Pulang Kunjungan Luar Negeri, Gibran Blusukan ke Pameran UMKM di Solo
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Gusti Mangkunegoro X melihat stan pameran UMKM Dekranas di Puro Mangkunegaran, Jumat (17/5). (Foto: MerahPutih.com/Ismail)
MerahPutih.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Pemimpin Praja Mangkunegaran KGPAA Mangkunagoro X atau Gusti Bre, mengunjungi ekspo UMKM binaan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Pamedan Pura Mangkunegaran, Solo, Jumat (17/5).
Diketahui Gusti Bre digadang-gadang menjadi pengganti Gibran sebagai Wali Kota Solo. Kehadiran Gibran menjadi pusat perhatian para pelaku UMKM serta para pengunjung. Warga yang menyadari kehadiran Wakil Presiden terpilih pada Pilpres 2024 tersebut meminta foto bersama.
Sebelumnya, Gibran bersama presiden terpilih sekaligus Menhan Prabowo Subianto ke luar negeri bersama ke Qatar dan UEA.
Baca juga:
Prabowo Bertolak ke Sumbar setelah Kunjungi Qatar, Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Agam
Dalam pemeran itu juga diadakan diskusi dengan empat narasumber yang dihadirkan dalam acara tersebut.
Mereka adalah Vice President CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero) Fajriyah, Kepala Dinas UKM dan Perindustrian Kota Solo Wahyu Kristina, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cabang Solo Dwiyanto Cahyo Sumirat, dan Division Head Pelayanan SDM dan Umum Regional 3 PT Pelindo Juju Juarsih.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Dwiyanto Cahyo mengatakan jumlah UMKM dari tahun ke tahun secara signifikan terus bertambah. Jumlah UMKM di Kota Solo bertambah dari 11.100-an pada 2022 menjadi 13.200-an pada 2023.
“Peningkatan paling besar antara 2021-2022. Di tahun 2021, jumlah UMKM hanya 3.600. Melompat ke 11.100. Ini luar biasa,” ujar Cahyo.
Baca juga:
Bertemu MBZ, Prabowo Perkenalkan Gibran
Menurut dia, UMKM menjadi penyelamat ekonomi dari masa krisis. Kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi nasional mencapai lebih dari 60 persen, jenis usaha ini juga mampu mewadahi 90 persen tenaga kerja di Indonesia.
“UMKM ini betul-betul digarap secara serius oleh pemerintah karena dampaknya luar biasa terhadap perekonomian nasional,” ungkap dia.
Kepala Dinas UKM dan Perindustrian Kota Solo Wahyu Kristina, mengatakan UMKM binaannya memiliki masalah konsistensi menjaga kualitas produk. Padahal, Pemerintah Kota (Pemkot) telah berupaya memenuhi kebutuhan UMKM dengan menerapkan sistem kolaborasi.
Baca juga:
Maju di Pilgub Jateng, Mantan Ajudan Prabowo dengar Curhat Pelaku UMKM
Pemkot sejauh ini telah berkolaborasi dengan sektor perbankan dan sektor lainnya agar Kota Solo yang memiliki APBD terbatas mampu memenuhi kebutuhan seluruh UMKM yang mencapai 13.000 lebih. (Ismail/Jawa Tengah)
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
Respati Rotasi Massal 209 ASN Solo, Biar Sama-Sama Merasakan Pedih dan Lelah
Patuhi Putusan PN Solo, Dukcapil Solo Proses Perubahan Nama Purboyo
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Kota Tua Ditutup Syuting Film Lisa Blackpink, 60 UMKM Dapat Duit Kompensasi
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
PN Solo Kabulkan Perubahan Nama KGPH Puruboyo Jadi Pakubuwono XIV di KTP
Kenakan Beskap dan Jarit, Wapres Gibran Hadiri Tingalan Jumenengan di Pura Mangkunegaran
Tol Solo-Yogyakarta Bakal Fungsional Saat Lebaran 2026, Jasamarga Kebut Infrastruktur Pendukung