Tautan artikel tersebut tidak berasal dari media mainstream BBC News.

2. Orang-orang yang rentan terkena COVID-19 menurut WHO

Orang berusia 60 tahun ke atas rentan terkena COVID-19 (Foto: Pexels/Craig Dennis)

COVID-19 memang dapat menular orang seluruh usia. Namun, ada kelompok orang-orang tertentu yang rentan terinfeksi virus ini. Laman resmi WHO menjelaskan orang berusia 60 tahun ke atas memiliki risiko tinggi terpapar COVID-19.

Baca juga:

Penting! Segala Rasa Sakit Pada Mr.P yang Bisa Terjadi

Selain itu, orang-orang dengan penyakit berat juga rentan terkena virus ini. Mereka orang yang memiliki penyakit jantung, paru-paru, diabetes, dan masalah sistem imun.

3. Tak perlu mempermasalahkan ukuran Mr.P

Perempuan tidak mempermasalahkan ukuran Mr.P pasangannya (Foto: Pexels/mali maeder)

Tidak perlu pusing dengan ukuran Mr.P. Kecil atau besar tidak masalah. Mengutip HUFFPOST, perempuan tidak mempermasalahkan ukuran Mr.P pasangannya. Hal tersebut dibuktikan dalam artikel yang ditulis Michael Castleman di Psychology Today.

Menurut artikel Castleman, sebuah studi dilakukan oleh para peneliti di UCLA dan Cal State LA. Penelitian tersebut menunjukkan sebanyak 84 persen perempuan sangat puas dengan ukuran Mr.P pasangannya. Lalu 14 persen perempuan berharap Mr.P pasangannya lebih besar, dan 2 persen perempuan ingin Mr.P pasangannya lebih kecil.

Angka 84 persen tersebut artinya tujuh dari delapan perempuan merasa ukuran Mr.P pasangan mereka baik-baik saja. Pria lah yang mempermasalahkan ukuran Mr.P karena takut tidak bisa memuaskan pasangan di ranjang. Ini hanya sugesti para pria saja. Ukuran bukan masalah, yang penting durasi ketahanannya. (ikh)

Baca juga:

Wajib Bersihkan Mr.P Untuk Kesehatan

#Kesehatan #COVID-19 #Mr P
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan