Headline

Puluhan Ikan Duyung Mati Misterius, Warga Prediksi Sesuatu Bakal Terjadi

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 12 Agustus 2018
Puluhan Ikan Duyung Mati Misterius, Warga Prediksi Sesuatu Bakal Terjadi

Ilustrasi Ikan Duyung (Foto: Screenshot youtube.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Puluhan ikan duyung ditemukan mati secara misterius di kawasan rawa-rawa perairan Meksiko Selatan. Apesnya lagi, pertama kali menndengar kematian misterius ikan duyung tersebut, sebagian nelayan mengira bahwa itu adalah putri duyung.

Para pejabat dan peneliti biota laut mencoba menjelaskan penyebab kematian ikan-ikan duyung tersebut. Mamalia bertubuh gemuk itu membuat bingung nelayan tradisional yang menduga bahwa itu putri duyung yang gagal berkembang biak.

Nelayan yang menelusuri perairan berlumpur ke pedalaman dari Pantai Negara Bagian Tabasco sejak Mei telah menemukan 28 duyung mati, di sepanjang Sungai Bitzal.

Sebagaimana dilaporkan Antara via Reuters, Minggu (12/8) penyebab kematian semua duyung tersebut masih menjadi misteri. Warga lokal melaporkan kematian ikan duyung itu di sungai dan menduga air yang tercemar di satu daerah tempat proyek pengeboran lepas pantai yang dioperasikan oleh perusahaan minyak nasional, Pemex.

Ikan Duyung
Wujud ikan duyung dengan bobot yang besar (Foto: pixabay)

Perusahaan tersebut menyatakan pemeriksaan memperlihatkan tak ada pencemaran di daerah itu.

Ilmuwan lain menduga-duga apakah kematian hewan yang tak mudah terprovokasi tersebut, yang membagi waktu mereka antara samudra dan perairan di pedalaman, berkaitan dengan perubahan iklim yang lebih luas dan kenaikan permukaan air laut.

"Di mana saja orang melihat kematian seperti ini pada hewan yang berusia panjang, itu adalah awal mengenai bahaya," kata David Gonzalez-Socoloske, ahli ekologi mamalia tropis di Andrews University, perguruan tinggi kecil yang berada di Berrien Springs, Michigan.

"Selain keprihatinan bagi spesies tersebut, itu memberitahu kita bahwa sesuatu sedang terjadi pada lingkungan hidup," katanya.

Di seluruh Teluk Meksiko di Florida, 92 duyung telah mati sejak Januari di dalam daerah tempat pertumbuhan ganggang mikroskopik telah menyebabkan "arus merah" yang berbahaya, demikian keterangan Florida Fish and Wildlife Conservation Commission.

Seekor ikan duyung yang terdampar
Seekor ikan duyung yang tedampar di Kepri beberapa waktu lalu (Foto: ANTARA)

Tapi jenis ganggang yang sama, yang hanya berkembang di air laut, tak bisa tumbuh di air tawar Tabasco --tempat duyung telah mati, kata Ricardo Aguilar dari kelompok pencinta Margasatwa Meksiko AZCARM.

"Satu-satunya hubungan ialah hewan yang mati adalah duyung," kata Aguilar.

Lembaga suaka margasatwa di Meksiko, yang berusaha keras untuk mencegah kematian lain saat mereka menyelidiki penyebabnya, telah berikrar akan menangkap dan memindahkan sebanyak 30 herbivora lembut itu ke suaka alam yang berdekatan.

Tapi menangkap satu duyung, yang dapat memiliki bobot sampai 1.100 pound (500 kilogram), adalah pekerjaan sulit, kata Leon Olivera-Gomez, ahli kelautan di Autonomous University of Tabasco dan ilmuwan pemimpin misi penyelamatan.

Sebelum melakukan penangkapan, para ilmuwan menggunakan perangkat sonar untuk menentukan keberadaan hewan tersebut, kata Olivera-Gomez. Lalu, satu kelompok sebanyak 20 orang dengan naik perahu kayu mengepung dan memerangkapnya dengan jaring ikan yang berukuran sangat besar.

Sejauh ini para ilmuwan baru menangkap dua duyung dewasa dan satu anak duyung.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Malam Ini, Jokowi Tentukan Ketua Tim Pemenangan

#Manusia Putri Duyung #Pencemaran Laut #Fenomena Alam
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Fenomena api misterius lebih dari 90 kali muncul di Sleman. Pemkab tunggu hasil kajian tim UGM, BRIN, dan BPPTKG untuk tentukan langkah darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Lifestyle
Fenomena Langit April 2026: Ada 8 Peristiwa dari Pink Moon hingga Hujan Meteor!
Fenomena langit April 2026 lengkap: Pink Moon, hujan meteor, dan komet. Cek jadwal fenomena langit hari ini yang bisa diamati dari Indonesia.
ImanK - Minggu, 29 Maret 2026
Fenomena Langit April 2026: Ada 8 Peristiwa dari Pink Moon hingga Hujan Meteor!
Indonesia
Ramai Isu Air Sinkhole Berkhasiat di Limapuluh Kota, Badan Geologi Beri Peringatan
Fenomena sinkhole muncul di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Ramai Isu Air Sinkhole Berkhasiat di Limapuluh Kota, Badan Geologi Beri Peringatan
Indonesia
Dentuman Kilat Merah di Cianjur Bukan Gempa, BMKG Duga Buatan Manusia
PVMBG membenarkan adanya fenomena dentuman keras disertai kilatan cahaya kemerahan yang terjadi di wilayah utara Cianjur, Jawa Barat, Senin (5/1) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Dentuman Kilat Merah di Cianjur Bukan Gempa, BMKG Duga Buatan Manusia
Indonesia
Bulan Raksasa Sambangi Langit Indonesia: Supermoon Cold Moon Puncak di 4 - 5 Desember 2025
Supermoon Cold Moon akan menghiasi langit Indonesia pada 4–5 Desember 2025, muncul 14% lebih besar dan 30% lebih terang. Simak waktu terbaik untuk mengamatinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Desember 2025
Bulan Raksasa Sambangi Langit Indonesia: Supermoon Cold Moon Puncak di 4 - 5 Desember 2025
Indonesia
Geger Fenomena Tanah Bergerak Ngarai Sianok, Ini Dia Biang Keladinya!
Kawasan Ngarai Sianok berada dalam pengaruh segmen aktif Patahan Besar Sumatera atau Sesar Semangko.
Wisnu Cipto - Senin, 24 November 2025
Geger Fenomena Tanah Bergerak Ngarai Sianok, Ini Dia Biang Keladinya!
Indonesia
Ungkap Penyebab Cuaca Panas Ekstrem 37,6 Derajat Celcius, BMKG: Radiasi Matahari Capai Titik Maksimal
Wilayah Indonesia bagian tengah dan selatan seperti Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Papua menerima penyinaran matahari yang lebih intens.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Oktober 2025
Ungkap Penyebab Cuaca Panas Ekstrem 37,6 Derajat Celcius, BMKG: Radiasi Matahari Capai Titik Maksimal
Fun
Gerhana Matahari 2 Agustus: Apakah Bisa Terlihat di Indonesia?
Gerhana Matahari 2 Agustus: apakah fenomena langit spektakuler ini bisa dilihat dari Indonesia? Berikut penjelasan lengkapnya.
ImanK - Sabtu, 26 Juli 2025
Gerhana Matahari 2 Agustus: Apakah Bisa Terlihat di Indonesia?
Indonesia
Ranu Pani-Ranu Regulo Berubah Jadi 'Laut Es', Wisatawan Diminta Jangan Injak Tanaman
Selain itu, wisatawan diminta menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak menyentuh atau menginjak tanaman yang tertutup embun upas
Angga Yudha Pratama - Jumat, 11 Juli 2025
Ranu Pani-Ranu Regulo Berubah Jadi 'Laut Es', Wisatawan Diminta Jangan Injak Tanaman
Infografis
Juli Agustus Akan Terasa Lebih Singkat karena Rotasi Bumi Lebih Cepat, Netizen: Kalau Nunggu Gajian Tetap Berasa Lamanya
Juli - Agustus Tahun ini akan terasa lebih singkat karena rotasi bumi bergerak lebih cepat.
Wiwit Purnama Sari - Senin, 07 Juli 2025
Juli Agustus Akan Terasa Lebih Singkat karena Rotasi Bumi Lebih Cepat, Netizen: Kalau Nunggu Gajian Tetap Berasa Lamanya
Bagikan