MerahPutih.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono mengklaim sudah memberi vaksinasi kepada 58,48 persen tenaga kesehatan DIY. Jumlah tersebut setara dengan 12.858 orang.
Sri Sultan menjelaskan, program vaksinasi Di DIY sudah dilakukan sejak 15 Januari 2021. Dimulai dari tenaga kesehatan.
"Vaksinasi tenaga kesehatan ini diharapkan akan selesai secara keseluruhan pada akhir Februari 2021,"jelas Sri Sultan di Yogyakarta , Jumat (29/01).
Baca Juga:
Polisi Penyintas COVID-19 Donorkan Plasma Darah
Selanjutnya proses vaksinisasi akan menyasar masyarakat umum. Pemda DIY sudah menyiapkan 367 tenaga vaksinator. Mereka sudah dilatih oleh PPSDM Kemenkes RI. Vaksinator akan terus ditambah hingga mencapai target sekitar 1.313 di Maret 2021.
Raja Yogyakarta yakin masyarakat DIY tidak akan menolak divaksin. Untuk itu Pemda DIY tidak akan menjatuhkan sanksi pada warga yang menolak divaksin.
"Mungkin agak berbeda dengan daerah lain, atas dasar kepercayaan pada kearifan lokal, masyarakat DIY tidak akan dikenakan sanksi. Karena saya yakin, bahwa seluruh lapisan masyarakat DIY pada gilirannya nanti dengan penuh kesadaran akan siap untuk divaksinasi," tegasnya.
Sebelumnya Sri Sultan sudah divaksin dalam kegiatan vaksinisasi perdana pada 14 Januari 2021 di bangsal Kantor Kepatihan Yogyakarta. Adapula 15 Tokoh DIY, yang mewakili kalangan Birokrasi, TNI/Polri/BIN, Tenaga Kesehatan dan IDI, serta Organisasi Keagamaan juga turut divaksin.
Vaksinisaai tahap kedua sudah dilakukan pada Kamis 28/01 di Bangsal Kepatihan. Dengan vaksinasi kedua ini, kekebalan akan segera terbentuk dua pekan mendatang.
"Semoga pada vaksinasi kedua ini semuanya dalam kondisi siap untuk disuntik antibodi atau kekebalan diharapkan dapat mulai terbentuk dua minggu setelah pemberian vaksinasi kedua nanti kondisi," ujarnya.
Adapun terkait ketersediaan vaksin, dari kebutuhan sebanyak 2.605.179 dosis, saat ini pemerintah pusat telah mengirimkan sekitar 71.600 dosis dalam dua termin pengiriman. (Teresa Ika/ Yogyakarta)
Baca Juga:
Kepastian Vaksinasi Warga di Tangan Pusat, Pemprov DKI Siapkan Saran dan Prasarana-nya