Puluhan Santri Al Khoziny Tewas, Prabowo Instruksikan Audit Keamanan Bangunan Ponpes di RI
Foto udara tim gabungan melakukan pembongkaran material untuk memudahkan pencarian korban bangunan mushalla ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (4/10/2025). ANTARA FOTO/Umarul Faruq/YU/am.
MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto menjadikan insiden ambruknya bangunan musala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur atensi khusus.
Kepala Negara memerintahkan dilakukan evaluasi atau audit seluruh bangunan Ponpes di Indonesia, terutama dari segi keamanan dan keselamatannya.
"Evaluasi ke depan semua pondok pesantren kami harapkan segera didata dan dipastikan keamanan dari sisi bangunan-bangunan, infrastruktur di pondok (pesantren) masing-masing," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang juga Juru Bicara Presiden, kepada media, di Jakarta, Minggu (5/10).
Baca juga:
Terus Bertambah, Korban Tewas Robohnya Musala Ponpes Al Khoziny Capai 45 Orang
Prasetyo menambahkan Presiden telah menginstruksikan langkah cepat evakuasi para korban yang masih terjebak di bawah puing-puing bangunan musala.
"Beliau memonitor terus, makanya Beliau kemudian memerintahkan kepada para menteri terkait, dan gubernur, wakil gubernur untuk memberikan perhatian," tandas Jubir Presiden itu.
Bangunan musala di Ponpes Al Khoziny ambruk pada Senin (29/9) pekan lalu. Peristiwa itu menyebabkan ratusan santri yang sedang melaksanakan salat berjamaah meninggal dunia, sementara beberapa korban selamat terjebak di bawah puing-puing bangunan.
Baca juga:
Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny Sulit Diidentifikasi, Segera Lakukan Tes DNA
Berdasarkan data Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan hingga Minggu 5 Oktober 2025, jumlah korban meninggal dunia mencapai 45 orang. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Prabowo Konsolidasi Arah Kebijakan 2026 di Retret Kabinet Jilid 2
Momen Presiden Prabowo Subianto Hadiri Perayaan Natal Nasional 2025 di Jakarta
Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, PKB Harap Bisa Hasilkan Kebijakan yang Bikin Rakyat Sejahtera
Retret Kedua Kabinet Merah Putih Digelar Hari ini, Prabowo Beri Arahan Khusus hingga Evaluasi Kinerja Menteri
YLBHI Soroti KUHP dan KUHAP Baru, Prabowo Diminta Turun Tangan Terbitkan Perppu
Prabowo Minta Masyarakat Hadapi Musibah dengan Ikhlas, Janji Tak Pernah Lari dari Rakyat
Natal 2025 Jadi Momentum Solidaritas Sosial, Prabowo: Hati Kita Tertuju Pada Sumatera
Kasus Santri Tewas di Wonogiri, Polisi Tetapkan 4 Anak Pondok Pesantren sebagai Pelaku
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Perintahkan Semua Kantor Desa Diaudit, Menkeu Purbaya Didemo Para Kades
Prabowo Tegaskan Penertiban Kawasan Hutan: Kita Lawan Penyimpangan Puluhan Tahun!