Punya Kearifan Lokal, Sultan Yogya Yakin Warga Tidak Menolak Divaksin

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 29 Januari 2021
Punya Kearifan Lokal, Sultan Yogya Yakin Warga Tidak Menolak Divaksin

Vaksinasi COVID-19 di Yogyakarta. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono mengklaim sudah memberi vaksinasi kepada 58,48 persen tenaga kesehatan DIY. Jumlah tersebut setara dengan 12.858 orang.

Sri Sultan menjelaskan, program vaksinasi Di DIY sudah dilakukan sejak 15 Januari 2021. Dimulai dari tenaga kesehatan.

"Vaksinasi tenaga kesehatan ini diharapkan akan selesai secara keseluruhan pada akhir Februari 2021,"jelas Sri Sultan di Yogyakarta , Jumat (29/01).

Baca Juga:

Polisi Penyintas COVID-19 Donorkan Plasma Darah

Selanjutnya proses vaksinisasi akan menyasar masyarakat umum. Pemda DIY sudah menyiapkan 367 tenaga vaksinator. Mereka sudah dilatih oleh PPSDM Kemenkes RI. Vaksinator akan terus ditambah hingga mencapai target sekitar 1.313 di Maret 2021.

Raja Yogyakarta yakin masyarakat DIY tidak akan menolak divaksin. Untuk itu Pemda DIY tidak akan menjatuhkan sanksi pada warga yang menolak divaksin.

"Mungkin agak berbeda dengan daerah lain, atas dasar kepercayaan pada kearifan lokal, masyarakat DIY tidak akan dikenakan sanksi. Karena saya yakin, bahwa seluruh lapisan masyarakat DIY pada gilirannya nanti dengan penuh kesadaran akan siap untuk divaksinasi," tegasnya.

Sebelumnya Sri Sultan sudah divaksin dalam kegiatan vaksinisasi perdana pada 14 Januari 2021 di bangsal Kantor Kepatihan Yogyakarta. Adapula 15 Tokoh DIY, yang mewakili kalangan Birokrasi, TNI/Polri/BIN, Tenaga Kesehatan dan IDI, serta Organisasi Keagamaan juga turut divaksin.

Vaksinasi COVID-19 di Yogya. (Foto: MP/ Teresa Ika)
Vaksinasi COVID-19 di Yogya. (Foto: MP/ Teresa Ika)

Vaksinisaai tahap kedua sudah dilakukan pada Kamis 28/01 di Bangsal Kepatihan. Dengan vaksinasi kedua ini, kekebalan akan segera terbentuk dua pekan mendatang.

"Semoga pada vaksinasi kedua ini semuanya dalam kondisi siap untuk disuntik antibodi atau kekebalan diharapkan dapat mulai terbentuk dua minggu setelah pemberian vaksinasi kedua nanti kondisi," ujarnya.

Adapun terkait ketersediaan vaksin, dari kebutuhan sebanyak 2.605.179 dosis, saat ini pemerintah pusat telah mengirimkan sekitar 71.600 dosis dalam dua termin pengiriman. (Teresa Ika/ Yogyakarta)

Baca Juga:

Kepastian Vaksinasi Warga di Tangan Pusat, Pemprov DKI Siapkan Saran dan Prasarana-nya

#Vaksinasi #Vaksin Covid-19
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Sebanyak 14.645 ekor hewan yang divaksin itu terdiri atas anjing 2.363 ekor, kucing 12.126 ekor, kera 104 ekor dan musang 52 ekor.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 September 2025
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela” menyebut, rekayasa cuaca itu dilakukan agar penyakit TBC kembali tinggi sehingga berdampak pada penggunaan vaksin dan obat.
Frengky Aruan - Minggu, 06 Juli 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Indonesia
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Semakin cepat terdeteksi, semakin tinggi peluang kesembuhannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Juni 2025
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Disiapkan Sebelum Penyakitnya Muncul, Sebabkan Kebodohan hingga Mandul
Tengah viral di media sosial informasi yang menyebut vaksin sengaja disiapkan sebelum penyakit tersebut muncul.
Frengky Aruan - Rabu, 11 Juni 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Disiapkan Sebelum Penyakitnya Muncul, Sebabkan Kebodohan hingga Mandul
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Terkoneksi Bluetooth di Aplikasi Handphone
Informasi ini diunggah akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela”.
Frengky Aruan - Senin, 09 Juni 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Terkoneksi Bluetooth di Aplikasi Handphone
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ada Bantuan Sosial Bagi Peserta Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates
TurnBackHoax menelusuri klaim pemberian bantuan sosial di laman resmi kemensos.go.id dan kemkes.go.id melalui mesin pencarian Google.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Mei 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Ada Bantuan Sosial Bagi Peserta Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates
Bagikan