Puluhan Karyawan RS Tarakan Belum Diketahui Saat Liburan ke Anyer
Kondisi terkini Lampung usai tsunami Sabtu (22/12) malam. (Foto: Dok Pribadi)
MerahPutih.com - Pihak Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan masih terus berupaya mendata guna mengetahui keberadaan 20 karyawan yang sedang liburan di Pantai Anyer, Banten.
Dirut RS Tarakan Dian Ekowati mengatakan, pihak RS Tarakan tengah menuju ke Pantai Anyer untuk memastikan nasib puluhan karyawan itu dalam musibah tsunami tersebut.
Mereka, kata Dian, yang berangkat berlibur ke Pantai Anyer itu pergi bersama anggota keluarga masing-masing.
"Kami sedang menuju ke sana untuk verifikasi datanya (jumlah korban). Ke sana untuk klarifikasi kondisi yang kemarin pergi ke sana," ujar Dian saat dihubungi wartawan, Minggu (23/12).
Dian pun telah mendapat informasi kalau beberapa korban yang selamat telah dievakuasi di salah satu puskesmas di daerah Pantai Cerita.
"Kemudian untuk yang sudah dievakuasi di puskesmas di Carita," ungkapnya.
Mendengar informasi tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan langsung mengistruksikan Kepala BPBD Jupan Royter untuk membantu pihak RS Tarakan dalam mencari keberadaan puluhan karyawan itu.
"Saya sudah koordinasi dengan Pak Jupan untuk membantu mereka," kata Anies di Kawasan Jakarta Utara, Minggu (23/12). (Asp)
Bagikan
Berita Terkait
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Lalin Jembatan Bailey Bireuen Aceh-Medan Gantian Tiap 1 Jam, Buka-Tutup Hingga September
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
Kemenhut Bentuk Tim Percepatan Pembersihan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatra
Kapolda Ajak Masyarakat Aceh Tamiang Jadikan Lumpur Sisa Banjir untuk Media Tanam Tumbuhan
Korban Bencana Sumatra Tembus 1.189 Orang, 195 ribu Jiwa Masih Bertahan Hidup di Tenda Pengungsian
Enam Perusahaan di Ujung Tanduk, KLH Siapkan Gugatan Triliunan Atas Tragedi Longsor Sumatra
Akses Air Bersih Warga Aceh Dikebut, Pemerintah Tambah 57 Titik Sumur Bor