Puncak Banjir Rob Jakarta Utara Sudah Lewat, Genangan Mulai Surut
Banjir rob yang terjadi di Jalan RE Martadinata, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (5/12/2025). ANTARA/HO-BPBD Jakut/am.
MerahPutih.com - Banjir rob yang terjadi di wilayah Jakarta Utara (Jakut) mulai surut. Genangan air kini mulai berangsur turun atau normal setelah lewat periode puncak banjir rob hari ini.
“Sejak tadi pagi, jam 9.30 WIB adalah puncak tertinggi banjir rob dan setelah itu turun dan sekarang sudah hampir normal semuanya,” kata Gubernur Jakarta Pramono Anung, kepada awak media, di Jakarta, Sabtu (6/12).
Baca juga:
Banjir Rob di Jalan RE Martadinata Surut, 3 RT di Jakut masih Terendam
Pramono mengakui faktor alam menjadi penyebab banjir rob terjadi, tetapi bukan berarti Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta bisa lepas tangan begitu saja
"Problemnya memang ini kan alam. Jadi robnya naik tetapi untung Jakarta sudah ada persiapan," tutur politikus PDIP itu.
Baca juga:
Banjir Rob Menerjang, Ancol Maksimalkan Pompa Air untuk Minimalkan Dampak
Gubernur mencontohkan Pemerintah Provinsi Jakarta telah melakukan perbaikan tanggul seperti di Muara Angke, sehingga banjir rob tidak melanda dalam waktu yang lama.
“Beberapa tempat kami kan sudah naikkan (tanggul), sehingga ada rob tetapi tidak berkepanjangan,” tandas orang nomor satu di Balai Kota Jakarta itu. (Asp)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Atasi Banjir Jakarta, Pemprov DKI Prioritaskan Normalisasi 3 Sungai
Jalan Gatot Subroto Rusak, Pramono: Akan Diperbaiki Setelah 27 Januari
Respons Keluhan Warga Terdampak Banjir, Gubernur DKI Tambah Pompa Air di Rawa Buaya
DPRD Tagih Janji Gubernur Pramono Banjir Jakarta Surut 1,5 Jam dengan Sistem Pompa
Banjir Setinggi 50 Sentimeter Genangi Kawasan Green Garden Kedoya Kebon Jeruk Jakbar
Curah Hujan Jakarta Tembus 267 Milimeter, Pramono Sebut Sangat Jarang Terjadi
Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama
Gubernur Pramono Minta Maaf Pengendara Meninggal Saat Jakarta Macet Akibat Banjir
Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan hingga Sabtu, Gubernur Pramono: Pasti Ada yang Buka karena Asosiasi tak Bisa Melarang
Menuju IPO, Pramono Tekankan Work Smart dan Budaya Transparansi di Bank Jakarta